SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Sebanyak 1.597 warga Kota Tangerang telah mendaftar program pemasangan sambungan baru air bersih dengan potongan harga 81 persen yang ditawarkan Perumda Tirta Benteng. Dari jumlah tersebut, sebanyak 477 warga telah menyelesaikan pembayaran.
Direktur Utama Perumda Tirta Benteng Doddy Effendi mengatakan tingginya jumlah pendaftar menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap akses air bersih masih cukup besar.
“Per hari ini, ada 1.597 pendaftar dan yang sudah melakukan pembayaran ada 477 warga,” ujar Doddy, Kamis (20/8/2026). Program tersebut mulai dibuka pada 6 Agustus 2026 dan diperuntukkan bagi warga yang rumahnya berada di kawasan yang telah terlayani jaringan perpipaan Perumda Tirta Benteng.
Melalui program ini, warga memperoleh potongan harga 81 persen untuk biaya pemasangan sambungan baru. Perumda Tirta Benteng juga menyediakan opsi pembayaran secara mencicil bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang memenuhi persyaratan.
Doddy mengimbau warga yang belum mendaftar segera memanfaatkan program tersebut sebelum masa pendaftaran berakhir. “Masyarakat agar segera memanfaatkan program dari Pemerintah Kota Tangerang ini guna memenuhi kebutuhan air bersih langsung ke masyarakat,” katanya.
Program pemasangan sambungan baru dengan diskon tersebut berlangsung hingga 31 Desember 2026. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memperluas akses dan penggunaan layanan air bersih perpipaan di Kota Tangerang.
Baca Juga: Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang Keruk Sedimentasi Intake Cisadane
Salah satu warga yang memanfaatkan program tersebut adalah Arifin Maulana, warga Batuceper. Saat ditemui di kantor Perumda Tirta Benteng, Arifin tengah mengurus sejumlah persyaratan untuk pemasangan sambungan baru.
Ia mengatakan kebutuhan air bersih menjadi alasan utama dirinya mengikuti program tersebut. Selama ini, kebutuhan air rumah tangganya masih mengandalkan sumber air yang tersedia di lingkungan tempat tinggalnya. “Selama ini kalau airnya lagi kecil, agak repot. Buat mandi, mencuci, sama kebutuhan rumah tangga harus diatur. Jadi begitu tahu ada pemasangan sambungan baru, saya coba urus,” ujar Arifin. (ari)






















