SATELITNEWS.ID, TANGERANG–Antrean masyarakat yang ingin mendapatkan suntik vaksin Covid-19 kembali membludak di Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangerang, Selasa, (29/6/2021). Nampak ribuan orang dari berbagai kalangan itu berdesakkan hingga membuat antrean panjang sampai keluar di depan Puspemkot Tangerang.
Nampak pula personel Satpol PP, Polri dan TNI berjaga di lokasi tersebut namun tak dapat membendung kerumunan masyarakat.
Vaksinasi Covid-19 massal tersebut berlangsung mulai 25 Juni hingga 1 Juli 2021. Pada program ini Pemkot Tangerang menyediakan kuota 3000 vaksin per hari.
Salah satu warga, Selvi Damayanti mengatakan dirinya sengaja melakukan vaskinasi instruksi dari tempatnya bekerja. Kemudian, proses pendaftaran vaksinasi tersebut juga mudah.
“Kalau vaksin di Pemkot sudah pasti ada tanggal-nya disitu sudah tertera,” katanya, Selasa, (29/6/2021).
Warga Jatiuwung yang bekerja sebagai buruh pabrik ini menjelaskan dirinya mendaftar untuk vaksin di situs yang disediakan Pemkot Tangerang. Dirinya pun mengaku terkejut begitu sampai di Puspemkot Tangerang antreannya sudah panjang.
Baca Juga: Dipimpin Habib Syech, Ribuan Jamaah Bersholawat dan Doakan Kemenangan Andra – Dimyati
“Iya, ini menumpuk. Saya nunggu lama. Ini aja belum di vaksin,” katanya.
Hal senada diungkapkan oleh warga lainnya, Siti. Warga Kalideres ini datang ke Puskemkota sekitar Pukul 8.00 WIB namun belum juga mendapat suntik vaksin.
“Baru masuk juga dari gerbang (gerbang Puspemkot). Antreannya panjang banget. Kita datengnya jam 8,” ujar pegawai pusat perbelanjaan Balaikota ini.
Siti mengungkapkan mendapat jatah vaksin di Puskemkot Tangerang Otomatis dari sistem setelah mendaftar di situs. “Dapetnya disini, Otomatis disini,” imbuhya.
Siti mengaku khawatir dengan situasi seperti itu. “Tadi di luar gerbang kita lebih parah. Orang kita dempet-dempet. Ini 3 M-nya mana,” kata Siti.
Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah mengatakan kejadian membludaknya calon penerima vaksin karena adanya ketidaksesuaian sinkronan informasi. Hal ini terjadi lantaran, banyak masyarakat yang belum mendaftar vaksin secara di situs langsung datang ke Puskemkot.
Baca Juga: Arief R Wismansyah: Bersama Andra – Dimyati, Banten Maju Adil Merata dan Sejahtera
“Hari ini terjadi karena masyarakat belum terinformasi kan dengan jelas bahwa yang divaksin dia yang sudah mendaftar kan diri. Pada pendaftaran itu sudah jelas ada waktu sama jam nya. Jadi yang sudah mendapatkan waktu dan jam bisa menyesuaikan,” kata Arief.
Arief meminta masyarakat untuk menahan diri dahulu. Apabila belum mendaftar jangan dulu ke lokasi vaksinasi.
“Sekarang Pemerintah kota itu menyiapkan 15 ribu vaksin per hari di 108 titik. Jadi yang belum mendapatkan jadwal jangan kesini dulu karen nggak akan dilayani,” katanya. (irfan/made)

















