SATELITNEWS.ID, LEBAK—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak berencana merelokasi sebanyak 809 pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di sekitaran Pasar Rangkasbitung. Pemindahan yang direncanakan di Terminal Curug itu merupakan tindaklanjut penataan serta menghindari kesemrawutan di wilayah Kota Rangkasbitung.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pasar (Disperindagpas) Kabupaten Lebak Orok Sukmana mengatakan, rencana tersebut kini dalam tahap sosialisasi kepada pedagang melalui paguyuban dan pemangku kepentingan terkait.
“Kami lakukan pendataan dan jumlahnya ada 809 pedagang yang rencanannya masuk dalam data relokasi. Sekarang kami sedang sosialisasi soal ini kepada paguyuban dan stakeholder,” kata Orok Sukmana, Selasa (11/01/2022).
Orok menjelaskan, ratusan pedagang (bakal direlokasi) merupakan pedagang yang sehari-harinya berjualan di beberapa titik, yakni Jalan Sunan Kalijaga, Jalan Tirtayasa, lorong utama Pasar Rangkasbitung dan pelataran tempat parkir kendaraan Pasar Rangkasbitung.
“Ini upaya menata para pedagang Pasar Rangkasbitung agar mereka tidak lagi berjualan di lokasi yang memang tidak seharusnya, seperti di jalan maupun trotoar agar Pasar Rangkasbitung tidak lagi semerawut,” jelas pria yang belum lama ini dilantik sebagai orang nomor satu di Disperindagpas.
Terkait tempat yang jadi lokasi baru bagi pedagang yang dipindahkan, Orok mengatakan, Terminal Curug, Kecamatan Rangkasbitung yang berada di belakang Mapolres Lebak bakal jadi pilihan. Sebab, lokasi itu tak lagi digunakan sebagai terminal.
Baca Juga: Di Bukit Sunyi Lebak, Ribuan Umat Katolik Datang Menitipkan Harapan di Goa Maria Kanada
Meski diakui jarak cukup jauh dari titik PKL berdagang saat ini, namun hanya lokasi tersebut yang sejauh ini bisa digunakan. Ia berharap, rencana relokasi tersebut dapat dipahami para pedagang dan seluruh pihak.
“Nanti kami juga harus fasilitasi mereka, artinya penertiban juga dibarengi solusi. Kita siapkan nanti anggarannya untuk lapak-lapak berjualan di sana. Jadi tolong dipahami ya, ini untuk kenyamanan pedagang, mereka tidak lagi terganggu dengan zonasi, jam operasional, cuaca dan lain-lain,” imbuhnya.
Kepala Bidang Pasar Disperindagpas Lebak, Dedi Setiawan menambahkan, saat ini pihaknya masih melakukan sosialisasi secara langsung kepada PKL agar nanti mau di tempatkan lokasi yang dituju. “Perlu pendekatan secara persuasif. Sebab, bagaimanapun juga mereka yang sudah nya mana di Pasar Rangkasbitung harus adaptasi lagi di tempat baru,” ujarnya.(mulyana)
