SATELITNEWS.ID, SERANG–Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah, mengingatkan para Kepala Sekolah (Kepsek) agar terus mengupgrade kemampuan dan pengetahuannya. Karena, kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Serang ada di tangan mereka.
Pesan tersebut, disampaikan Bupati Tatu saat kegiatan pembinaan Kepsek, pengawas, penilik PAUD dan guru peserta Diklat Kepala Sekolah, di Aula SMPN 1 Kramatwatu, Kamis (14/10/2021).
“Posisi Kepala Sekolah, memiliki tugas yang berat, yaitu, menyiapkan anak didik gerenarasi mendatang di Kabupaten Serang, kualitas SDM kedepan di Kabupaten Serang ada di tangan mereka,” kata Tatu.
Katanya, agar para Kepala Sekolah ini meningkatkan kualitasnya dengan baik, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang, Asep Nugrahajaya, dipastikan akan terus mengawal dan mantau bersama LPMP (Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan).
“Pengetahuan itu berkembang, jadi tidak statis. Tidak bisa sesudah pelatihan terus selesai. Mereka harus bisa menghendel guru-guru, mereka harus tahu kualitas guru-guru, anak didik, kemudian orang tua yang tergabung dalam komite. Supaya kondisinya juga kondusif dan nyaman,” ujarnya.
Disamping itu, menurut Tatu, keberhasilan layanan sekolah yang dilaksanakan sekolah menjadi salah satu indikator yang diukur dalam menentukan rangking, atau posisi daerah dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Baca Juga: Digagas Bupati Tatu, Kejaksaan Negeri Kabupaten Serang Segera Terbentuk
“Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2020, Kabupaten Serang berada dalam posisi ketercapaian IPM pada skor 66,70 dengan intervensi harapan lama sekolah 12,57 tahun, dan rata-rata lama sekolah 7,5 tahun. Terjadi peningkatan dibanding tahun 2019,” tuturnya.
Sementara, Kepala Dindikbud Kabupaten Serang, Asep Nugrahajaya mengatakan, Kepala Sekolah (Kepsek) yang mendapat pelatihan antara lain Kepala SD 157, Kepala SMP 20, Pengawas TK 2, Pengawas SD 22, pengawas SMP 8, penilik 8, guru SD 43.
“Jumlah semua yang hadir 260 orang,” ujarnya.
Pelatihan yang dilakukan kepada para Kepala Sekolah, tendensinya kepada hal-hal yang berkaitan dengan bagaimana menguatkan karakter kepemimpinan dalam mengkolaborasi masalah dan memgambil keputusan.
“Posisi Kepala Sekolah (Kepsek) itu, menjadi figur sentral yang ada di sekolah. Ini harus diberikan kekuatan, sebagai pengambil keputusan, dimana keputusan yang diambil kepala sekolah menjadi dasar pelaksaan tugas kepala sekolah itu sendiri dan dewan guru,” imbuhnya. (sidik)

















