SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG—Rumah milik Karto (47), warga Kampung Cigarunggung, RT/RW 18/06, Desa Bungur Copong, Kecamatan Picung, rata dengan tanah, usai dilalap si jago merah sekitar pukul 03.30 WIB, Kamis (14/1). Dalam musibah kebakaran itu tak ada korban jiwa. Namun hanya barang-barang berharga berikut separuh kediamannya rata dengan tanah.
Camat Picung, Akhmad Fithoni mengungkapkan, bahwa kebakaran yang menimpa rumah warganya itu diduga akibat terjadinya korsleting aliran listrik. Dari situlah kata dia, api membesar hingga membakar rumah berserta isinya.
“Setelah saya menggali informasi, bahwa kebakaran itu bermula dari aliran listrik di atap rumah keluar asap hingga mengeluarkan api, dan merambat ke bagian rumah sampai api membesar,” kata Fithoni saat dihubungi melalui telepon selurernya, Kamis (14/1).
Dia memastikan dalam musibah kebakaran itu tak ada korban jiwa, atau pemilik rumah beserta keluarganya dapat menyelamatkan diri dari kobaran api.
“Alhmadulillah, tak ada korban jiwa dan luka-luka. Semuanya selamat dari kejadian kebakaran tersebut. Kini pemilik rumah dan keluarganya sementara tinggal di rumah saudaranya dulu,” jelasnya.
Untuk meringankan beban korban tambahnya, Pemerintah Daerah (Pemda) Pandeglang dalam waktu dekat akan menyalurkan bantuan berupa sembilan bahan pokok (sembako) terlebih dahulu.
Baca Juga: Berawal dari Kompor yang Ditinggal Menyala, Rumah Dua Lantai di Pamulang Terbakar
“Nanti kami kirim bantuan berupa sembako, itu yang kami dahulukan karena pasti korban lebih dulu membutuhkan sembako. Data korban juga bakal kami usulkan ke dinas terkait agar mendapatkan bantuan untuk pembangunan rumahnya,” imbuhnya.
Saat ini kata dia, warga setempat sedang bahu membahu membantu merapihkan rumah korban. “Kami bersama warga sedang gotong royong merapihkan puing-puing yang terbakar,” tandasnya.
Anggota Taruna Siaga Becana (Tagana) Kabupaten Pandeglang, Eli mengatakan, sudah mengerahkan anggotanya untuk mendata sekaligus membantu merapikan rumah korban yang terbakar.
“Anggota Kampung Siaga Bencana dan Tagana Kecamatan sudah di lokasi kejadian, untuk mendata dan membantu mengevakuasi bekas kebakaran tersebut,” pungkasnya. (nipal/aditya)
