SATELITNEWS.ID, TANGERANG—Kasus Covid-19 yang meningkat menyebabkan dampak sosial bagi masyarakat. Terutama, menurunkan pemasukan karena aktivitas ekonomi yang dibatasi lantaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.
Oleh sebab itu, Polri menyalurkan bahan pangan. Di Kota Tangerang penyaluran tersebut dilakukan oleh Polda Metro Jaya bersama Polres Metro (Polrestro) Tangerang Kota yakni beras yang dibagikan masyarakat tak mampu di slump area (masyarakat dengan kehidupan menengah ke bawah), Minggu, (18/7/2021).
Sebanyak 342 paket beras dengan voleme 10 liter disalurkan secara rumah ke rumah di masyarakat kampung, Kelurahan Periuk Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang. Dalam penyalurannya tersebut Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Pol Hendro Pandowo hadir secara langsung membagikan paket beras itu bersama dengan Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Deonijiu De Fatima.
Deonijiu mengatakan, pemberian bantuan ini berasal pemerintah disalurkan oleh jajaran Polsek Jatiuwung, Polres Metro Tangerang Kota. Sebab seperti diketahui masyarakat kini tengah menghadapi suasana yang memprihatinkan atas penyebaran Covid-19 yang masih sangat tinggi, khususnya di Kota Tangerang.
“Bantuan ini diberikan kepada sebanyak 300 kepala keluarga di tiga RW. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari selama PPKM Darurat,” kata Deonijiu. Dia menyebut penyaluran bantuan itu sudah dilaksanakan sejak diberlakukannya PPKM darurat pada 3 Juli 2021 lalu. Bantuan itu berupa beras dan paket-paket sembako yang lainnya.
“kita berikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan seperti di Slum Area ini, serbuan vaksin ke lokasi lokasi keramaian seperti mall, terminal dan area perkantoran juga terus dilakukan, agar masyarakat memiliki kekebalan terhadap virus covid-19,” terangnya.
Baca Juga: SIM Keliling Jakarta Kamis 22 Oktober, Cek di Sini Lokasinya
Deonijiu berharap, masyarakat Kota Tangerang untuk sama-sama bekerja sama dengan tidak terlalu banyak beraktifitas keluar rumah sehingga penyebaran covid-19 dapat ditekan. “Mempertahankan diri dulu dirumah jangan terlalu banyak beraktifitas di luar rumah,” imbuhnya.
Di tengah penyaluran beras, Deonijiu menyempatkan menghibur anak-anak dengan membagikan mainan. Hal ini memang sudah direncanakan sedari awal kata Deonijiu. Pihaknya sudah menyiapkan mainan mobil. “Ini Kebetulan Saat kita datang banyak anak-anak berkumpul dan menonton, supaya tidak terjadi kerumunan. maka, kita memberi mainan berupa mobil-mobilan supaya bisa mainnya dirumah saja dan tidak boleh keluar rumah,” pungkasnya. (irfan/made)

















