SATELITNEWS.ID PANDEGLANG–Perseteruan bos penggilingan beras Pandeglang, Ating Saepudin dengan anggota DPRD Banten asal Pandeglang yang juga mantan istrinya, Ida Hamidah, semakin memanas.
Saat merasa ditantang Ating untuk menyelesaikan persoalan utangnya Rp1,7 Miliar di depan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Pandeglang, Ida balik nantang ke mantan suaminya itu.
Tantangan Ida berbeda dengan Ating, Ida memilih menantang Ating tempuh jalur pendapat para ulama atau kyai di Kabupaten Pandeglang. Bahkan Ida siap membayar utang yang dituduhkan Ating, jika sudah menerima pendapat para ulama.
Kata Ida, ia sama sekali tidak memiliki utang ke Ating. Bahkan ditegaskannya, total piutang yang dituduhkan Ating itu tak ada bukti hitam diatas putih dan hanya mengada-ada saja.
“Saya tegaskan sekali lagi, saya tidak memiliki utang kepada Haji Ating. Itu mengada-ngada,” kata Ida, Senin (30/8/2021).
Meski begitu ia mengaku, siap mengganti berapa pun utang yang diklaim oleh mantan suaminya. Namun, kemauan itu terlebih dahulu dihitung oleh ahlinya yakni, kiyai atau ulama besar di Kabupaten Pandeglang.
“Sekarang begini saja, kalau mau hitung-hitungan dan saya dianggap punya hutang selama menjadi istri Haji Ating. Saya siap mengembalikan, asal itu dihitungnya oleh kiyai atau ulama di Kabupaten Pandeglang,” tegasnya.
Ida juga menantang mantan suaminya itu, untuk menghitung kewajiban seorang suami kepada istrinya selama sebelas tahun berumah tangga. Sebab dibeberkannya, ia selama berumah tangga tidak mendapatkan nafkah yang layak sebagai seorang istri.
Bahkan menurutnya, sebagian besar kebutuhan hidupnya dipenuhi dari penghasilannya sendiri, termasuk saat menjadi anggota DPRD Pandeglang (sebelum jadi Anggota DPRD Banten).
“Sekarang ayo kita hitung-hitungan. Selama saya menjadi istrinya, apa yang sudah saya dapat ? mobil atas nama saya disita, rumah tidak dapat, terus biaya untuk beli laptop anak saya (Putri,red) saja ditagih karena dianggap utang. Saya keluar dari rumah cuma baju di badan,” terangnya.
Ditambahkannya lagi, kelakuan mantan suaminya itu dinilai sangat lucu. Jika biaya hidupnya selama jadi istri harus diganti. “Memang ada seorang istri, ketika bercerai biaya hidupnya harus diganti ?, dikembalikan ke suami? kan lucu,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, perselisihan mantan suami dan anggota DPRD Banten asal Pandeglang, Ating Saepudin dan Ida Hamidah, belum usai. Kini Ating tambah kesal, mendengar pernyataan Ida Hamidah yang menyebutkan Ating mengada-ada soal utang Rp1,7 Miliar.
Ating manganggap, Ida telah berbohong tak memiliki utang kepadanya. Sesungguhnya tegas Ating, total utang Ida kepadanya yang digunakan untuk kampanye Pileg pada tahun 2019 silam, mencapai Rp 3 Miliar.
Jadi katanya, dari total utang Rp3 Miliar itu, sudah dibayar sebesar Rp1,3 Miliar. Sehingga, Ida masih memiliki utang kepadanya sebesar Rp1,7 Miliar.
“Bohong kalau dia (Ida Hamidah,red) tidak punya utang ke saya. Total utangnya Rp3 Miliar, itu utang bekas kampanye Pileg tahun 2019. Rp 1 Miliar dibayar dari pinjaman ke Bank Banten, dan sisa Rp 300 juta dicicil dari honor kunjungan kerja,” kata Ating, Minggu (29/8/2021). (nipal)