SATELITNEWS.ID, PINANG—Perhatian untuk keluarga Joko Susanto warga Pinang, Kota Tangerang yang disebut-sebut meninggal dunia rentang delapan hari usai divaksinasi Covid-19 terus berdatangan. Kamis (01/07/2021), giliran Ketua DPRD Kota Tangerang bersama Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Dinas Sosial, Camat Pinang dan pihak kelurahan datang menyambangi.
Menurut Ketua DPRD Kota Tangerang, Gatot Wibowo yang turut didampingi anggota DPRD Kota Tangerang lainnya, Misbahudin menyampaikan permohonan maaaf apabila di awal-awal pemerintah daerah dianggap tidak memberikan perhatian kepada keluarga Joko Susanto.
“Kita turut berbela sungkawa dan kita turut menyampaikan permohonan maaf bilamana di awal-awal kami, pemerintah daerah di awal-awal dianggap kurang peduli. Karena pada prinsipnya dan saya meyakini serta melihat sendiri sebenarnya pemerintah daerah sedang berjibaku kita melawan pandemi Covid-19 yang saat ini meningkat, dan ini sekaligus bentuk konkret kami saya datang dan semua saya lengkapi,” ujar Gatot.
Dia menambahkan, sudah ada solusi dari Pemkot Tangerang terkait nasib keluarga Joko Susanto pasca ditinggal selama-lamanya. Menurut Gatot, nantinya akan ada bantuan yang merupakan program dari Dinas Sosial serta program Tangerang Cerdas dari Dinas Pendidikan. “Jadi untuk pendataan akan diawali oleh pihak kelurahan, makanya kita panggil pihak kelurahan dan kecamatan mudah-mudahan ini bisa meringankan keluarga almarhum ibu Putri. Dan sudahilah berita-berita yang tidak ada dasarnya,” jelasnya.
Menurut Gatot, pihak keluarga sudah menyadari bahwa apa yang terjadi pada almarhum Joko Susanto adalah musibah. “Jadi diibartkan seperti menanam padi kalau tumbuh rumput satu dua bukan berarti berhenti menanam padinya,” terangnya.
Sementara Kadis Pendidikan Kota Tangerang, Jamaluddin berjanji akan memberikan bantuan berupa Tangerang Cerdas. “Jadi nanti kebetulan anaknya masih SD, kita akan kawal untuk mendapatkan bantuan Tangerang Cerdas, tiap bulannya kita akan bantu,” jelasnya. Dia menyampaikan, bantuan Tangerang Cerdas akan diberi hingga jenjang SMP dengan persyaratan terdata dalam DTKS,” ucapnya.
Baca Juga: Ribuan Ikan Mati di Situ Cangkring Tangerang, DLH Turun Tangan dan Larang Warga Konsumsi
Menanggapi adanya bantuan ini, Ketua Majelis Pertimbangan Karang Taruna (MPKT) Kecamatan Pinang Mumu Rohimu mengaku bersyukur lantaran pemerintah cukup respon untuk membantu keluarga Joko Susanto. “Alhamdullilah akhirnya keluarga alharhum Joko Susanto sudah mendapat perhatian dari pemerintah daerah,” ucapnya. Mumu juga mengatakan, upaya untuk memperjuangkan keluarga almarhum Joko Susanto agar mendapat perhatian semata-mata bentuk kemanusiaan. “Tidak ada maksud yang lain,” terangnya. (made)
























