SATELITNEWS.ID, SERANG–Walikota Serang, Syafrudin, meminta agar pemuda di Kota Serang dapat lebih produktif dan memiliki kualitas SDM yang mumpuni. Sebab, Syafrudin menuturkan, pemuda merupakan para pemimpin bangsa di masa yang akan datang.
Sayangnya, pernyataan Syafrudin justru dipertanyakan oleh pemuda Kota Serang. Pasalnya, duet Aje Kendor tersebut pernah berjanji untuk memberdayakan pemuda, sementara hingga saat ini belum terlihat realisasinya.
Walikota Serang, Syafrudin mengatakan, dalam kegiatan audiensi dengan Pemuda Bulan Bintang Provinsi Banten, dirinya hanya berbagi pengalaman saat masih muda. Ia mengaku antusias dalam menceritakannya.
“Mereka ingin berbagi pengalaman ketika saya masih muda. Itu pertanyaan yang sangat antusias saya jawab,” kat Syafrudin, usai kegiatan di ruang kerjanya, Kamis (12/11).
Menurutnya, pemuda merupakan generasi penerus bangsa. Maka dari itu, perlu kiranya mengasah kualitas diri dan mencari pengalaman sebanyak mungkin. Dengan demikian, dapat menjadi pemuda yang berguna.
“Generasi muda itu pemimpin yang akan datang. Jadi kami yang sudah tua ini, pasti akan diganti oleh para pemuda yang sekarang. Maka saya tekankan, pemuda itu memang harus punya pengalaman yang banyak dan SDM yang mumpuni. Kalau tidak, akan menjadi generasi yang tidak berguna,” tambahnya.
Baca Juga: 200 Lebih Pedagang Ramaikan ‘Pasar Jedogan’ di Kawasan Pasar Lama Kota Serang
Maka dari itu, ia meminta agar pemuda di Kota Serang dapat benar-benar mengembangkan potensi mereka, baik dari pengalaman hingga pendidikan. Sehingga dapat menghadapi segala tantangan yang ada kedepannya.
“Jangan sampai pemuda enak tidur, selalu disuapin oleh orang tuanya. Jadi bagaimana pemuda itu berjuang dari sekarang, kemudian kedepan bisa bermanfaat untuk masyarakat, bangsa dan negara,” ucapnya.
Pernyataan Syafrudin ditanggapi dingin oleh Presidium Serikat Pemuda Kota Serang, Ilham Prasetyo. Pemuda yang akrab dipanggil Tio itu, justru melontarkan pertanyaan kepada Syafrudin, kemana janji pemberdayaan pemuda yang dulu pernah disampaikan pada saat kampanye.
“Janji pak Syafrudin dan pak Subadri yang berkaitan dengan pemuda hingga kini masih belum dirasakan tuh. Yang kami lihat hanya kegiatan-kegiatan seremonial belaka. Yang pernah dijanjikan mana?,” ujarnya saat dikonfirmasi awak media.
Menurutnya, janji Syafrudin untuk membangun Pusat Kreasi Pemuda pun hingga saat ini masih tidak jelas. Ia menuturkan, seharusnya jika memang itu menjadi janji politik pada saat kampanye, harus menjadi prioritas utama untuk mewujudkannya.
“Janji tersebut yang membuat banyak pemuda di Kota Serang memilih mereka. Maka seharusnya penuhi dulu janji tersebut, akomodir dan fasilitasi para pemuda di Kota Serang dalam berkreasi. Kalau tidak diakomodir dan difasilitasi, yah kami para pemuda sulit juga menjadi seperti yang disebutkan pak wali,” ucapnya.
Baca Juga: Damkar Tangsel Ingatkan Potensi Kebakaran Saat Rumah Ditinggal Mudik Lebaran
Pemuda asal Kecamatan Taktakan ini pun mengingatkan pasangan nomor urut 03 pada Pilkada 2018 ini, agar dapat segera merealisasikan janji-janji yang telah mereka umbar. Sebab, janji merupakan utang dan utang wajib untuk dibayar.
“Kalau pak Syafrudin menyebut kami sebagai harapan masa depan bangsa, maka jangan ajarkan kami untuk mengingkari janji yang kami buat. Tunaikan apa yang telah menjadi kewajiban bapak, biar kami ini dapat menggali potensi diri kami selaku kaum milenial,” tandasnya. (dzh/bnn)
























