SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG—Udin Nurdin (49), warga Kampung Margahayu RT/RW 02/05, Desa Sukadame, Kecamatan Pagelaran, yang hilang ditelan ombak di perairan laut Pulau Badul wilayah Kecamatan Sumur, Rabu (10/3) lalu, berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, Jumat (12/3), sekitar pukul 16.50 WIB.
Humas Basarnas Banten, Sito Warsito mengungkapkan, pada pencarian di hari ketiga (Jumat), PD TW 0312 1650 G tim SAR gabungan, berhasil menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia sejauh 2.36 NM dari lokasi kejadian pada koordinat 06° 43′ 50″ S – 105° 29′ 46″ E.
“Semula kami menjadwalkan operasi pencarian itu dari pukul 07.00 sampai 17.00 WIB. Namun pada pukul 16.50 WIB, pas ditemukan keadaan korban sudah meninggal dunia,” kata Sito saat dihubungi via Whats App (WA), Jumat (12/3).
Usai ditemukan, korban langsung evakuasi menggunakan kantung mayat dan dibawa kedaratan, hingga diantarkan langsung oleh tim SAR gabungan ke rumah duka. “Kami langsung antarkan korban ke rumah duka, agar segera dikebumikan,” ujarnya.
Dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR diusulkan untuk ditutup dan unsur-unsur yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih.
“Hari ini kami langsung menutup pencarian dan membawa kembali semua personel ke kantor. Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak dan masyarakat atas kerjasamanya dalam pencarian ini,” tandasnya.
Baca Juga: Gagal Nanjak, Truk Kejeblos ke Selokan di Tanjakan Parakan Pamulang
Diberitakan sebelumnya, Nelayan asal Kampung Margahayu RT. 02/05 Desa Sikadame, Kecamatan Pagelaran, bernama Udin Nurdin (49), hilang ditelan ombak. Saat perjalanan pulang di perairan laut Pulau Badul wilayah Kecamatan Sumur, Rabu (10/3) lalu sekitar pukul 07.00 WIB.
Udin diketahui sedang berjuang demi mendapatkan uang agar bisa menghadiri dan membawakan ikan segar untuk pernikahan anaknya pada tanggal 14 Maret 2021 mendatang.
Hingga Kamis (11/3) kemarin, nelayan itu belum diketemukan dan masih dalam proses pencarian oleh para pihak yakni, Kantor Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas Banten, Polsek Sumur, Koramil Sumur, Polair Polres Pandeglang, BPBD Kabupaten Pandeglang, HNSI Sumur dan masyarakat.
Salah seorang saksi mata yang seperahu bersama korban, warga Kampung Ketapang RT/RW 003/004, Desa Tunggaljaya, Kecamatan Sumur, Alamsyah (28) mengatakan, bahwa korban yang mencari ikan bersamanya itu baru berjalan dua minggu ikut dengannya.
“Pak Udin (korban) baru dua minggu ikut sama saya. Tadinya sama saudara saya, karena disana banyakan akhirnya ikut sama saya,” kata Alamsyah, Kamis (11/3). (nipal/aditya)
























