SATELITNEWS.ID SERANG – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Serang, mengajukan anggaran senilai Rp600 juta dari Dana Tak Terduga (DTT), untuk penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Kepala Distan Kabupaten Serang, Zaldi Dhuhana mengatakan, hingga 22 Juli hewan yang terpapar PMK sudah mencapai 350 ekor terdiri dari 81 Sapi dan 274 kerbau yang tersebar di 13 kecamatan.
Menurut Zaldi, jumlah hewan yang terpapar terus semakin banyak. Oleh karena itu perlu segera dilakukan penanganan.
“Kalau melihat tingkat kesembuhannya sudah mencapai 74 persen,” kata Zaldi, Senin (25/7/2022).
Zaldi menuturkan, untuk menangani penyebaran PMK pihaknya tengah mengajukan dana tak terduga senilai Rp600 juta. Ia pun mengaku telah meminta kejaksaan untuk penggunaan dan penganggarannya.
“Dari ibu Bupati sudah ACC untuk penggunaan dana TT, tinggal nanti masalah jumlah dan penggunaannya mendapat arahan dari ibu Bupati dan Kejaksaan. Jadi kalau kita tergantung dari kepala daerah, mungkin ada komponen komponen yang diefisiensikan,” tuturnya.
Baca Juga: Pemkab Serang Akan Gunakan Dana BTT Untuk Beli Tinta KTP Elektronik
Adapun untuk kegiatan penanganan PMK yang akan dilakukan pihaknya melalui dana TT tersebut kata Zaldi diantaranya untuk pelatihan tenaga vaksin setiap kecamatan dari Polsek 1 Orang, Koramil 1 Orang, Kecamatan 1 orang dan petugas pertanian kecamatan 1.
“Jadi per Kecamatan 4 orang dikali 29 kecamatan seKabupaten Serang, vaksin yang akan masuk pada tahap tiga ada 400 dan 5.800 sampai Desember. Kita akan coba vaksin ke peternak yang ada di Kabupaten Serang,” pungkasnya. (sidik)
























