SATELITNEWS.ID, LEBAK–Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Lebak menyatakan pemberkasan yang dilakukan secara daring telah selesai dan saat ini masih menunggu proses Nomor Induk Pegawai (NIP) yang dikeluarkan Badan Kepegawaian Nasional (BKN).
“Peserta CPNS yang telah dinyatakan lulus dalam seleksi CPNS Pemerintah Kabupaten Lebak formasi 2019 telah melakukan pemberkasan yang dilakukan secara daring dan faktual,” Kata Kepala Bidang Pembinaan Data dan Informasi BKPP Lebak, Wiwin Budhyarti, kemarin.
Wiwin menjelaskan, setelah pemberkasan dilakukan maka tahapan selanjutnya adalah menunggu penetapan NIP dari BKN. Namun demikian dari pemberkasan masih ada enam orang yang belum lengkap persyaratannya.
“Ada enam peserta yang belum melakukan pemberkasan karena kurang memahami informasi, mereka berdomisili di luar Lebak. Memang secara sistem ada perpanjangan sampai 21 November, tapi kami minta hari ini bisa dilakukan agar segera selesai,” terang Wiwin.
Pemberkasan, kata Wiwin, bukan merupakan gerbang terakhir dari perjuangan para peserta CPNS, karena masih harus menunggu penetapan NIP BKN. Jika tidak ada masalah dari hasil verifikasi yang kembali dilakukan oleh BKN, maka barulah penetapan SK CPNS.
“Jadi pemberkasan itu bukan akhir, tetapi bagian dari proses. Kemungkinan bisa berubah dan tidak memenuhi syarat (TMS) bisa saja kalau nanti ditemukan ada yang dapat menggugurkan pemberkasan,” ungkap Wiwin. Dalam hal ini (sesuai persyaratan awal) ada larangan bagi peserta diantaranya terlihat di partai politik (parpol) atau tersangkut hukum.
Baca Juga: Penempatan ASN Lebak Disorot, Jabatan Diminta Sesuai Kompetensi
“Misalnya memberikan surat keterangan palsu, kesehatan, bukan anggota parpol, tidak pernah ditindak pidana selama dua tahun dan lain-lain. Itu nanti BKN yang menetukan dan mereka punya dasar-dasarnya,” tandasnya.
Wiwin berharap, peserta CPNS yang telah melakukan pemberkasan kemarin tidak bermasalah. Pemberkasan yang dilakan secara daring dan faktual bertujuan meminimalisir kemungkinan kekurangan-kekurangan berkas peserta. “Tentunya harapan kami melalui proses yang luar biasa, pemberkasan kemarin clear ya semuanya, tidak ada yang bermasalah dan tidak ada yang dinyatakan TMS,” katanya.(mulyana/made)
