Selasa, 16 Juni 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Kak Seto Soroti Remaja Dipersekusi Usai Main Game Online di Serpong

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Senin, 23 Mei 2022 17:55 WIB
Rubrik Headline, Kota Tangsel, Metro Tangerang
Kak Seto Soroti Remaja Dipersekusi Usai Main Game Online di Serpong

BERI TANGGAPAN: Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi atau yang akrab dengan panggilan Kak Seto. (DOKUMENTASI/SATELIT NEWS)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.ID, TANGSEL—Kasus kekerasan terhadap remaja ABG oleh teman-teman sebayanya di Serpong Tangerang Selatan (Tangsel) beberapa hari lalu, mendapat perhatian serius Ketua Lembaga Perilindungan Anak Indonesia (LPAI), Seto Mulyadi.

Pria yang akrab dengan panggilan Kak Seto ini bukan hanya menyoroti soal pentingnya orang tua mendampingi anak-anaknya saat bermain dengan gadget. Dia juga menyoroti dampak dari lamanya masa pandemi Covid-19 yang membuat anak-anak menjadi lebih akrab dengan berbagai aplikasi permainan di android atau sejenisnya.

Menurutnya, kasus persekusi dan kekerasan yang dialami seorang anak remaja usia 16 tahun oleh teman-teman sebayanya di Serpong harus menjadi pelajaran bagi semua pihak, khususnya di Tangsel dan umumnya di seluruh Indonesia.

Aksi kekerasan tersebut menurutnya merupakan salah satu dari dampak pandemi yang cukup lama sehingga membuat kegiatan sosialisasi, edukasi dan lain sebagainya yang mengandung edukatif hampir tidak ada. Akhirnya, anak-anak masuk ke dalam suatu alat yang sebetulnya ada sisi-sisi positifnya tapi juga tidak sedikit isi negatifnya yaitu gadget, android atau sejenisnya.

Salah satu alat yang bisa membuat anak-anak asik karena tersalurkan dinamikanya yaitu game online pada gadget tersebut. “Kalau itu berlebihan dan tidak ada kontrol maka bisa berdampak negative, diantaranya adalah bullying, tindakan kekerasan, perundungan, persekusi atau jenis lainnya,” kata Kak Seto kepada Satelit News, saat dihubungi melalui ponsel genggamnya, Minggu (22/5/2022).

Dia mengingatkan kepada semua pemangku kepentingan pendidikan, mulai dari orang tua dan guru untuk bisa memberikan keseimbangan kegiatan supaya anak tidak sepenuhnya dikuasai oleh media social, atau gadget, kemudian anak bisa asik bermain tapi dampaknya kemudian bisa melahirkan berbagai pengaruh negatif seperti kekerasan, bullying dan sebagainya.

Baca Juga: PPA Tangerang Selatan: Sekolah Wajib Lapor Jika Terjadi Kekerasan

Dia mengaku sangat miris kasus kekerasan itu terjadi di Serpong Tangsel yang notabene kota tersebut telah meraih predikat Kota Layak Anak dan pernah meraih rekor MURI sebagai kota pertama di Indonesia yang seluruh RT-nya sudah memiliki Satgas Perlindungan Anak.

“Mohon diingatkan kembali supaya ini (Satgas Perlindungan Anak, Red) diaktifkan, masyarakat dilibatkan dalam upaya perlindungan anak, salah satu caranya dengan langkah-langkah preventif, bukan hanya setelah terjadi kasus baru kita ramai tapi dengan langkah sebelumnya, misalnya dengan sering melakukan pertemuan antara para orang tua, para wali, para pendidik dan lainnya untuk saling mengingatkan dan saling menyadarkan agar tetap waspada dan jangan lengah, jadi betul-betul jalin komunikasi yang efektif dengan anak-anaknya, ada pertemuan-pertemuan rutin, diskusi, ngobrol, rapat keluarga atau apa saja untuk mencegah anak agar tidak terlalu sering bermain gadget,” pesannya.

BeritaTerbaru

KANAN 1

Deretan Kios di Pondok Aren Terbakar, Kerugian Rp1,5 Miliar

Senin, 15 Jun 2026 15:35 WIB
seken h;

Pengusaha Tangsel Terpaksa Perkecil Ukuran Tempe

Senin, 15 Jun 2026 15:32 WIB
Atlet Bisa Kuliah Gratis, KONI Kabupaten Tangerang Gandeng Tanri Abeng University dan Politeknik Ismet Iskandar

Atlet Bisa Kuliah Gratis, KONI Kabupaten Tangerang Gandeng Tanri Abeng University dan Politeknik Ismet Iskandar

Senin, 15 Jun 2026 15:04 WIB
IMG_0887

Stasiun Batuceper dan Terminal Poris Plawad akan Terhubung Sky Bridge

Senin, 15 Jun 2026 13:53 WIB

Dia mengamati selama pandemi Covid-19 ini, orag tua cenderung membebaskan anak-anaknya bermain gadget tanpa pendampingan dan pengawasan. Padahal di dalam gadget tersebut terdapat banyak sekali aplikasi yang mengandung konten negative. Ibaratnya, sama saja orang tua membiarkan anak-anaknya makan apa saja. Tidak tahu jika makanan itu ada yang berkualitas dan bergizi, tapi ada juga racun yang berbahaya untuk kesehatan hidup si anak.

“Begitu juga dengan apa yang “disantap” oleh anak-anak di gadget itu ada yang positif dan ada juga yang negative sehingga bisa membuat anak bermasalah, kesehatan jiwanya terganggu, sekarang saja sudah berapa banyak yang dilaporkan anak-anak dirawat di rumah sakit jiwa akibat kecanduan gadget, itu salah satu dampaknya,” bebernya.

Dampak lainnya, akibat dari pengaruh gadget dan agresifitasnya yang tinggi akhirnya diledakkan melalui tindak kekerasan seperti bullying, perundungan, persekusi dan jenis lainnya seperti terjadi di Serpong.

Seperti telah diberitakan, seorang anak remaja menjadi korban kekerasan fisik oleh beberapa anak lainnya yang masih sebaya. Selain dibully, korban juga dipukuli dan dipaksa mematikan benda diduga rokok yang apinya masih menyala menggunakan lidahnya. Aksi penganiayaan itu direkam menggunakan kamera ponsel dan videonya viral di media sosial.

Baca Juga: Cara Menghapus Akun ML Permanen, Lengkap dan Aman untuk Pemula

Tempat kejadian perkara kasus perundungan itu diduga terjadi di wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Dalam video berdurasi sekitar 1 menit itu, tampak korban berjenis kelamin laki-laki duduk dan dikelilingi sejumlah pelaku. Korban dipaksa menjulurkan lidahnya oleh para pelaku. Kemudian pelaku meletakkan sebuah benda mirip rokok yang bara apinya masih menyala di lidah korban.

“Mana lidah lu, melet, melet,” kata pelaku yang menyundutkan bara api di rokok yang menyala ke lidah yang dijulurkan korban. Korban juga dipukuli hingga terdengar suara jeritan korban meminta ampun.

Kepala UPTD Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Tangsel Tri Purwanto saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Ia mengaku sudah melakukan penjangkauan terhadap korban. “Iya, sudah kita lakukan penjangkauan dan akan kita dampingin prosesnya,” katanya saat dihubungi awak media, Selasa (17/5/2022).

Korban kekerasan diketahui berinisial MZA (16). Peristiwa itu pada Minggu (15/5/2022) lalu di Serpong. Saat ini kasus tersebut telah ditangani Polres Tangerang Selatan. (jarkasih)

Tags: game onlineKekerasanpersekusi
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

IMG_20260615_133544
Headline

Tersesat Mencari Sang Ibu, Balita Ditemukan di Dekat TMP Taruna Tangerang

Senin, 15 Jun 2026 13:38 WIB
IMG_20260615_132524
Kota Tangerang

Dua Pelaku Pencurian Rumah Kos dan Motor Dibekuk

Senin, 15 Jun 2026 13:28 WIB
Ketua DPRD Kota Tangerang Berharap Kemen-LH Lakukan Sidak
Bola & Sport

Ketua DPRD Kota Tangerang Optimistis Pertahankan Gelar Juara Umum POPDA dan PEPARPEDA 2026

Senin, 15 Jun 2026 12:29 WIB
BKSAP DPR Minta Kabupaten Tangerang Seimbangkan Investasi dan Pelestarian Lingkungan
Kabupaten Tangerang

BKSAP DPR Minta Kabupaten Tangerang Seimbangkan Investasi dan Pelestarian Lingkungan

Minggu, 14 Jun 2026 21:46 WIB
Kementerian LH Layangkan Gugatan Perdata Rp 27 Miliar Kasus Cisadane
Kabupaten Tangerang

Kementerian LH Layangkan Gugatan Perdata Rp 27 Miliar Kasus Cisadane

Minggu, 14 Jun 2026 19:38 WIB
Apresiasi Pendonor, Pemkab Tangerang Gratiskan Biaya Transfusi Darah di RS
Kabupaten Tangerang

Apresiasi Pendonor, Pemkab Tangerang Gratiskan Biaya Transfusi Darah di RS

Minggu, 14 Jun 2026 19:29 WIB
PORDA XII PEPARPEDA IX Kota Cilegon
PT LKM WTP KAB TANGERANG
WTP Kab Tangerang
Dinkes Tangsel Selamat Idul Adha
DAMKAR Tangsel Selamat Idul Adha
BKPSDM Tangsel Selamat Idul Adha
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

IMG-20260612-WA0023

Bea Cukai Banten Sita 8,26 Juta Batang Rokok Ilegal, Tetapkan 1 Tersangka

Jumat, 12 Jun 2026 18:34 WIB
DIAMANKAN – Terduga tersangka pengedar narkotika jenis sabu, diamankan ke Mapolresta Serang Kota. (ISTIMEWA)

Diduga Edarkan Sabu, Warga Unyur Diamankan Ke Mapolresta Serang Kota

Rabu, 10 Jun 2026 18:13 WIB
RAPAT PARIPURNA – Bupati Serang Ratu Rahmatuzakiyah, menyampaikan pendapatnya dalam rapat paripurna tentang Revisi Perda Retribusi dan Pajak Daerah. (ISTIMEWA)

Optimalkan Pendapatan Daerah, Pemkab Serang Naikan Sejumlah Tarif Retribusi

Rabu, 10 Jun 2026 15:58 WIB
Warga Tangsel Keluhkan Kenaikan Harga Pertamax

Warga Tangsel Keluhkan Kenaikan Harga Pertamax

Rabu, 10 Jun 2026 16:15 WIB
PALING BAWAH

Muthmainah Tinggalkan Jabatan Ketua DPC PKB Tangsel Terpilih

Jumat, 12 Jun 2026 15:17 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.