SATELITNEWS.ID, KAB TANGERANG—Diduga korsleting listrik, gudang styrofoam, gudang sparepart dan workshop PT Maxfos Prima di Kelurahan Bunder, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang ludes dilahap api, Jumat (07/01/2021) dini hari. Tidak ada koban jiwa dalam peritiwa itu, hanya kerugian ditaksir mencapai Rp 2 miliar.
Kepala Bidang Logistik dan Kedaruran pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Abdul Munir mengatakan, menurut keterangan saksi yang bernama Dani Puturatam seorang karyawan bagian produksi, pada saat itu melihat ada asap dan api di gedung workshop.

Lalu, segera melaporkan ke security bernama Supriyanto, selanjutnya Supriyanto beserta Deni dan karyawan lainnya mengecek ke gudang workshop. ” Api semakin membesar dan menjalar ke gudang styrofoam/balok, gudang sparepart dan workshop, ” kata Abdul Munir kepada SatelitNews.Id, Jumat (07/01/2021).
Melihat api yang semakin membesar dan sulit untuk dipadamkan, pihak security langsung menghubungi pihak pemadam kebakaran pada BPBD Kabupaten Tangeranng beserta pihak Kepolisian Cikupa. ” Pukul 04.20 WIB, 5 Unit mobil damkar tiba di lokasi dan langsung berusaha memadamkan api, ” jelasnya.
Tim pemadam dibantu pihak Kepolisian Cikupa berusaha dengan keras untuk memadamkan api yang terus membumbung tinggi menyelimuti tiga gudang tersebut. Namun, dengan upaya yang gigih akhirnya api dapat dipadamkan. ” Pada pukul 05.30 WIB, api dapat dipadamkan oleh 5 unit damkar, ” ujarnya.
Sementara, Margono Agus menambahkan, bahwa tidak ada korban luka ataupun jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut, hanya saja sang pemilik mengalami kerugian sebesar Rp 2 miliar. Agus menduga, kebakaran tersebut disebabkan korsleting listrik atau arus pendek. “Tidak ada korban jiwa ataupun luka. Masih dalam penyelidikan, namun dugaan sementara diakibatkan korsleting listrik,”ujarnya. (alfian)
Baca Juga: Diduga Korsleting Listrik, Dua Rumah Warga Jayanti Ludes Terbakar
























