SATELITNEWS.ID, JAKARTA—Komite Disiplin PSSI melakukan sidang pada 7 Desember 2021 lalu. Tujuh klub diputuskan telah menyalahi aturan. Ada empat klub dari Liga 1 dan tiga klub Liga 2 yang didenda puluhan juta.
Denda dan hukuman juga diberikan kepada pemain. Salah satunya kepada bek Persita Herwin Tri Saputra. Dia divonis larangan dua pertandingan serta denda 10 juta rupiah. Hukuman itu diberikan terkait tingkah laku buruk pemain setelah menekel keras pemain lawan pada pertandingan melawan Persik Kediri, 3 Desember 2021 lalu.
Selain itu, pemain Bali United, Hariono dilarang bermain dua pertandingan dan denda Rp10 juta karena menekel keras pemain lawan saat lawan Arema FC, 5 Desember lalu. Tindakannya dinilai masuk kategori serious foul play.
Persik Kediri harus membayar denda Rp50 juta karena pelanggaran regulasi Liga 1, di mana tamu VIP masuk ke ruang ganti tim saat lawan Persita Tangerang pada 3 Desember silam.
Berikutnya ada Persela Lamongan yang didenda Rp50 juta karena pelanggaran regulasi Liga 1. Mereka tak didampingi dokter tim saat pertandingan melawan PSM Makassar pada 2 Desember silam.
Sementara itu, untuk tim Liga 2 yang kena hukuman adalah Sulut United. Mereka didenda Rp50 juta karena tingkah laku buruk tim, mendapatkan lima kartu kuning saat lawan Kalteng Putra pada 1 Desember 2021 di babak penyisihan Grup D.
Tim berikutnya adalah Persewar Waropen yang juga diharuskan membayar Rp50 juta karena tingkah laku buruk, menerima tujuh kartu kuning saat lawan PSBS pada 2 Desember 2021 di babak penyisihan Grup D Liga 2.
Terakhir ada panitia pelaksana (Panpel) Persiba Balikpapan yang didenda Rp20 juta. Mereka dinilai gagal menjalankan tanggung jawab menjaga ketertiban dan keamanan karena masuknya penonton ke dalam stadion untuk menonton pertandingan lawan Mitra Kukar, 1 Desember lalu. (gatot)