Rabu, 13 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Home Nasional

Cak Imin – Gus Yahya Semakin Retak

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Selasa, 10 Mei 2022 17:26 WIB
Rubrik Nasional
Cak Imin - Gus Yahya Semakin Retak

Ilustrasi Cak Imin - Gus Yahya. (IST)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.ID, TANGERANG—Hubungan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan PKB yang dulu mesra kini terkesan tak lagi selengket perangko. Pemicunya, karena tidak harmonisnya hubungan politik Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. Bahkan, semakin hari, hubungan kedua Nahdliyin yang akrab disapa Gus Yahya dan Cak Imin itu terlihat semakin retak.

Tak lengket laginya hubungan PBNU dan PKB mulai nampak saat Gus Yahya terpilih menjadi Ketua Umum PBNU pada Desember 2021. Sejak saat itu, Gus Yahya menyatakan, NU tidak dimiliki satu partai tertentu. Gus Yahya juga melarang kader-kader NU untuk bicara copras-capres. Padahal, saat itu, Imin sedang getol menggalang dukungan para kiai NU untuk kepentingan nyapres di 2024.

Kerenggangan semakin terasa saat Imin tak menghadiri pelantikan kabinet Gus Yahya dan peringatan Harlah NU, di Balikpapan, 31 Januari lalu. Apalagi, setelah itu, Gus Yahya menjewer para pengurus PCNU di Banyuwangi, Sidoarjo, dan Bondowoso, yang ikut dalam deklarasi mendukung Imin nyapres.

Semakin retaknya hubungan Gus Yahya dan Imin makin nampak setelah Imin tak segan-segan “menyerang” Gus Yahya. Imin bilang, sikap Gus Yahya yang ambil jarak dengan PKB, nggak akan ngefek ke perolehan suara PKB nanti.

Imin mengklaim, kader PKB sangat solid. Imin pun pede bisa mempertahankan perolehan suara PKB sebesar 13 juta. “Solid sekali sampai ke bawah. Bahkan, Yahya Cholil, Ketum PBNU, ngomong apa aja terhadap PKB, nggak ngaruh sama sekali,” ucap Imin, dalam program wawancara dengan CNN Indonesia TV.

Wawancara itu sebenarnya sudah lebih dari sepekan lalu. Nama programnya, “Ngabuburit Bersama Tokoh”. Program tersebut tayang pada Minggu (1/5). Namun, petikan wawancara itu, baru ramai kemarin.

BeritaTerbaru

Pendapatan Negara Rp574,9 Triliun, Defisit APBN di Bawah 1 Persen

Pendapatan Negara Rp574,9 Triliun, Defisit APBN di Bawah 1 Persen

Selasa, 5 Mei 2026 21:13 WIB
Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Pengangguran 7,24 Juta Orang

Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Pengangguran 7,24 Juta Orang

Selasa, 5 Mei 2026 21:11 WIB
Neraca Perdagangan Indonesia Masih Surplus

Neraca Perdagangan Indonesia Masih Surplus

Senin, 4 Mei 2026 16:07 WIB
Dua Eks Petinggi Pertamina Bersalah Dalam Kasus LNG

Dua Eks Petinggi Pertamina Bersalah Dalam Kasus LNG

Senin, 4 Mei 2026 16:03 WIB

Dengan percaya diri, Imin meyakini, suara partainya akan semakin terdongkrak jika dirinya maju dalam Pilpres 2024. Meskipun ia menyadari, situasi ekonomi yang sulit akan membuat jalan kemenangan partai yang dinakhodainya itu, tidak mudah.

“Ketika krisis begini, pemilu, ya sudah yang punya uang yang menang. Berat buat partai saya,” akunya dikutip dari rm.id.

Sejumlah petinggi PBNU gusar mendengar ucapan Imin ini. Sebab, Imin terkesan mengabaikan kontribusi NU bagi pemenangan PKB selama ini.

Ketua PBNU Ahmad Fahrur Rozi sudah merasakan adanya kerenggangan antara Gus Yahya dengan Imin. Dia menyarankan agar Gus Yahya dan Imin melakukan komunikasi yang lebih baik. Apalagi di suasana Idul Fitri. “Saya berharap agar suasana hari raya dapat menyatukan mereka,” harapnya.

Melihat kondisi ini, Ketua DPP PKB Lukmanul Hakim mencoba meredakan situasi. Dia menyebut, Gus Yahya dan Imin adalah sahabat dekat. Panas dingin dalam hubungan persahabatan adalah hal biasa, ibarat kopi susu.

“Kayak kopi susu, manis dan pahit berkelindan dalam satu ruang, tetapi justru di situlah lahir minuman yang nikmat,” ujarnya. Dia lalu memastikan, Gus Yahya dan Imin saling menghormati, memahami, dan memaafkan.

Apa dampak keretakan hubungan Gus Yahya dengan Imin? Pengamat politik Ray Rangkuti memprediksi, PKB akan rugi. Sebab, suara PKB bisa menyusut drastis jika NU tidak lagi memberi dukungan. “Ini akan merugikan PKB,” kata Ray, dalam perbincangan tadi malam.

Karena itu, dia menyarankan agar Imin dan Gus Yahya segera baikan. Bila tidak bisa secara langsung, perlu ada yang menjembatani agar komunikasi keduanya menjadi lancar.

“Gus Yahya dan Cak Imin ini kan seusiaan, jadi mungkin ada ego yang sangat kuat. Cak Imin harus membuka komunikasi. Ini kan soal bagaimana berdialog, menemukan titik temu masing-masing,” tambahnya.

Pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin mengibaratkan hubungan PBNU dengan PKB saat ini seperti bara dalam sekam. Tak enak dan tak nyaman. “Apalagi saat ini pengurus PBNU banyak dimasuki partai-partai lain, bahkan bendahara umumnya dari PDIP,” kata Ujang, kepada Rakyat Merdeka. (gatot)

Tags: Gus YahyaPBNUpkb
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

Tujuh Jemaah Haji Wafat di Tanah Suci
Nasional

Tujuh Jemaah Haji Wafat di Tanah Suci

Minggu, 3 Mei 2026 18:47 WIB
Pemerintah Beri Sinyal Kenaikan Harga BBM RON 92
Bisnis

Pemerintah Beri Sinyal Kenaikan Harga BBM RON 92

Minggu, 3 Mei 2026 18:45 WIB
IMG_20260501_133748
Banten Region

Ogah ke Monas, Ribuan Buruh Banten Pilih Kepung Gedung DPR RI

Jumat, 1 Mei 2026 13:46 WIB
Dua Bus Tabrakan di Jabal Magnet, 10 Jamaah Haji Indonesia Terluka
Nasional

Dua Bus Tabrakan di Jabal Magnet, 10 Jamaah Haji Indonesia Terluka

Rabu, 29 Apr 2026 17:01 WIB
Korban Tewas Tabrakan KA Jadi 16 Orang, 91 Terluka
Nasional

Korban Tewas Tabrakan KA Jadi 16 Orang, 91 Terluka

Rabu, 29 Apr 2026 16:57 WIB
Klaim Urus Kasus Modus Penipuan, KPK Beri Peringatan
Nasional

Klaim Urus Kasus Modus Penipuan, KPK Beri Peringatan

Selasa, 28 Apr 2026 20:39 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, menyelenggarakan kegiatan Workshop Kemahasiswaan bertemakan Transformasi Penulisan Ilmiah melalui Integrasi Smart Technology dan Etika Akademik di Era Digital, Kamis (30/4/2026) lalu. (ISTIMEWA)

FTK UIN Banten Gelar Workshop Penulisan Ilmiah Melalui Integrasi Smart Technology dan Etika Akademik

Jumat, 8 Mei 2026 14:21 WIB
Pembinaan kafilah MTQ Kabupaten Serang. (ISTIMEWA)

Targetkan Juara Umum, LPTQ Kabupaten Serang Bina Kafilah Disemua Zona

Minggu, 10 Mei 2026 14:34 WIB
Gedung DPRD Kabupaten Pandeglang, tampak dari depan. (ISTIMEWA)

Jelang Purna Bakti Suaedi Kurdiatna, Figur Sekwan Pandeglang Selanjutnya Masih Teka-teki

Minggu, 10 Mei 2026 17:39 WIB
Ammar Zoni Pindah ke Nusakambangan, Begini Langkah Kuasa Hukumnya

Ammar Zoni Pindah ke Nusakambangan, Begini Langkah Kuasa Hukumnya

Senin, 11 Mei 2026 14:31 WIB
Kepala DPMPTSP Kabupaten Pandeglang, Ahmad Mursidi, jadi tersangka dalam kasus laka lantas maut di SDN Sukaratu 5, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang. (ISTIMEWA)

Kepala DPMPTSP Pandeglang Jadi Tersangka Kasus Laka Lantas SDN Sukaratu 5 Majasari

Selasa, 12 Mei 2026 18:25 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.