SATELITNEWS.COM, LEBAK – Upaya mencari lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak saat menjalankan tugas peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) terus dilakukan. Memasuki hari ketujuh, Polres Lebak turut mengumpulkan informasi dari nelayan di wilayah Lebak Selatan untuk membantu menemukan keberadaan rombongan tersebut.
Langkah itu dilakukan personel Polsek Panggarangan dengan mendatangi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kampung Girimukti, Desa Panyaungan, Kecamatan Cihara, Senin (14/9/2026). Nelayan menjadi salah satu sumber informasi yang digali karena mereka sehari-hari beraktivitas di wilayah perairan selatan Lebak.
Kapolres Lebak AKBP Arninsi melalui Kapolsek Panggarangan AKP Acep Komarudin mengatakan, anggotanya berkoordinasi dengan nelayan untuk memperoleh informasi yang berkaitan dengan keberadaan rombongan. “Ya, anggota melaksanakan koordinasi dengan nelayan dalam upaya pencarian melalui informasi kepada nelayan,” kata Acep.
Menurutnya, komunikasi dengan masyarakat pesisir penting dilakukan untuk memperluas informasi di lapangan. Nelayan yang beraktivitas di laut diharapkan dapat menyampaikan apabila mengetahui atau menemukan sesuatu yang berkaitan dengan rombongan tersebut. “Kita terus berkoordinasi dengan masyarakat, khususnya nelayan, untuk membantu memberikan informasi dalam pencarian,” ujarnya.
Acep menuturkan, pihaknya juga mengingatkan masyarakat agar segera menyampaikan kepada petugas apabila memperoleh informasi yang dinilai berkaitan dengan pencarian. “Kalau ada informasi sekecil apa pun yang berkaitan dengan keberadaan mereka, tentunya akan kami tindak lanjuti,” katanya.
Rombongan tersebut diketahui berangkat menggunakan speedboat dari Dermaga Pagedongan, Carita, pada 7 September 2026 sekitar pukul 14.00 WIB. Mereka berangkat menuju kawasan Gunung Anak Krakatau untuk menjalankan tugas jurnalistik.
Baca Juga: Polres Lebak Siagakan Satgas Karhutla
Namun, komunikasi dengan rombongan kemudian terputus. Kontak terakhir dengan jurnalis di Lampung diketahui terjadi sekitar pukul 14.42 WIB. Lima jurnalis yang berada dalam rombongan tersebut yakni M Bagus Khoirunnas dari Antara, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhis dari iNews, Daus dari Anadolu, serta Donal yang merupakan jurnalis lepas.
Selain para jurnalis, terdapat tiga kru kapal yang ikut dalam perjalanan. Mereka yakni Warta (55) selaku kapten kapal, Surakman (60) sebagai anak buah kapal (ABK), dan Heriyanto (49) yang bertugas sebagai pemandu.
Hingga hari ketujuh pencarian, keberadaan kedelapan orang tersebut masih belum diketahui. Upaya pengumpulan informasi dari masyarakat pesisir pun terus dilakukan untuk membantu mempersempit pencarian.
Di sisi lain, personel Polsek Panggarangan juga melaksanakan patroli di wilayah pesisir. Kegiatan tersebut dilakukan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif selama proses pencarian berlangsung. “Kami juga melakukan patroli sekaligus menjalin komunikasi dengan masyarakat,” ujar Acep.
Ia mengatakan, pendekatan kepada masyarakat dilakukan agar koordinasi di lapangan berjalan baik. Selain nelayan, kepolisian juga terus membangun komunikasi dengan tokoh masyarakat dan unsur warga lainnya. “Kami ingin terus bersinergi dengan masyarakat. Kalau ada perkembangan informasi, bisa segera disampaikan kepada petugas,” katanya.
Acep berharap kerja sama antara kepolisian dan masyarakat pesisir dapat membantu proses pencarian rombongan yang hingga kini belum ditemukan tersebut. “Kami berharap informasi dari masyarakat dapat membantu pencarian dan mudah-mudahan rombongan segera ditemukan,” pungkasnya.(mulyana)
Baca Juga: Bahagianya Siti Usai Motor Scoopy Kembali Setelah Sebelumnya Dicuri
























