SATELITNEWS.ID, RANGKASBITUNG—Pelaksana tugas (Plt) Asisten Daerah (Asda) II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Lebak, Ajis Suhendi meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) segera mengajukan lelang paket kegiatannya, melalui Unit Layanan Pengadaan (ULP). Keinginan tersebut seiring dengan kekhawatiran terimbas refocusing anggaran.
“Kita minta (Paket kegiatan OPD) itu bisa secepatnya dilelang. Karena kita khawatir kena refocusing lagi, dikhawatirkan pusat mengubah kebijakan kebijakan baru seiring dengan perkerkembangan Covid-19,” kata Ajis Suhendi, kemarin.
Ajis menjelaskan, hanya paket kegiatan yang sudah selesai lelang dan tanda tangan kontrak yang dikecualikan tidak akan terkena refocusing pemerintah pusat. Oleh karenanya, agar hal itu tidak terjadi maka OPD harus segera melakukan lelang paket kegiatan.
“Kalau kita sudah selesai lelang, sudah input di OM-SPAN (Online Monitoring-SPAN) bisa ada pengecualian. Enggak bisa hanya kita ngasih keterangan sudah berkontrak tapi harus input di OM-SPAN, mereka begitu monitornya. Jadi yang sudah berkontrak tidak terkena refocusing,” jelas Ajis. Percepatan paket kegiatan, sambung Ajis, diharapkan pada seluruh kegiatan, baik dari dana alokasi khusus (DAK), dana alokasi umum (DAU) maupun bantuan keuangan (Bankeu) provinsi.
“Tetapi untuk DAK kami berikan treatment khusus, karena biasanya tanggal 21 Juli batas akhir untuk nomor kontrak di OM-SPAN, makanya sebelum itu kontraknya harus sudah selesai,” terang Ajis.
Sejauh ini, Ajis yang juga sebagai Kepala Bagian Administrasi dan Pembangunan (Adpem) Setda Lebak mengaku, ada beberapa paket kegiatan DAK maupun DAU yang sudah berjalan (Lelang-red) maupun sudah diselesaikan pelaksanaannya.
Baca Juga: Antisipasi Sisa Abu Vulkanik, PJJ di Tangsel Diperpanjang hingga 9 September
“DAK dan DAU sudah berjalan, teman-teman Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) ada yang sudah selesai kemudian Dindik, tinggal sebagian kecil. Kalau untuk Bankeu belum, karena minggu kemarin baru proses finalisasi,” katanya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas PUPR Lebak, Maman Suparman mengaku, betul paket kegiatan yang ada di dinasnya sebagian sudah proses lelang. “Menyikapi desakan untuk segera lelang akibat khawatiran refocusing, kita usahakan,” kata singkatnya.(mulyana/made)
























