Minggu, 5 Juli 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Minyak Goreng Berbahaya ? Yuk Simak Penjelasannya

Oleh Maya Sahurina
Selasa, 22 Feb 2022 14:53 WIB
Rubrik Life Style, Ragam
Minyak Goreng Berbahaya ? Yuk Simak Penjelasannya

Minyak Goreng (Dok)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.ID, TANGERANG – Akhir-akhir ini masyarakat dihebohkan dengan viralnya ibu-ibu berebutan untuk mendapatkan minyak sayur disebuah minimarket.

Minyak Sayur atau minyak goreng memang menjadi kebutuhan untuk para ibu rumah tangga. Tapi tahukah anda minyak sayur alias minyak goreng sudah lama dikenal buruk untuk kesehatan.

Pasalnya, minyak goreng mudah teroksidasi saat terpapar suhu panas tinggi. Ketika masuk ke dalam tubuh, residu minyak akan membentuk radikal bebas dan senyawa berbahaya yang menggerogoti kesehatan Anda dari dalam.

Nah, mau tau bahaya terkait minyak goreng, yuk simak penjelasannnya.

Karena, sehat tidaknya minyak sayur untuk kesehatan tergantung dari jenis dan jumlah lemak yang terkandung di dalamnya. Beberapa jenis minyak goreng memiliki kadar lemak jenuh yang sangat tinggi, bahkan melebihi sumber lemak jenuh dalam daging merah.

 

Baca Juga: Minyakita Dikeluarkan dari Bansos, Dialihkan ke Pasar Rakyat

Berikut sejumlah alasan mengapa minyak sayur dapat membahayakan kesehatan Anda dikutip dari Hellosehat.com

  1. Minyak nabati mengandung omega-6 dalam jumlah besar

Minyak nabati adalah sumber asam linoleat terbesar dibanding jenis makanan lain. Asam linoleat adalah jenis asam lemak omega-6 yang apabila dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan, dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan.

BeritaTerbaru

3 Pelanggaran yang Diadukan Ruben Onsu ke KPAI, Begini Isi Poinnya

3 Pelanggaran yang Diadukan Ruben Onsu ke KPAI, Begini Isi Poinnya

Senin, 22 Jun 2026 17:46 WIB
Secepatnya, Ruben Onsu Segera Gugat Hak Asuh Anak

Secepatnya, Ruben Onsu Segera Gugat Hak Asuh Anak

Senin, 22 Jun 2026 17:42 WIB
DR. KH. ENCEP SAFRUDIN MUHYI. MM., M.Sc

MUHARRAM: MENATAP MASA DEPAN

Jumat, 12 Jun 2026 13:04 WIB
Damai! Clara Shinta dan Muhammad Alexander Assad Batal Cerai

Damai! Clara Shinta dan Muhammad Alexander Assad Batal Cerai

Kamis, 11 Jun 2026 16:58 WIB

Baik omega-3 dan omega-6 sama-sama menghasilkan senyawa eicosanoids, tapi berbeda sifatnya. Eicosanoid yang dihasilkan oleh omega-6 memicu peradangan, sementara yang dihasilkan oleh omega-3 bersifat melawan peradangan.

Ironisnya, pola makan modern saat ini cenderung membuat orang makan terlalu banyak omega-6, tetapi sangat sedikit asupan omega-3. Maka, sifat antiradang dari omega-3 tidak cukup kuat untuk melawan sifat pemicu radang dari omega-6.

Peningkatan peradangan dapat meningkatkan faktor risiko beberapa penyakit serius, seperti penyakit jantung, peradangan sendi (arthritis), depresi, dan bahkan kanker.

Asam linoleat dapat menumpuk dalam sel-sel lemak tubuh, membran sel, hingga terserap ke dalam ASI. Peningkatan omega-6 dalam ASI dikaitkan dengan asma dan eksim pada anak-anak.

Baca Juga: Tumpahan 80 Kg Minyak Curah di Ciputat Bikin Licin, Jalan Sempat Ditutup

Selain minyak sayur, omega-6 juga terkandung dalam minyak olahan biji seperti minyak kedelai, minyak bunga matahari, minyak jagung, dan minyak canola yang selama ini tergolong sebagai minyak sehat.

 

  1. Minyak sayuran mengandung lemak trans

Lemak trans terbentuk saat minyak cair berubah bentuk menjadi lemak padat pada suhu kamar.

Proses ini disebut hidrogenasi parsial yang bertujuan untuk mencegah minyak jadi cepat tengik. Namun proses inilah yang membuat lemak trans menjadi jauh lebih berbahaya daripada lemak jenuh.

Lemak jenuh dan lemak trans sama-sama bisa menyebabkan pembuluh darah arteri tersumbat.

Jika pembuluh darah arteri tersumbat, maka risiko berbagai jenis penyakit jantung bisa meningkat, entah itu serangan jantung atau bahkan stroke.

Bedanya, lemak trans meningkatkan kolesterol jahat dan menurunkan kolesterol baik.

Lemak jenuh tidak menyebabkan penurunan kolesterol baik HDL yang bermanfaat untuk kesehatan jantung. Lemak trans juga dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker, diabetes dan obesitas.

Jika Anda ingin mengurangi risiko kesehatan dari lemak trans, mengurangi makanan kemasan dan cepat saji saja tidak cukup. Anda perlu juga mengurangi penggunaan minyak sayur untuk menggoreng, atau bahkan sebagai siraman salad. Sebuah penelitian menemukan bahwa minyak kedelai dan minyak canola mengandung sekitar 0,56-4,2% lemak trans beracun.

  1. Minyak sayur yang dipanaskan bahaya jika terhirup

Konsumsi minyak sayur erat kaitannya dengan peningkatan risiko penyakit jantung dan kanker.

Ini karena ketika minyak dipanaskan dalam suhu tinggi akan bereaksi terhadap oksigen dari sekitar, yang kemudian membentuk senyawa aldehida dan peroksida lipid.

Mengonsumsi aldehida dan peroksida lipid, bahkan dalam jumlah kecil, terkait oleh peningkatan risiko penyakit jantung dan kanker.

Ketika terhirup oleh paru-paru, uap dari aldehida dan peroksida lipid dapat meningkatkan risiko kanker paru bahkan jika Anda hanya berada di sekitar di dapur ketika ada proses memasak yang menggunakan minyak.

 

Itulah, informasi penggunaan minyak sayur atau minyak goreng, yuk pshsmi dan pilih minyak sayur dengan tepat agar tubuh tetap sehat.

 

Tags: minyak goreng
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Bawa Saksi Kunci, Raffi Ahmad Buktikan Tak Pernah Lakukan Transaksi di Blueray
Life Style

Bawa Saksi Kunci, Raffi Ahmad Buktikan Tak Pernah Lakukan Transaksi di Blueray

Kamis, 11 Jun 2026 16:14 WIB
Usai Dilarikan ke Rumah Sakit, Begini Kondisi Bolot Saat Ini
Life Style

Usai Dilarikan ke Rumah Sakit, Begini Kondisi Bolot Saat Ini

Kamis, 11 Jun 2026 15:21 WIB
Dikabarkan Cerai dengan Didi Mahardika, Begini Tanggapan Cita Rahayu
Life Style

Dikabarkan Cerai dengan Didi Mahardika, Begini Tanggapan Cita Rahayu

Kamis, 11 Jun 2026 15:15 WIB
Terseret Kasus Hanania Travel, Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid Diperiksa Polisi
Life Style

Terseret Kasus Hanania Travel, Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid Diperiksa Polisi

Kamis, 11 Jun 2026 14:54 WIB
Richard Lee Resmi Ditahan di Lapas Tangerang
Life Style

Richard Lee Resmi Ditahan di Lapas Tangerang Kota

Rabu, 10 Jun 2026 16:51 WIB
Arumi Bachsin Hadiri Acara Kelulusan Anak Pertamanya
Life Style

Arumi Bachsin Hadiri Acara Kelulusan Anak Pertamanya

Selasa, 9 Jun 2026 17:03 WIB
UMN HUT Satelit News 2026
SARI ASIH Tangerang HUT Satelit News 2026
PARTAI DEMOKRAT DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
FRAKSI PDI P DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPORABUDPAR Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPERINDAG Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISHUB TANGSEL HUT Satelit News 2026
DINSOS Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
Dinas PERKIM Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
BPBD Kota Tangerang HUT Satelit News 2026
PORDA XII PEPARPEDA IX Kota Cilegon
PT LKM WTP KAB TANGERANG
WTP Kab Tangerang

Berita Pilihan

BERBARING - Siti Lutfiah (19), warga Kampung Kubang, Desa Mekarwangi, Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang, hanya bisa berbaring diatas kasur di rumahnya, dengan segala keterbatasan yang dialaminya. (ISTIMEWA)

Mengharukan, Siti Anak Berkebutuhan Khusus di Pandeglang Butuh Uluran Tangan Dermawan

Minggu, 5 Jul 2026 14:01 WIB
Polda Metro Jaya Tetapkan 2.054 Tersangka Dari 5.436 Kasus Pencurian

Polda Metro Jaya Tetapkan 2.054 Tersangka Dari 5.436 Kasus Pencurian

Selasa, 30 Jun 2026 21:59 WIB
BPS: Kenaikan BBM Picu Inflasi

BPS: Kenaikan BBM Picu Inflasi

Rabu, 1 Jul 2026 20:49 WIB
Bupati Tangerang Pastikan Pengungsi Korban Asap TPA Jatiwaringin Terlayani

Bupati Tangerang Pastikan Pengungsi Korban Asap TPA Jatiwaringin Terlayani

Rabu, 1 Jul 2026 15:37 WIB
Mesin ADM Disdukcapil Kabupaten Tangerang Rusak, Perbaikan Baru Dianggarkan 2027

Mesin ADM Disdukcapil Kabupaten Tangerang Rusak, Perbaikan Baru Dianggarkan 2027

Senin, 29 Jun 2026 15:08 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.