SATELITNEWS.ID, CIBADAK—Sejak Senin (16/11) sampai tanggal 5 Desember 2020 mendatang, akses Jalan Rangkasbitung-Jambu Bol, Kaduagung Timur, Kecamatan Cibadak ditutup. Penutupan guna memaksimalkan pekerjaan fisik konstruksi penanganan longsor di ruas jalan tersebut.
Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lebak, Irvan Suyatupika mengatakan, sebelum dilakukan penutupan yang bersifat sementara sudah disosialisasikan kepada masyarakat.
“Mulai 16 November sampai 5 Desember 2020 akan dilakukan penanganan konstruksi badan jalan. Jadi, untuk kelancaran pekerjaan harus dilakukan pengalihan arus lalu lintas,” kata Irvan, kemarin.
Terkait dengan pengalihan arus lalu lintas itu, Irvan mengaku telah berkirim surat kepada Dinas Perhubungan (Dishub) untuk membantu penutupan akses masuk di ruas jalan tersebut selama 20 hari dengan pengalihan arus bisa dilakukan di tiga titik lokasi.
“Pertigaan Kaduagung kendaraan dapat dialihkan ke arah Mandala menuju Sampai. Pertigaan Jambu Bol, truk dialihkan ke arah Julat menuju Sampai, dan pertigaan Pasir Gendok, kendaraan pribadi dan roda dua diarahkan Pasir Gendok arah Mandala,” papar Irvan.
Katanya, Dinas PUPR Lebak mentargetkan penanganan pada ruas jalan yang menelan anggaran Rp1,9 miliar tersebut akan selesai pada bulan Desember tahun ini.
”Karena letaknya di sekitar bantaran Sungai Ciujung, maka kami tidak akan gegabah untuk langsung memperbaikinya. Setelah sekian lama melakukan penelitian dan penyebab longsornya diketahui, tahun ini kami siap melakukan perbaikan,” jelas Irvan.
Kepala Dinas PUPR Lebak, Maman Suparman menambahkan, pengerjaan fisik diharapkan bisa selesai tepat waktu namun tidak mengurangi kualitas. Hal ini, kata Maman agar akses jalan tersebut bisa kembali dibuka sesuai yang sudah dijadwalkan.
“Kepada masyarakat bisa memanfaatkan akses lainnya untuk kelancaran aktivitasnya. 20 hari kedepan diharapkan pengerjaan bisa maksimal,” pungkasnya.(mulyana/made)