SATELITNEWS.ID, SERANG–Rencana pemindahan lahan relokasi SDN Cipete di Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, sebagai salah satu SD terdampak pembangunan Tol Serang-Panimbang, disepakati oleh Pemkab Serang dan pihak tol. Hal itu dikarenakan, selain disebabkan kondisi tanah yang sebelumnya bakal memakan dana besar, juga akses jalannya-pun dianggap tidak memadai.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang Tb. Entus Mahmud Sahiri mengatakan, karena ada faktor demi keamanan, kenyaman dalam proses belajar mengajar siswa, ada perubahan lokasi yakni untuk relokasi SDN Cipete di Kecamatan Kragilan.
Kata dia, lokasinya tidak jauh hanya sekitar 200 sampai 300 meter dari lokasi sebelumnya, masih di Desa Cipete, Kecamatan Kragilan. “SDN Cipete di Kecamatan Kragilan, ada perubahan lokasi dan lokasinya kita sudah ada alternatifnya, tinggal kepastian pemilik lahan ini yang akan difasilitasi Kepala Desa (Kades). Hasil rapat tadi-pun, sudah disepakati antara Pemda, PPK dan PT. Wika,” kata Entus, usai rapat di Pendopo Bupati Serang, Rabu (21/10).
Hadir pada rapat tersebut, Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Serang Ade Ariyanto, Asda I, Nanang Supriatna, Asda III Ida Nuraida, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Fairu Zabadi, Kepala DPUPR Okeu Oktaviana, Kepala DPKPTB Irawan Noor, Sekretaris Disdikbud Aber Nurhadi, Camat Kragilan Epon, Camat Cikeusal Iman Saiman dan beberapa pejabat eselon III di dinas terkait, serta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan Jalan Tol Serang-Panimbang, Temmy Saputra dan perwakilan PT. WIKA.
Sedangkan untuk tiga SDN di Kecamatan Cikeusal, Entus memastikan meski ada perubahan namun tidak ada kendala yang signifikan. “SDN Seba itu pindah lokasi, tapi tidak ada masalah,” tandasnya.
Dengan adanya perubahan lokasi relokasi 4 SDN tersebut, Entus juga memastikan akan ada perubahan SK Bupati Serang tentang penetapan lahannya. “Kita percepat bisa selesai tahun ini, dan pihak pelaksana pembangunan Tol Serang-Panimbang yang melaksanakan pembangunan gedung 4 SDN itu, pastinya dibangun lebih bagus berikut akses dan berikut fasilitasnya. Tahun depan kita berharap, sudah dapat digunakan KBM 4 SDN itu,” ujarnya.
Sementara, PPK Pembangunan Jalan Tol Serang-Panimbang, Temmy Saputra juga memastikan, akan melakukan peninjauan ulang dan kajian terhadap lokasi lahan yang baru untuk SDN Cipete di Kecamatan Kragilan tersebut. Itu demi keamanan, kenyamanan siswa dalam proses KBM.
“Disamping itu kalau sudah ada revisi SK Bupati Serang, Insya Allah langsung dilaksanakan pengadaan tanah dan bangunannya, itu legal standing kita. Yang pasti, ini hasil bahasan bersama kalau di kita tidak masalah tapi ada pertimbangan teknis,” ujar Temmy.
Diketahui sebanyak 4 (empat) Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kabupaten Serang terdampak pembangunan jalan tol Serang-Panimbang. Ke empat SDN tersebut yakni, SDN Cipete di Kecamatan Kragilan, SDN Inpres, SDN Cilayangguha dan SDN Seba berada di Kecamatan Cikeusal.
Dalam percepatan relokasi ke empat SDN tersebut, berbagai upaya sudah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang. Bahkan, pada tahun 2018 lalu SK (Surat Keputusan) penetapan lahan-pun, sudah ditandatangani oleh Bupati Serang. (sidik/mardiana)