SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG–Kerap mendadak banjir saat hujan deras di Jalan Raya Ahmad Yani Pandeglang, tepatnya di Pasar Pandeglang, Kabupaten Pandeglang.
Membuat Bupati Pandeglang, Irna Narulita terjun langsung meninjau drainase yang dinilai jadi penyebab banjir tersebut, Rabu (29/9/2021) sekitar pukul 15.00 WIB.
Walau kondisinya hujan deras, tak menyurutkan niat Bupati Irna dan jajarannya untuk menyudahi pantauannya. Malah, Irna lebih memilih basah kuyup sambil menyusuri drainase di Jalan Raya Ahmad Yani Pandeglang, yang kerap mampet atau tidak bisa mengalirkan air.
Satu per satu, lubang drainase yang menjadi sumber utama banjir di Pasar Pandeglang tersebut ditinjau dan dibukanya. Agar terlihat jelas, serta bagaimana cara penanggulangannya.
Selain itu, Bupati Irna juga masuk ke pasar. Bahkan, sempat berdialog dengan para pedagang dan meminta mereka tak membuang sampah sembarangan.
“Sebetulnya drainase dan jalan ini, status dan kewenangannya ada di Provinsi Banten. Namun selama 4 tahun menunggu dinormalisasi dan pembangunan ulang, tak kunjung direalisasi. Mungkin kendalanya ada hal yang lebih urgent (mendesak), saya memaklumi itu,” kata Irna, Rabu (29/9/2021).
Baca Juga: Dikunjungi Menteri Yandri dan Bupati Irna, Kades Bandung Beberkan Potensi Wisata Bukit Sinyonya
Usai berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat, melalui Kementerian Pekerjaam Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR). Akhirnya, Pemkab Pandeglang bisa membangun drainase tersebut, dan akan di lelang dini tahun 2021 ini.
“Pokoknya cepat kami tangani, untuk tender dini di bulan Desember 2021. Jadi setelah ketok palu (APBD Tahun Anggaran 2022,red), dengan DPRD Pandeglang di bulan Nopember. Kemudian Desember, tender ulang dan Januari 2022 akselerasi atau pembangunannya,” terangnya.
Menurutnya, pasar memang mukanya Kabupaten Pandeglang. Ia juga mengaku prihatin atas kondisi yang kerap terjadi. Akan tetapi, kewenangannya bukan ada di Kabupaten Pandeglang.
“Ini bukan kami abaikan. Karena tupoksi (tugas pokok dan fungsi) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. Tapi tidak apa-apa. Karena tak ada jalan keluar dan masih buntu, kami yang membangunnya dengan cepat,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan kepada warga net (netizen) yang kerap membahas persoalan itu, dan mencibir Pemkab Pandeglang supaya bisa bersikap bijak.
“Warga net tolong yang bijak, supaya paham. Tahu mekanisme dan prosedur. Jadi semuanya jangan menuduh Pemkab Pandeglang yang salah,” pesannya.
Baca Juga: Peringati HUT ke 79 RI, Bupati Irna: Mari Jaga Persatuan dan Kesatuan
Ditegaskannya pula, beberapa anggaran bakal direlokasi ke penanganan banjir yang kerap terjadi di Pasar Pandeglang tersebut. “Semua sabar. Baik itu yang bakal kami bangun di selatan. Kami bakal selesaikan pembangunan di Pandeglang,” tandasnya. (nipal)
























