SATELITNEWS.ID, TANGERANG—Persita Tangerang tak berkutik di hadapan PSIS Semarang pada laga grup A Piala Presiden 2022. Pendekar Cisadane dibantai 6-1 dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Manahan Solo, Senin (13/6) sore.
Kedua kesebelasan berupaya mencari celah untuk menembus pertahanan pada menit awal. PSIS Semarang mulai menguasai permainan dengan beberapa kali menciptakan peluang di lini pertahanan Persita.
Gol bagi PSIS tercipta pada menit ke-15. Oktavianus berhasil memanfaatkan bola liar yang dimentahkan kiper Persita Dede Sulaiman usai menggagalkan aksi Carlos Fortes. Dengan tendangan mendatar, mantan pemain Persebaya itu mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk PSIS.
Seusai gol tersebut, Persita mencoba menembus lini pertahanan PSIS. Namun tim asuhan Angel Alfredo Vera belum mendapatkan hasil maksimal.
Gol kedua justru datang lagi bagi PSIS pada menit ke-35. Menerima umpan lambung dari sisi kanan lapangan, kali ini Carlos Fortes bisa menaklukkan kiper Persita. Meski mendapat kawalan dua pemain, mantan pemain Arema FC ini bisa meneruskan bola ke dalam gawang.
Persita harus kehilangan Nelson Alom usai menjatuhkan Fortes. Ia menerima kartu merah dan Persita harus bermain dengan 10 pemain.
PSIS Semarang kembali tak terbendung. Menerima umpan dari Fortes, tendangan dari luar kotak penalti oleh Marukawa tak bisa dijangkau kiper Persita. Skor berubah 3-0 pada menit 40 untuk PSIS dan bertahan hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, kedua kesebelasan terlihat menurunkan tempo permainan pada menit-menit awal. Persita kesulitan mengembangkan permainan setelah kehilangan satu pemain.
Persita lagi-lagi harus kebobolan pada menit 51. Hadi Nur yang menerima umpan lambung berhasil keluar dari jebakan offside. Dengan tendangan yang keras, bola sepakan Hadi meluncur deras melewati kiper Persita. Skor menjadi 4-0.
Persita akhirnya bisa mengubah kedudukan pada menit 53. Pemain PSIS Wahyu melakukan handsball di dalam kotak penalti dan wasit langsung menunjuk titik putih. Fergonzi yang menjadi algojo sukses menjebol gawang PSIS dan mengubah kedudukan menjadi 4-1.
PSIS berhasil membalas lagi. Tim asuhan Sergio Alexandre ini memperlebar jarak lewat gol kedua Fortes pada menit 78. Menggiring bola dari sisi kanan, tendangan pemain asal Portugal ini gagal di blok sempurna oleh bek Persita. Bola pun meluncur ke dalam gawang dan skor berubah menjadi 5-1.
Tambahan gol lagi-lagi terjadi pada menit 89. Kali ini lewat penampilan Rachmad Hidayat yang menerima umpan dari sisi kanan. Gol dari Rachmad menjadi yang terakhir dalam laga ini. Laga PSIS Semarang vs Persita Tangerang pun berakhir dengan skor 6-1.
Pelatih Persita Alfredo Vera menyatakan pemainnya memiliki kesempatan mencetak gol pada babak pertama. Namun mereka gagal memanfaatkannya. Menurut mantan pelatih Persebaya Surabaya itu, kegagalan memaksimalkan peluang itu menjadi kesalahan fatal karena di lain pihak PSIS bermain lebih efektif.
“Ada kesalahan dari kita sendiri. Menurut saya itu bisa jadi normal karena baru mulai bertanding, ada banyak hal yang harus kita perbaiki,”ungkapnya.
Alfredo menyatakan akan melakukan evaluasi terhadap hasil pertandingan tersebut. Di saat yang sama, mantan allenatore Persipura Jayapura itu juga masih menunggu kedatangan dua pemain asing yang diyakini ndapat membawa tim bermain lebih bagus.
“Yang pertama kita masih kurang dua pemain asing. Yang kedua kita harus evaluasi pertandingan ini dan pertandingan berikutnya kita bisa kompak dan siap,”ungkapnya.
Pemain Persita Heri Susanto menyatakan PSIS bermain lebih baik dalam pertandingan tersebut. Dia berjanji Persita akan lebih siap dalam menghadapi pertandingan selanjutnya. (gatot)