Rabu, 9 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

35 Persen PNS Nilai Praktik Korupsi Meningkat, 69,3 Persen PNS Tak Keberatan Nonmuslim jadi Gubernur

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Senin, 19 Apr 2021 11:33 WIB
Rubrik Headline, Nasional
35 Persen PNS Nilai Praktik Korupsi Meningkat, 69,3 Persen PNS Tak Keberatan Nonmuslim jadi Gubernur

ILUSTRASI. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.ID, JAKARTA–Lembaga Survei Indonesia (LSI) menyampaikan hampir 35 persen pegawai negeri sipil (PNS) menilai praktik korupsi di Indonesia mengalami peningkatan dalam kurun waktu dua tahun terakhir. Dalam hasil surveinya, 33,9 persen PNS menilai praktik rasuah di Indonesia tidak mengalami perubahan. Hanya 25,4 persen yang menilai praktik korupsi secara nasional menurun.

“Meskipun tidak mayoritas cukup, banyak ini ada hampir 35 persen PNS yang menganggap bahwa korupsi itu meningkat dalam dua tahun terakhir ini,” kata Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia (LSI) Djayadi Hanan dalam konferensi pers daring, Minggu (18/4).

“Karena PNS pun menganggap bahwa bukan hanya masyarakat umum pemuka opini publik, dan pelaku usaha yang menyatakan bahwa korupsi itu meningkat,” ucap Djayadi.

Berdasarkan kategori golongan, dia menyampaikan, PNS usia 56-60 tahun menilai praktik rasuah secara nasional mengalami peningkatan hingga 43,4 persen. Tetapi hanya 14,3 persen yang memandang praktik korupsi menurun.

Hal serupa juga dinilai oleh PNS pada golongan muda 26-30 tahun. Mereka menilai praktik rasuah di Indonesia meningkat 44,8 persen. Sementara hanya 19,4 persen yang menilai mengalami penurunan.

Berdasarkan hasil survei LSI, sambung Djayadi, praktik rasuah paling banyak terjadi di instansi pemerintah dalam menyalahgunakan kewenangan untuk kepentingan pribadi sebanyak 26,2 persen, kerugian keuangan negara 22,8 persen, penerimaan gratifikasi 19,9 persen dan menerima pemberian suap 14,8 persen.

Baca Juga: ASN Kerja Fleksibel di 3 Hari Akhir Tahun

“Kemudian penggelapan dalam jabatan 4,9 persen, perbuatan curang 1,7 persen, pemerasan 0,2 persen,”ungkap Djayadi.

LSI menyebutkan, bagian pengadaan merupakan area paling rawan terjadinya praktik korupsi. Sebanyak 47,2 persen atau hampir 50 persen pegawai negeri sipil (PNS) menilai area pengadaan masif terjadinya praktik korupsi.

BeritaTerbaru

Gandeng Bank Nasional, Alam Sutera Group Expo 2026 Targetkan Penjualan Rp300 Miliar

Gandeng Bank Nasional, Alam Sutera Group Expo 2026 Targetkan Penjualan Rp300 Miliar

Selasa, 8 Sep 2026 21:15 WIB
Hingga Hari Keempat, Kebakaran Tumpukan Sampah di Pinang

Hingga Hari Keempat, Kebakaran Tumpukan Sampah di Pinang Belum Padam

Selasa, 8 Sep 2026 19:53 WIB
Gubernur Banten Andra Soni. (ISTIMEWA)

Pengadaan 500 Ribu Perumahan Di Banten Terkendala Lahan

Selasa, 8 Sep 2026 18:41 WIB

Antisipasi Sisa Abu Vulkanik, PJJ di Tangsel Diperpanjang hingga 9 September

Selasa, 8 Sep 2026 11:09 WIB

Setelah bagian pengadaan, area rawan korupsi yang terjadi di intansi pemerintah yakni pada bagian perizinan sebanyak 16 persen. Kemudian bagian keuangan 10,4 persen, bagian pelayanan 9,3 persen dan bagian personalia 4,4 persen.

Sementara itu, berdasarkan hasil survei LSI, sambung Djayadi, sebanyak 76,1 persen pernah menerima uang atau hadiah di luar ketentuan resmi. Sementara terdapat 9,3 persen menilai sangat sering menerima.

“Sedangkan 14,6 persen tidak menjawab,” ucap Djayadi.

Djayadi memandang, bagian pengadaan pada instansi pemerintah harus menjadi sorotan dalam rangka reformasi birokrasi. Hal ini untuk mencegah terjadinya praktik rasuah.

Baca Juga: Puluhan Pegawai Pemprov Banten Disanksi Disiplin

“Penting untuk menjadi salah satu sorotan utama dalam reformasi birokrasi adalah bagian pengadaan atau bagian perizinan dan pelayanan, juga menjadi catatan berdasarkan persepsi para pegawai negeri sipil (PNS) yang disurvei,” ungkap Djayadi.

Dalam kesempatan itu, LSI juga menyampaikan, mayoritas PNS atau sebanyak 54,1 persen tidak setuju jika pemerintah memprioritaskan Islam. Namun, cukup banyak yang netral atau cenderung setuju.

Hal ini diketahui setelah LSI melakukan survei dengan pertanyaan ‘Apakah ibu/bapak sangat setuju, setuju, tidak setuju atau sangat tidak setuju dengan pernyataan bahwa Pemerintah seharusnya mengutamakan dalam kehidupan berbangsa, beragama dan bernegara karena Islam merupakan agama mayoritas penduduk Indonesia?’.

“54,1 persen PNS tidak setuju jika pemerintah memprioritaskan Islam, 25 persen netral dan 20,7 persen sangat setuju,” kata Djayadi Hanan.

Sementara itu, berdasarkan hasil survei tentang pengaruh pemimpin Islam dalam kehidupan politik, mayoritas netral atau cenderung setuju. Karena 69,3 persen menyatakan tidak keberatan, jika nonmuslim menjadi gubernur. “Sementara itu, 21,9 persen PNS keberatan dengan gubernur nonmuslim,” ujar Djayadi.

Selain itu, mayoritas PNS sangat setuju bahwa demokrasi meski tidak sempurna adalah bentuk pemerintahan terbaik untuk Indonesia sekitar 82,6 persen. “Namun, mayoritas 52,9 persen sangat setuju memilih pembangunan ekonomi, jika harus memilih antara demokrasi dan ekonomi,” pungkas Djayadi.

Survei ini dilakukan pada 3 Januari–31 Maret 2021. Jumlah populasi PNS pada Kementerian/Lembaga negara di tingkat pusat dan daerah yang terpilih dalam survei ini sebanyak 915.504 orang atau sekitar 22 persen dari total jumlah PNS di Indonesia.

Responden diwawancarai secara tatap muka, baik daring maupun luring oleh pewawancara yang dilatih. Hasil survei ini diharapkan dapat memberi masukan pada pengambil kebijakan tentang pemberantasan korupsi dan upaya Reformasi Birokrasi, serta demokrasi, khususnya di kalangan PNS. (jpg/gatot)

Tags: lembaga surveipnspraktik korupsi
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Headline

Redam Debu Vulkanik, Pemkot Tangsel Semprot Jalan Protokol Dini Hari

Selasa, 8 Sep 2026 11:03 WIB
Gunung Anak Krakatau Belum Tenang Meski Aktivitas Erupsi Menurun
Nasional

Gunung Anak Krakatau Belum Tenang Meski Aktivitas Erupsi Menurun

Selasa, 8 Sep 2026 08:06 WIB
Kebakaran Hutan dan Lahan Jerat 138 Tersangka
Nasional

Kebakaran Hutan dan Lahan Jerat 138 Tersangka

Selasa, 8 Sep 2026 08:02 WIB
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Tiba di Tangerang, Bupati Imbau Warga Pakai Masker
Headline

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Tiba di Tangerang, Bupati Imbau Warga Pakai Masker

Senin, 7 Sep 2026 20:28 WIB
Pasar Tigaraksa Sepi, DPRD Kabupaten Tangerang Soroti Kinerja Perumda Pasar NKR
Headline

Pasar Tigaraksa Sepi, DPRD Kabupaten Tangerang Soroti Kinerja Perumda Pasar NKR

Senin, 7 Sep 2026 20:23 WIB
DPRD Banten Dukung Kebijakan PJJ, Yeremia: Pelajaran Harus Tetap Berbobot
Banten Region

DPRD Banten Dukung Kebijakan PJJ, Yeremia: Pelajaran Harus Tetap Berbobot

Senin, 7 Sep 2026 17:43 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Anggaran MBG Terancam Dipangkas, Ditargetkan di Bawah Rp200 Triliun

Anggaran MBG Terancam Dipangkas, Ditargetkan di Bawah Rp200 Triliun

Jumat, 4 Sep 2026 07:38 WIB
CKG Digencarkan, Muhibbin : Bentuk Kehadiran Negara Jaga Kesehatan Rakyat

CKG Digencarkan, Muhibbin : Bentuk Kehadiran Negara Jaga Kesehatan Rakyat

Senin, 7 Sep 2026 17:07 WIB
Bagikan 1.000 Masker, Personel Koramil 0102/Cadasari Pandeglang Minta Masyarakat Tak Panik

Bagikan 1.000 Masker, Personel Koramil 0102/Cadasari Pandeglang Minta Masyarakat Tak Panik

Minggu, 6 Sep 2026 21:36 WIB
Petugas Puskesmas Labuan Pandeglang Bagikan Masker

Petugas Puskesmas Labuan Pandeglang Bagikan Masker

Minggu, 6 Sep 2026 20:04 WIB
SIM Keliling Jakarta Senin 7 September Hadir di 5 Lokasi

SIM Keliling Jakarta Sabtu 5 September, Cek di Sini Lokasinya

Sabtu, 5 Sep 2026 07:18 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.