SATELITNEWS, LEBAK—Rumah permanen milik Amsinah Warga Cileungsir Timur, Desa Cikamunding, Kecamatan Cilograng Kabupaten Lebak, rusak berat akibat diterjang longsor. Peristiwa yang terjadi Selasa 28 Desember 2021 itu tidak menelan korban jiwa, sementara untuk kerugian materi masih dalam penghitungan.
Kepala Desa Cikamunding Yayan Hendayana mengatakan, longsor yang melanda rumah Amsinah itu terjadi begitu cepat. Material tanah longsor menjebol dinding kamar. Beruntung saat kejadian pemilik rumah berhasil menyelamatkan diri. “Alhamdulilah tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, karena pemilik rumah saat itu kebangun dan langsung menyelamatkan diri,” kata Yayan, Kamis (30/12/2021).
Selain rumah Amsinah, Hendayana menyebut, ada puluhan rumah warga di wilayah tersebut terancam karena berada di dinding tanah yang tergerus setiap kali hujan lebat. “Ada sekitar 20 sampai 30 rumah di sana. Kalau malam hari terjadi hujan lebat warga tidak tidur karena khawatir,” tutur Hendayana.
Ia berharap pemerintah mendorong agar ada tim geologi yang mengkaji tanah di wilayah tersebut apakah masih aman ditempati atau perlu dilakukan relokasi. “Kalau kami kan terbatas, jadi harapannya memang oleh tim khusus dikaji tanah tersebut karena memang sering terjadi longsor. Dan saya sedang mengupayakan juga tanam vetiver untuk menahan longsor,” imbuhnya.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak Febby Rizky Pratama mengatakan, longsor terjadi pada Selasa (28/12/2021) malam. Longsor akibat hujan dengan intensitas lebat mengguyur wilayah tersebut. “Satu rumah warga rusak, sebagian dinding rumah roboh akibat tertimpa longsoran tanah,” kata Febby.
Febby meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat terjadi cuaca ekstrem, terutama yang tinggal di wilayah perbukitan rawan longsor. “Bukan hanya pada siang hari, karena bencana juga bisa terjadi malam saat kita sedang lelah dan beristirahat. Jadi tetap waspada ketika hujan lebat,” tandasnya.(mulyana)
Baca Juga: 90 Desa di Lebak Berpotensi Mengalami Kekeringan
