Jumat, 15 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Home Banten Region

Warga Ancam Lakukan Gerakan Penolakan

Oleh Hendro
Senin, 16 Nov 2020 07:00 WIB
Rubrik Banten Region, Kota Serang
Warga Ancam Lakukan Gerakan Penolakan

ILUSTRASI. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.ID, SERANG–Meskipun telah resmi ditetapkan dan telah dioperasikan sebagai tempat isolasi atau rumah singgah bagi pasien Covid-19, penolakan dari masyarakat sekitar tetap terjadi. Bahkan mereka mengancam, akan menggelar penolakan besar-besaran atas hal tersebut.

Seperti yang disampaikan oleh salah satu warga Margaluyu yang ingin namanya disamarkan menjadi Sardi. Ia mengatakan, warga yang tempat tinggalnya berdekatan dengan rusunawa menolak keras rencana Pemkot Serang.

Bahkan ia menuturkan bahwa pada malam hari Kamis (12/11) yang lalu, warga mendatangi para petugas kesehatan yang sedang mengontrol kondisi rusunawa, untuk menolak penggunaan rusunawa sebagai rumah singgah.

“Iyah mau ditempati (pasien) corona katanya, tapi warganya pada enggak mau. Pada demo malam Jumat. Yang datang (melakukan kontrol) orang dari Puskesmas,” kata Sardi (nama samaran) kepada awak media, Sabtu (14/11).

Ia mengaku para warga telah mengetahui rusunawa akan jadi tempat isolasi dari ketua RT setempat. Penolakan disuarakan, karena warga khawatir pasien yang dirawat akan menularkan virus kepada warga sekitar tempat isolasi.

“Sebelumnya ada (pemberitahuan) dari RT, kemudian konfirmasi ke warga, warganya enggak mau (menolak). Alasannya dekat sama pemukiman warga. Kalau di Jakarta ngerti cuci tangah, kalau di kampung susah,” tambahnya.

BeritaTerbaru

IMG_20260513_192234

Gubernur Banten Ajak Warga Perkuat Gerakan Indonesia ASRI

Rabu, 13 Mei 2026 19:25 WIB
IMG_20260513_164935

Open Bidding Pemprov Banten Dibuka, 308 Barang Inventaris Kantor Resmi Dilelang

Rabu, 13 Mei 2026 16:55 WIB
IMG_20260513_162637

Isu Titip Jabatan ASN di Lingkup Pemprov Banten, Begini Komentar Pengamat

Rabu, 13 Mei 2026 16:30 WIB
IMG_20260513_135759

Pelaku Tabrakan Maut di SDN Sukaratu 5 Masih Jabat Kepala DPMPTSP Pandeglang, Keluarga Korban Tuntut Keadilan

Rabu, 13 Mei 2026 14:01 WIB

Ia menuturkan, warga telah bersepakat untuk melakukan protes besar-besaran, jika Pemkot Serang ngotot menjadikan rusunawa sebagai tempat isolasi. Menurutnya, hal itu dilakukan demi keselamatan atau kesehatan warga Margaluyu.

“Kalau (Pemkot Serang) masih maksa, penolakannya akan besar-besaran dari Margaluyu,” tegasnya.

Ia berharap, aspirasi penolakan warga tentang kebijakan rusunawa jadi tempat isolasi dapat diindahkan oleh Walikota Serang, Syafrudin, sebagai pemangku kebijakan. “Harapannya warga jangan ditempati pasien corona. Dekat sekali sama warga. Gedung yang dekat pemukiman (yang digunakan), bukan yang sebelah selatan,” terangnya.

Terpisah, Kepala Bidang Komunikasi Publik Satgas Covid-19 Kota Serang, W Hari Pamungkas, mengatakan bahwa pihaknya telah mendengar terkait dengan penolakan dari warga sekitar rusunawa. Namun menurutnya, apabila pemerintah telah membuat kebijakan apalagi dalam kondisi darurat, seharusnya masyarakat tidak menolak. Sebab itu untuk kepentingan bersama.

“Tentunya untuk rusunawa kami telah memenuhi protokol kesehatan dan persiapan-persiapan yang tidak akan menimbulkan penyebaran Covid kepada warga. Tentu pemerintah tetap bertanggungjawab untuk itu. Sudah ada kajian analisis,” ujarnya melalui sambungan telepon.

Terkait ancaman warga Margaluyu yang akan melakukan protes besar-besaran atas kebijakan rumah singgah tersebut, Hari menuturkan bahwa akan terus membuka ruang komunikasi dengan masyarakat. Namun jika mereka tetap menolak, maka dapat berpotensi berhadapan dengan hukum.

“Tapi tentu kami tidak mengedepankan pendekatan represif. Kami akan terus membuka dialog dengan masyarakat terkait dengan kebijakan penggunaan rusunawa sebagai rumah singgah,” tandasnya. (dzh/bnn)

Tags: penolakanrumah singgah covid-19satgas covid-19
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

IMG_20260513_130127
Banten Region

SMA CMBBS Disiapkan Jadi Percontohan Kurikulum Cambridge

Rabu, 13 Mei 2026 13:04 WIB
IMG_20260513_095131
Banten Region

Praktik “Titip Jabatan” Disebut Masih Terjadi, Penerapan Manajemen Talenta Dipersoalkan

Rabu, 13 Mei 2026 09:57 WIB
Longsor Tebing Tutup Jalur Citorek-Ciparay Lebak
Banten Region

Longsor Tebing Tutup Jalur Citorek-Ciparay Lebak

Selasa, 12 Mei 2026 19:20 WIB
Wakil Bupati (Wabup) Pandeglang, Iing Andri Supriadi. (DOKUMEN/SATELITNEWS.COM)
Banten Region

Wabup Iing Dorong Pemerintahan Kecamatan Aktif Gali Potensi

Selasa, 12 Mei 2026 18:35 WIB
Korban perilaku kekerasan sang kekasih, berinisial B. (ISTIMEWA)
Banten Region

Seorang Gadis Di Pandeglang Diduga Menjadi Korban Kekerasan Kekasihnya Sendiri

Selasa, 12 Mei 2026 18:32 WIB
Sekda Lebak Beberkan Kendala Naiknya Gaji PPPK Paruh Waktu
Banten Region

Sekda Lebak Beberkan Kendala Naiknya Gaji PPPK Paruh Waktu

Selasa, 12 Mei 2026 18:29 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

Rayakan Hari Jadi ke-5, Primaya Hospital Pasar Kemis Gelar Bakti Sosial STT

Rayakan Hari Jadi ke-5, Primaya Hospital Pasar Kemis Gelar Bakti Sosial STT

Senin, 11 Mei 2026 14:02 WIB
Maia Estianty Ungkap Kebahagiaan Menjadi Oma

Maia Estianty Ungkap Kebahagiaan Menjadi Oma

Senin, 11 Mei 2026 13:56 WIB
IMG_20260511_140452

Polsek Pakuhaji Sita Ribuan Obat Keras

Senin, 11 Mei 2026 14:07 WIB
Barcelona Segel Juara Usai Kalahkan Real Madrid

Barcelona Segel Juara Usai Kalahkan Real Madrid

Senin, 11 Mei 2026 16:33 WIB
Ammar Zoni Pindah ke Nusakambangan, Begini Langkah Kuasa Hukumnya

Ammar Zoni Pindah ke Nusakambangan, Begini Langkah Kuasa Hukumnya

Senin, 11 Mei 2026 14:31 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.