SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG–Tantangan yang dihadapi guru dalam mendidik tunas bangsa di era modern saat ini sangat banyak, terutama dalam mengahadapi era digital. Hal itu diungkapkan oleh Bupati Pandeglang saat memberikan arahan kepada para guru dalam acara Konferensi Kerja Kabupaten I (Korkerkab) I PGRI di Wira Carita, Sabtu (14/3).
“Salah satunya adalah kesiapan guru dalam menghadapi era digital, yang mana perputaran informasinya berlangsung dengan sangat cepat,” kata Irna.
Pemkab Pandeglang dalam hal urusan pelayanan publik, kata Irna, sudah menerapkan sistem aplikasi berbasis elektronik. Maka dari itu, guru dituntut memiliki kompetensi dan inovasi dalam pengelolaan pendidikan.
“Sehingga nantinya apa yang menjadi kewajiban terkait anggaran, kinerja dan lain sebagainya bisa dipertanggung jawabkan dengan baik,” harapnya.
Irna juga meminta para pihak sekolah menyampaikan apa saja yang menjadi titipan dari APBN ataupun APBD, dan dikelola secara transparan dengan menerapkan aplikasi.
“Semua itu notabene adalah milik rakyat. Jadi saya berharap kedepan PGRI bisa membangun aplikasi dalam pengelolaan pendidikan, agar tidak menjadi hambatan penyelengaraan pendidikan,” tandasnya.
Baca Juga: Kemensos Buka Rekrutmen 3.053 PPPK Guru Sekolah Rakyat, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Pandeglang, Yuskiah mengatakan, pihaknya menggelar Korkerkab bertujuan untuk menyusun rencana kerja PGRI kedepannya. “Apa yang menjadi program kerja PGRI dalam Korkerkab ini menjadi acuan, agar program kerja berjalan dengan baik,” pungkasnya. (nipal/aditya)
