SATELIT NEWS.ID, LEBAK—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak meminta masyarakat yang berada di pesisir pantai untuk mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi dampak Badai Siklon Tropis Teratai. Peringatan itu seiring dengan cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir di Kabupaten Lebak.
Imbauan agar masyarakat Lebak tidak terlepas cuaca yang saat ini terjadi melanda Lebak. Seperti hujan dengan intensitas lama yang dibarengi angin. Oleh karenanya, agar tidak terjadi hal yang di inginkan masyarakat tetap harus mewaspadainya.
“Siklon Tropis Teratai dapat memberikan dampak potensi hujan lebat dan angin kencang,” kata Kepala Pelaksana BPBD Lebak, Febby Rizki Pratama, Rabu (8/12/2021). “Potensi bencana kita tidak tahu bagaimana pergerakan (siklon) di Selat Sunda. Apakah ke arah atas Sumatera, atau ke arah Jawa atau juga ke tengah samudera,”ungkapnya.
Untuk itu kata Febby, kewaspadaan terhadap bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, banjir bandang, cuaca ekstrem dan lain-lain harus ditingkatkan oleh masyarakat. “Terutama masyarakat yang tinggal di daerah-daerah dengan kategori rawan bencana. Harus selalu waspada karena kita tidak tahu kapan bencana terjadi, termasuk bisa jadi bencana datang saat kita lelah (malam hari),” imbaunya.
Terpisah Koordinator Badan Penyelamatan Wisata Tirta (Balawista) Lebak, Rendy mengatakan, saat ini situasi ombak di pantai Lebak Selatan cukup stabil. Kendati demikian, angin saat ini juga terbilang kencang dan hujan kerap terjadi. “Kalau di kita (Lebak selatan) masih aman. Tapi, Kabupaten Pandeglang belum lama ini landa banjir rob. Ya semoga di Lebak Selatan tidak terjadi hal itu,” pungkasnya.(mulyana)
























