SATELITNEWS.ID, CIPUTAT TIMUR—Proses pembangunan bedah rumah di wilayah Cireundeu telah berlangsung. Di tahun ini sedikitnya ada tujuh rumah yang dibedah.
Lurah Cireundeu Win Fadlianta menjelaskan baru saja mengecek proses pembangunan bedah rumah di lingkungan masyarakat. Ini bentuk dukungan kepada pemilik rumah agar senantiasa selalu bersyukur dalam proses pembangunan.
“Kami berpesan kepada mereka (penerima bedah rumah) supaya selalu merawat rumahnya nanti setelah jadi dan ditempati,” ujarnya.
Program bedah rumah sebagai wujud kehadiran pemerintah kepada masyarakat melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Tangerang Selatan. Mereka yang mendapatkan bedah rumah betul-betul tidak mampu.
“Pemerintah membangun rumah warga yang betul-betul tidak layak. Melalui usulan saat Musrembang dari tingkat kelurahan hingga kecamatan,” ujarnya.
Tentunya dengan persyaratan seperti tanah milik sendiri dengan luasan sesuai aturan dan lain sebaginya. Pembangunan rumah tidak layak huni juga melibatkan padat karya supaya dapat memberikan peningkatan ekonomi warga sekitar.
Baca Juga: Dapat Bantuan Bedah Rumah Dari Polri, Warga Pamarayan Kabupaten Serang Tak Henti Bersyukur
“Tukangnya warga sekitar sehingga kegiatan padat karya mampu menopang tubuhnya ekonomi di lingkungan,” bebernya.
Berikut rumah yang sedang dikerjakan Amat G RT 03/05, Endar RT 03/05, Nusik RT 03/05, Piping P di RT 04/05, Suriah RT 04/05, Juliyadi RT 01/05 dan Sumarso RT 01/10. Pembangunan melibatkan Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Kelurahan Cirendeu
Ketua BKM Cireundeu Yoko menambahkan program bedah rumah diharapkan agar betul-betul dapat dirawat dan dijaga dengan baik. (din/bnn/gatot)

















