SATELITNEWS.ID, SERANG–Untuk mewadahi masyarakat lanjut usia (lansia), Pemkot Serang melalui Perda Kesejahteraan Lansia akan membentuk organisasi Karang Lansia. Tak berbeda dengan Karang Taruna, Karang Lansia juga disebut akan menjadi wadah khusus lansia untuk mengembangkan potensi diri.
Walikota Serang, Syafrudin, mengatakan bahwa dalam upaya memberikan kesejahteraan kepada lansia, maka pemerintah perlu membentuk wadah khusus bagi para lansia untuk mengembangkan potensi dan kesejahteraan mereka.
“Dalam Perda Kesejahteraan Lansia, diatur pembentukan lembaga-lembaga yang mendukung peningkatan kesejahteraan sosial para lanjut usia, seperti pembentukan posyandu lansia, komisi daerah lansia dan karang lansia,” kata Syafrudin, Senin (4/1).
Ia mengatakan, hal tersebut merupakan upaya untuk memberikan hak yang sama bagi para lansia. Para lansia diberikan kesempatan untuk berpartisipasi aktif dalam membangun kesejahteraan bersama. “Lansia mempunyai hak yang sama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Dan sebagai penghormatan dan penghargaan kepada lansia, diberikan hak untuk meningkatkan kesejahteraan sosial, salah satunya dengan memberikan wadah karang lansia,” tambahnya.
Lembaga-lembaga tersebut ke depannya dapat menjadi wadah aspiratif bagi para lansia, sehingga para lansia dapat menyampaikan berbagai saran dan masukannya kepada pemerintah. “Seperti melakukan koordinasi pelaksanaan kesejahteraan masyarakat, memberikan saran dan pertimbangan kepada Kepala Daerah dalam menyusun kebijakan upaya peningkatan kesejahteraan sosial,” ujarnya.
Sementara, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Serang, Nanang Saefudin, mengungkapkan bahwa untuk karang lansia, tidak akan jauh berbeda dengan karang taruna. Hanya saja, kegiatan dan keanggotaan khusus hanya bagi lansia.
Baca Juga: Nyamar Jadi Anggota dan Mantan Tahanan KPK, Dua Pria Tipu dan Sekap Lansia di Serpong
“Tidak akan jauh berbeda dengan karang taruna. Namun tentunya akan disesuaikan dengan kondisi para lansia. Dari namanya juga kan jelas, itu wadah khusus lansia saja. Nanti leading sectornya ada di Dinsos,” tandasnya. (dzh/bnn)
























