SATELITNEWS.ID, PAMULANG–Polsek Pamulang mengungkap fakta baru dalam kasus pembobolan mesin anjungan tunai mandiri (ATM) di area kampus Universitas Terbuka (UT) Pondok Cabe Pamulang. Para pelaku yang diamankan petugas keamanan kampus tersebut terbilang profesional. Mereka bisa menarik uang tanpa mengurangi saldo pada kartu ATM.
Modus yang dilakukan pelaku ini tak biasa dalam aksi pembobolan uang di mesin tersebut. Diketahui, dua dari tiga orang pelaku berinisial RS, HY telah diamankan. Sementara pelaku A, masih diburu Polisi.
Kanit Reskrim Polsek Pamulang Iptu Iskandar menerangkan, dalam modus pembobolan uang di mesin ATM itu, pelaku menggunakan kartu ATM resmi miliknya, untuk mengambil uang di mesin ATM seperti biasanya. Namun, ketika uang diambil dari dalam mesin ATM, saldo dari kartu ATM pelaku tidak berkurang.
“Dia menggunakan ATM miliknya untuk tarik tunai, namun di rekeningnya tidak berkurang. Sepertinya pernah kejadian juga modus seperti itu, memang masih jarang,” jelas Iskandar.
Ada teknik khusus yang dipelajari komplotan pelaku dalam membobol uang di mesin ATM tanpa mengurangi saldo.
“Mereka punya teknik khusus. Polanya sama ketika kita ingin mengambil uang di ATM. Tetapi, setelah proses penghitungan uang di mesin ATM selesai, kemudian mesin ATM akan terbuka. Bersamaan dengan itu colokan atau kabel listrik yang menghubungkan dari CPU ke mesin ATM di cabut, sehingga mesin ATM mati,” ungkapnya
Baca Juga: Penangkapan Komplotan Ganjal ATM di RS Buah Hati Pamulang Direncanakan
Bersamaan dengan itu, maka mulut pengeluaran uang mesin ATM tersebut terbuka dengan sendirinya, dan pelaku dengan teknik yang dipelajari mengambil menggunakan kawat yang telah disiapkan.
“Selanjutnya uang yang sudah siap diambil menggunakan kawat yang telah disiapkan, uang yang berhasil diambil oleh pelaku tidak mengurangi saldo di rekening yang telah diambil melalui kartu ATM BRI milik pelaku,” terangnya.
Dua pria berinisial HY dan RS dikeroyok satpam kampus usai kepergok membobol mesin anjungan tunai mandiri (ATM) yang berada di Kawasan kampus UT, Pondok Cabe, Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan. Kasus pembobolan terjadi pada Jumat (04/6/2021) malam saat wilayah itu diguyur hujan.
Dua pelaku ditangkap saat sedang melancarkan aksinya. Untuk menghindari amukan massa yang lebih lagi, kedua pelaku langsung dibawa ke Polsek Pamulang.
“Benar (pelaku) ditangkap satpam. Awalnya mereka terlihat mencurigakan. Pelaku mencongkel CPU ATM,” ujar Kanit Reskrim Polsek Pamulang, Iptu Iskandar saat dikonfirmasi, Minggu (06/6/2021).
Aksi pembobolan ATM tersebut sebenarnya dilakukan oleh tiga orang pelaku. Namun, satu pelaku lainnya yang bertugas mengawasi situasi di sekitar, berhasil kabur.
Baca Juga: Dewan Hakim Harus Profesional, Agar Pelaksanaan MTQ Lancar Dan Bersih
“Untuk saat ini masih ada satu yang masih DPO (daftar pencarian orang),” imbuhnya.
Polisi masih memburu satu terduga pelaku bobol mesin ATM berinisial A yang berhasil melarikan diri. (jarkasih)

















