SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG–Menanggapi sikap Pemerintah Pusat yang bakal menghapus tenaga honore pada 2023 mendatang, ribuan honorer tenaga teknis administrasi Kabupaten Pandeglang bakal memperjuangkan nasibnya dengan cara menggelar aksi unjuk rasa turun ke jalan.
Ketua Forum Honorer Teknis Administrasi Kabupaten Pandeglang, Yosep Gumilar menyatakan, dalam waktu dekat pihaknya bakal melakukan aksi unjuk rasa turun kejalan untuk memperjuangkan nasib para honorer.
“Saat ini kami sedang melakukan konsolidasi dengan semua rekan-rekan honorer teknis administrasi se-Kabupaten Pandeglang terkait rencana aksi unjuk rasa ke jalan,” kata Yosep, Selasa (14/6/2022).
Bahkan katanya, kemarin (Senin, 13/6/2022) ia sudah melakukan pertemuan dengan para ketua honorer teknis administrasi Organisasi Prangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pandeglang dan 35 Kecamatan yang tersebar di Kabupaten Pandeglang.
“Kami para honorer tenaga teknis administrasi Kabupaten Pandeglang, siap melakukan aksi turun ke jalan, hal itu kami lakukan untuk menuntut Pemerintah Pusat melalui Kemenpan RB terkait kejelasan nasib para honorer,” tegasnya.
Sejauh ini, pihaknya memperkirakan masa yang bakal ikut serta dalam unjuk rasa itu sebanyak 7 ribu orang honorer Se-Kabupaten Pandeglang.
Baca Juga: Bupati Pandeglang Dukung Kerja Sama Pelatihan Vokasi dengan BBPVP Serang
“Rencana aksi unjuk rasa besar-besaran yang akan digelar oleh para honorer tenaga teknis administrasi ini diperkirakan kurang lebih berjumlah 7 ribu orang,” ujarnya.
Selain akan melakukan aksi turun ke jalan tambahnya, para honorer teknis administrasi itu juga akan menggelar panggung aspirasi. “Dipanggung aspirasi itu nanti, kami bakal hadirkan Bupati Pandeglang dan Ketua DPRD Pandeglang, supaya bisa sama-sama berdialog,” pungkasnya.
Jadi tegasnya lagi, untuk rencana aksi itu pihaknya tinggal menunggu upaya dari Pemerintah Daerah (Pemda) Pandeglang sejauh mana memperjuangkan nasib honorer.
“Sampai sejauh mana Pemda Pandeglang memperjuangkan nasib para honorer ke Pemerintah Pusat, jika tidak ada kejelasan dari Pemerintah Pusat, kami pastikan 7 ribu honorer tenaga teknis administrasi siap turun ke jalan,” imbuhnya.
Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang, masih membutuhkan tenaga honorer. Khususnya, tenaga kesehatan (Nakes) dan guru.
Maka dari itu, Bupati Pandeglang Irna Narulita, akan menemui pejabat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) RI, soal kebijakan penghapusan pegawai honorer.
Baca Juga: Unma Banten Gelar Lokakarya dan Pameran UMKM Hasil KKN 2026
Kata Irna, ia tak menginginkan penghapusan honorer dipukul rata. Sebab, Pemkab Pandeglang masih sangat membutuhkan Nakes dan Guru.
“Ibu (Irna,red) akan negosiasi dengan MenPAN-RB. Supaya penghapusan honorer tidak dipukul rata, karena nakes dan guru sangat kami butuhkan,” kata Irna, Minggu (12/6/2022). (nipal)























