SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Pemerintah Kota Tangerang mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau.
Warga diminta tidak membuang maupun membakar sampah sembarangan yang dapat memicu kebakaran.
Wakil Wali Kota Tangerang Maryono mengatakan, kondisi cuaca panas pada musim kemarau dapat meningkatkan risiko kebakaran. Karena itu, masyarakat diminta menghindari aktivitas yang berpotensi menjadi sumber api.
“Saya mengimbau kepada masyarakat, di musim kemarau ini hidrometeorologi masih tetap ada dan kita harus waspada. Jangan membuang sampah sembarangan, jangan membakar sampah sembarangan,” ujar Maryono.
Menurut Maryono, Pemerintah Kota Tangerang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah melakukan sejumlah langkah pencegahan, di antaranya sosialisasi kepada masyarakat dan penyemprotan di sejumlah wilayah.
“Sosialisasi berkaitan dengan pencegahan sudah dilakukan oleh BPBD, dan kemudian kita juga melakukan penyemprotan beberapa wilayah. Tentunya kita mengimbau agar masyarakat tidak membuang sampah serta tidak membakar sampah sembarangan,” katanya.
Baca Juga: Uji Emisi di Kota Tangerang, 95 Persen Kendaraan Bensin Lolos
Selain masyarakat, Pemkot Tangerang juga mengingatkan pihak swasta, khususnya pengelola pergudangan, pabrik, dan perkantoran, agar memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran.
Maryono mengatakan, pemerintah daerah bekerja sama dengan perusahaan dalam upaya mitigasi bencana. Salah satunya dengan mendorong penyediaan alat pemadam api ringan (APAR) di setiap lokasi usaha.
“Kita dalam melakukan mitigasi bencana juga kepada mereka mengimbau agar tiap-tiap pergudangan, pabrik, ataupun perkantoran itu menggunakan APAR untuk pencegahan terlebih dini sebelum terjadinya kebakaran menjadi besar,” ujarnya.
Ia menambahkan, BPBD dan pemerintah daerah mengimbau agar APAR tersedia di sejumlah titik pada masing-masing pergudangan maupun perkantoran milik perusahaan swasta.
Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat penanganan apabila terjadi kebakaran, sehingga api dapat dikendalikan sejak dini sebelum meluas dan menimbulkan kerugian yang lebih besar. (made)
























