Rabu, 9 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Keracunan Miras Oplosan, Dua Pria Tewas, Polisi Tangkap Penjual Minuman Keras

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Senin, 12 Apr 2021 10:43 WIB
Rubrik Headline, Kabupaten Tangerang, Metro Tangerang
Keracunan Miras Oplosan, Dua Pria Tewas, Polisi Tangkap Penjual Minuman Keras

TERSANGKA: Penjual minuman keras illegal tanpa izin edar AR ditangkap aparat Polresta Tangerang, Sabtu (10/4). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.ID, BALARAJA—Pesta minuman keras yang dilakukan empat pria di flyover Balaraja, Desa Talagasari, Balaraja, Kabupaten Tangerang berakhir mengenaskan. Dua dari empat pelaku tewas, Sabtu (10/4). Sementara dua lainnya kritis sehingga harus dirawat di RSUD Balaraja.

Kapolsek Balaraja Kompol  Gede Adi menjelaskan, pesta miras itu dilakukan Tedi Kusaeri, M. Ali, Rido Alfiansyah dan M. Ridwan pada Rabu (7/4) malam lalu. Mereka menenggak minuman keras jenis sake sebanyak 600 ml yang dicampur dengan minuman segar merek panther. Menurut Gede, berdasarkan keterangan para saksi, bahwa minuman tersebut dibeli dari teman M. Ali.

“Minuman itu jenis sake, yang dibungkus melalui botol 600 ml. Minuman tersebut, sebelum diminum dicampur dengan panther,”kata Gede kepada Satelit News, Minggu (11/4).

Setelah mabuk-mabukan, salah satu pelaku Temi Kusaeri mengalami sakit pinggang dan merasa lemas pada Jumat (9/4). Bahkan, diapun tidak nafsu untuk makan. Setelah itu, pada Sabtu (10/4) malam, Temi langsung dilarikan ke IGD RSUD Balaraja untuk mendapatkan perawatan intensif. Namun, tidak lama setelah dirawat, nyawa Temi tidak bisa diselamatkan.

“Pada pukul 10:00 Temi dilarikan ke RSUD Balaraja, lalu pukul 18:00 Temi meninggal dunia. Sementara M. Ali sudah meninggal dunia terlebih dahulu pada Sabtu (10/4) pagi,” katanya.

Dua orang lainnya, Rido Alfiansyah dan M. Ridwan lebih beruntung. Keduanya masih diselamatkan dan saat ini sedang dirawat di RSUD Balaraja.

Baca Juga: Bayi Perempuan Ditemukan Tak Bernyawa di Depan Klinik Amalia Pondok Aren

Gede mengatakan, keluarga korban meninggal dunia telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi.

“Keluarga korban tidak menuntut dan menolak untuk dilakukan autopsi,”katanya.

BeritaTerbaru

APRINDO dan UBM Kembangkan Talenta Ritel, Siapkan Retail Talent Pipeline

APRINDO dan UBM Kembangkan Talenta Ritel, Siapkan Retail Talent Pipeline

Rabu, 9 Sep 2026 22:56 WIB
Jurnalis Asal Tangsel Hilang di Kawasan GAK, Ketua RT Berharap Ditemukan Selamat

Jurnalis Asal Tangsel Hilang di Kawasan GAK, Ketua RT Berharap Ditemukan Selamat

Rabu, 9 Sep 2026 21:13 WIB
Wali Kota Tangerang Sachrudin Putuskan PJJ Diperpanjang hingga Jumat

Wali Kota Tangerang Sachrudin Putuskan PJJ Diperpanjang hingga Jumat

Rabu, 9 Sep 2026 21:02 WIB
Kasus ISPA Naik 19,8 Persen, Dinkes Tangsel Belum Pastikan Dampak Abu Vulkanik

Kasus ISPA Naik 19,8 Persen, Dinkes Tangsel Belum Pastikan Dampak Abu Vulkanik

Rabu, 9 Sep 2026 20:59 WIB

Kapolres Kota Tangerang, Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro mengatakan, jajarannya langsung bergerak cepat meringkus AR (43), yang merupakan tersangka pengedar minuman keras oplosan. Menurut Wahyu, AR ditangkap di rumahnya di Desa Parahu, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu (10/4).

“Pelaku langsung ditangkap, di kediamannya,”ujarnya.

Menurut Wahyu, AR menjual miras oplosan secara online dengan sistem cash on delivery atau COD. Setelah ada yang memesan, maka akan diantar ke lokasi lalu dibayar di tempat. Saat penggeledahan di rumah AR, Polisi menemukan 12 botol alkohol yang disimpan dalam kemasan botol air mineral bekas.

“Tersangka menjual miras yang tidak terdaftar dan tanpa izin edar. Tersangka menjual melalui online dengan sistem COD atau cash on delivery, bayar di tempat,” katanya.

Baca Juga: Korban Tabrak Lari Di Kramatwatu Serang Meninggal Dunia

Kepada polisi, tersangka AR mengaku menjual alkohol sake itu seharga Rp50 ribu per botol ukuran 1,5 liter dan seharga Rp20 ribu per botol ukuran 600 mililiter. Tersangka AR juga mengaku mendapatkan alkohol sake itu di tempatnya bekerja yakni di perusahaan yang memproduksi kimia.

Dari kasus itu, petugas mengamankan barang bukti berupa 7 botol minuman alkohol ukuran 15 liter, 5 botol minuman alkohol ukuran 600 mililiter, 1 unit telepon genggam, dan uang yang diduga hasil penjualan.

“Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 197 Undang-Undang Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dan/atau Pasal 204 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara, ” tegasnya.

Wahyu menambahkan, tersangka AR juga bakal dijerat dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen karena tersangka menjual-belikan barang tanpa izin edar.

“Penjualan miras lewat online agar diwaspadai. Masyarakat harus lebih waspada dan berhati hati membeli minuman yang tidak terdaftar BPOM apalagi dengan sistem COD,” tandas Wahyu.

Humas RSUD Balaraja Imas Supitaningsih menambahkan, korban miras oplosan, saat ini masih dalam perawatan intensif. Namun kondisinya sudah mulai membaik dari pertama kali dibawa ke RSUD Balaraja.

“Iya, saat ini masih dirawat,”ujarnya. (alfian/gatot)

Tags: meninggal duniamiras oplosanRSUD Balaraja
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Satpol PP Tangsel Razia Tiga Lokasi, Sita Ratusan Botol Miras
Kota Tangsel

Satpol PP Tangsel Razia Tiga Lokasi, Sita Ratusan Botol Miras

Rabu, 9 Sep 2026 20:56 WIB
Pemkot Tangerang Selatan Putuskan Tak Perpanjang PJJ
Edukasi

Pemkot Tangerang Selatan Putuskan Tak Perpanjang PJJ

Rabu, 9 Sep 2026 20:53 WIB
MENYAMPAIKAN KETERANGAN : Kapolda Banten Irjenpol Hengki menyampaikan keterangan kepada wartawan. (ISTIMEWA)
Banten Region

Belum Ditemukan, 250 Personel Dikerahkan untuk Mencari Wartawan Hilang

Rabu, 9 Sep 2026 15:31 WIB
MENDATANGI POS SAR : Kapolda Banten Irjenpol Hengki, mendatangi pos SAR untuk mengetahui perkembangan pencarian lima wartawan yang dikabarkan hilang. (ISTIMEWA)
Banten Region

Polda Banten Siapkan Pos Antemortem Dalam Pencarian Wartawan Hilang Kontak

Rabu, 9 Sep 2026 15:25 WIB
MELAKUKAN PENCARIAN : Tim gabungan, melakukan pencarian terhadap delapan orang, yang diduga hilang di perairan Selat Sunda. (ISTIMEWA)
Banten Region

Tim Gabungan Perluas Area Pencarian 5 Jurnalis yang Hilang Kontak

Rabu, 9 Sep 2026 11:14 WIB
Kota Tangerang

Uji Emisi di Kota Tangerang, 95 Persen Kendaraan Bensin Lolos

Rabu, 9 Sep 2026 10:33 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Pemprov Banten Ajukan Kuota Tambahan Solar

Pemprov Banten Ajukan Kuota Tambahan Solar

Selasa, 8 Sep 2026 08:12 WIB
Karyawan Pergoki Pemuda Curi Laptop dan iPhone di ITC BSD

Karyawan Pergoki Pemuda Curi Laptop dan iPhone di ITC BSD

Jumat, 4 Sep 2026 07:34 WIB
Aktivis Soroti Lambannya Pengumuman Nama Sekda Lebak Definitif

Aktivis Soroti Lambannya Pengumuman Nama Sekda Lebak Definitif

Kamis, 3 Sep 2026 19:09 WIB
SIM Keliling Jakarta Senin 7 September Hadir di 5 Lokasi

SIM Keliling Jakarta Senin 7 September Hadir di 5 Lokasi

Senin, 7 Sep 2026 08:03 WIB
6,6 Juta Warga Banten Manfaatkan Program CKG, Diabetes dan Darah Tinggi Mendominasi

6,6 Juta Warga Banten Manfaatkan Program CKG, Diabetes dan Darah Tinggi Mendominasi

Kamis, 3 Sep 2026 16:45 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.