SATELITNEWS.ID, CIPUTAT—Seorang pria yang diperkirakan berusia 25 tahun ditemukan meninggal dunia di kamar mandi sebuah Apartemen kawasan Ciputat, Tangerang Selatan. Diduga pria tersebut sedang melakukan isolasi mandiri (Isoman) karena terpapar corona.
Kapolsek Ciputat Timur Kompol Jun Nuhaida membenarkan adanya penghuni apartemen yang meninggal. “Iya betul, dia sedang isolasi mandiri karena positif Covid dan dia kontrak di situ, lalu dia meninggal,” katanya saat dihubungi, Minggu (11/7/2021).
Pria tersebut tinggal seorang diri di apartemen tersebut. Namun kondisinya yang makin memburuk menyebabkan korban meninggal dunia.
“Dia kan sudah positif Covid, PCR sudah positif bukan karena terlambat penanganan tapi karena sekarang Covid ini banyak yang meninggal tetapi bukan karena terlambat. Mungkin kondisinya menurun. Apalagi dia sendiri di situ,” jelasnya.
Polisi langsung membawa jenazah ke RS Sari Asih Ciputat. Selanjutnya, dikebumikan dengan prosedur Covid-19 oleh Satgas penanganan Covid-19 dan pihak keluarga. “Kemarin setelah dari TKP langsung dibawa ke RS Sari Asih, Satgas Covid dan keluarga dibawa ke pemakaman. Kemungkinan bisa di (TPU) Jombang,” jelasnya.
Menurutnya, pasien tersebut terbilang masih muda, usianya sekitar 25 tahun. Pasien diketahui sudah menjalani isolasi mandiri selama satu pekan terakhir. Dia mengaku tidak mengetahui secara pasti apakah ada pemantauan rutin yang dilakukan oleh Satgas Covid-19 maupun petugas apartemen selama menjalani isolasi mandiri. Dia hanya menyebutkan bahwa kerabat dan keluarga pasien mengetahui bahwa pria tersebut sedang menjalani isolasi mandiri selama sepekan terakhir.
Baca Juga: Bayi Perempuan Ditemukan Tak Bernyawa di Depan Klinik Amalia Pondok Aren
“Kami tidak tahu karena itu di apartemen, pihak apartemen mungkin juga enggak tahu, tetapi keluarga dan temannya tahu kalau almarhum sedang isolasi mandiri,” kilahnya.
Positif Covid, Warga Serpong Meninggal di Kosan Tasikmalaya
Di tempat berbeda, seorang pria berinisial Al (46), Warga Ciater Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan, ditemukan meninggal di sebuah kamar kos di daerah Paledang, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Minggu (11/07). Pegawai swasta itu diketahui sedang melakukan isolasi mandiri (isoman) karena dinyatakan positif Covid-19.
Korban diduga tak mendapat penanganan medis karena ia tak lapor RT, RW, maupun Satgas Kecamatan setempat. Korban ditemukan sudah tak bernyawa setelah rekannya mengantar makanan ke pintu kos.
Rekan korban mengantar makanan terakhir kali pada Sabtu (10/07) sore ke pintu kamar kos korban. Namun ketika dihubungi ponselnya, hingga Minggu korban tak menjawab. Merasa curiga, rekan korban membuka pintu kos dan terkejut saat mendapati korban sudah tak bernyawa.
Baca Juga: Diduga Tabrak Mobil Bak Terbuka, Pemotor Tewas di Ciputat
Kapolsek Tawang Polres Tasikmalaya Kota, Iptu Nandang Rokhmana, membenarkan adanya kejadian itu. Setelah temuan tersebut, rekan korban melapor ke Satgas COVID-19 tingkat kecamatan dan Kota Tasikmalaya. Kondisi korban, lanjut dia, sudah 4 hari berobat dinyatakan positif, kemudian melakukan isolasi mandiri di kos. Dia sudah memberi tahu ke pemilik kos, namun pemilik kos tak menyampaikan ke RT atau RW.
“Pemilik kosan kurang komunikasi dengan pihak RT dan RW setempat. Sehingga tak terpantau. Kejadian ini sangat disayangkan,” kata Nandang.
Usai diidentifikasi, diduga korban meninggal dini hari sekitar pukul 03.00-04.00 WIB. “Jasad korban kini telah dibawa tim Identifikasi Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota ke kamar mayat RSUD dr Soekardjo,” tutur Nandang. (jarkasih)

















