SATELITNEWS.ID,SERANG–Santawijaya (51), warga Kampung Cirahap RT 03 RW 04 Desa Bandulu, Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang, ditemukan tak bernyawa dipinggiran pantai.
Diketahui sebelumnya, ia terpleset di Pantai Anyer, Senin (28/6). Setelah dihantam ombak, saat sedang memancing dipinggiran pantai.
Anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang, Rifki Suheryadi mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, korban saat itu mancing bersama teman – temannya. Tiba-tiba ombak besar, menghantam korban.
Kemudian, korban jatuh dan tergulung ombak. Saat itu sekitar pukul 14.00 WIB, seorang warga yang melihat langsung menolong korban dengan alat seadanya.
“Korban sedang mancing ikan Smadar dipinggiran pantai, terus dihantam ombak dan jatuh terpleset, terbawa gelombang. Ada yang nolongin bapak-bapak, pakai peralatan gabus, terus dibawa kepinggir,” kata Rifki, Senin (28/6).
Katanya, korban saat itu langsung dibawa ke Puskesmas Anyer, untuk mendapat pertolongan medis. Namun dokter menyatakan, korban sudah meninggal dunia. Diduga, korban kelelahan saat tergulung ombak.
Baca Juga: Antisipasi Lonjakan Pasien, Dinkes Kabupaten Serang Siagakan Semua Puskesmas
“Namanya berkarang yah, kalau misalkan ombaknya lagi besar, ya pasti jangan mancing di situ. Cuma karena pemancing, melihat spotnya pasti ikannya banyak,” ujarnya.
Sementara, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Serang, Nana Sukmana Kusuma mengatakan, korban sudah dibawa ke rumah duka. “Dalam kejadian tersebut, satu orang meninggal dunia,” imbuhnya.
Pihaknya mengimbau kepada nelayan dan warga pesisir pantai, agar lebih berhati – hati dan meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat gelombang ombak sedang besar. Karena katanya, saat ini cuaca masih belum menentu. (sidik/mardiana)
























