Kamis, 11 Juni 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Dekan FEB Unis Tangerang Launching Buku “Strategi Marketing Mix Politik Dalam Pemenangan Pilkada”

Sebuah "Ramuan" Pemenangan Pilkada dari Kombinasi Praktisi dan Akademisi

Oleh Made Nusantara
Sabtu, 27 Agu 2022 13:38 WIB
Rubrik Headline, Kota Tangerang, Metro Tangerang, Sosok
Dekan FEB Unis Tangerang Launching Buku "Strategi Marketing Mix Politik Dalam Pemenangan Pilkada"

KOMBINASI PRAKTISI DAN AKADEMISI: Dekan FEB Unis Tangerang, Dr Asep Ferry Bastian memperlihatkan buku berjudul: Strategi Marketing Mix Politik Dalam Pemenangan Pilkada yang baru saja rilisnya. MADE/SATELIT NEWS.ID

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.ID, TANGERANG—Nama Dr Asep Ferry Bastian boleh jadi terdengar awam  di telinga masyarakat Kota Tangerang. Namun di kalangan pejabat, anggota DPRD hingga tokoh  politik kota Akhalqul Karimah, sepak terjangnya sudah tak diragukan lagi. Selama tiga periode dia  berhasil mengantarkan Arief R Wismansyah sebagai pemenang pilkada.

Dimulai ketika Arief masih mencalonkan diri sebagai wakil wali kota mendampingi Wahidin  Halim pada 2008. Tapi kemampuannya meramu strategi pemenangan makin teruji pada dua periode pasangan Arief-Sachrudin yakni tahun 2013 dan 2018. Dr Asep dipastikan selalu menjadi “otak  pemenangan” pasangan tersebut. Kini, dia baru saja melaunching sebuah buku berjudul  “Strategi Marketing Mix Politik Dalam Pemenangan Pilkada”.

Pria yang tak lain Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNIS Tangerang ini  menggabungkan pendekatan praktisnya sebagai ketua tim pemenangan serta keilmuan akademiknya  untuk berbagi “resep” mengantarkan pasangan calon kepala daerah berjaya dalam pilkada.

“Buku ini adalah intisari dari disertasi pada saat saya doktor ilmu marketing di Unversitas  Brawijaya Malang. Nah, itu tema-nya tentang pemasaran politik, judulnya “Marketing Mix Politik  dan Keputusan Memilih Kepala Daerah Melalui Persepsi Nilai dan Positioning Sebagai Variabel  Intervening, itu studi pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur Banten 2017,” terangnya  kepada Satelit News.Id.

Dari disertasi tersebut, ungkapnya, menghasilkan dua temuan baru, yakni persepsi nilai dan  positioning. Ada pun teori yang dipergunakan yaitu Teori Niffenegger.  Niffenegger sendiri  melahirkan produk politik, promosi politik, harga politik dan tempat politik. “Teori Niffenegger  diuji terhadap keputusan pemilih. Lahirnya temuan baru itu ada persepsi nilai dan positioning  tadi,” ujarnya saat ditemui di kampus, baru-baru ini.

Dari aspek persepsi nilai ujarnya, kandidat harus memiliki keunggulan daya saing, atribut politik, kualitas  figur, serta brand name. Sementara dari aspek positioning, kandidat mesti memiliki keunikan, ciri  khas, perbedaan dengan kandidat lain, kebaruan/inovasi dalam memimpin, dan karakter dinamis  dalam memimpin. “Jika dua aspek itu baik, maka akan berdampak positif terhadap keputusan pemilih,”tulisnya.

Baca Juga: Cemari Lingkungan, TPS Ilegal di Pinang Kota Tangerang Disegel

“Intisari dari disertiasi itu secara konsep teori disajikan di sini (buku) dengan bahasa yang lebih  populer, karena kalau menggunakan bahasa akademis tentu terlalu berat dicerna.  Kebetulan saya dulu wartawan dan suka menulis jadi saya ubah (gaya bahasanya). Tapi beda halnya ketika menulis  di kampus tentu nggak boleh pakai gaya tulisan wartawan,” ujarnya.

Secara konkret Dr Asep mencontohkan persepsi nilai, seperti misalnya ketika seseorang melihat figur, maka  sudah bisa menyimpulkan, seseorang pemimpin mempunya daya saing serta atribut yang  melekat dalam figur kandidat. “Sebagai tokoh apa dia. Misalnya kita melihat Pak Jokowi apa sih persepsi seseorang, begitu juga ketika melihat Pak Arief itu apa sih persepsi orang yang melihat. Ahok misalnya dia persepsinya apa, tegas  misalnya,” terangnya.

BeritaTerbaru

Jelang Pensiun, Sekdis Kominfo Kota Tangerang Hibahkan Seragam Dinas

Jelang Pensiun, Sekdis Kominfo Kota Tangerang Hibahkan Seragam Dinas

Kamis, 11 Jun 2026 15:29 WIB
Hapus Kesenjangan Kualitas Sekolah Negeri dan Swasta, Ini Langkah Disdik Kota Tangerang

Hapus Kesenjangan Kualitas Sekolah Negeri dan Swasta, Ini Langkah Disdik Kota Tangerang

Kamis, 11 Jun 2026 15:01 WIB
IMG_20260611_123453

13 Pemuda Ditangkap Usai Bacok Pelajar di Cibodas Kota Tangerang

Kamis, 11 Jun 2026 12:38 WIB
Demo Tuntut Usut Dugaan Korupsi BGN dan Evaluasi Total MBG di Kota Tangerang

Demo Tuntut Usut Dugaan Korupsi BGN dan Evaluasi Total MBG di Kota Tangerang

Rabu, 10 Jun 2026 20:35 WIB

Lebih jauh, akademisi yang kembali menumpuh studi (S-3) untuk kedua kalinya pada Program  Doktor (Ph.D) di Faculty of Technology Management and Technopreneurship, Universiti  Teknikal Malaysia (UTeM), Melaka (status cuti) pada 2018 serta pada tahun 2021 kembali menempuh studi (S-3)  Doktor Ilmu Politik di Universitas Nasional, Jakarta tersebut menyampaikan, pada BAB 1 sampai  BAB V dalam buku tersebut berisikan konsep teori dari pemasaran politik.  “Untuk BAB VI  sampai BAB VIII  itu berisi pengalaman praktik pilkada yakni 2008, 2013 dan 2018. Jadi sini  bercerita ketika memimpin pemenangan,” ujarnya.

Termasuk soal lingkaran dalam, jaringan dan kandidat sampai quick qount, real count  dan survei sampai dinamika meraih kemenangan. “Jadi belajar dari pemenangan pilkada 2013  dan 2018. “Jadi untuk pilkada 2008 dalam buku ini hanya disinggung sekilas. Selain itu juga belajar dari pemilihan  Pilgub Banten 2017.  Kalau itu hasil temuan riset (buku) sebetulnya di 2017 (Pilkada Banten), “ucapnya. Kebetulan dalam pilkada Banten hanya terdiri dua pasangan. “Tapi saya tidak membahas kandidat secara  spesifik, yang dibahas adalah persepsi pemilih terhadap keputusan untuk memilih,” jelasnya.

Secara garis besar buku ini terdiri dari BAB I yang berisi pedahuluan, BAB II menyangkut  dinamika politik di antaranya sejarah politik Indonesia, BAB III perihal Seluk Beluk Pemasaran,  BAB IV membedah pemasaran politik, BAB V memasarkan kandidat politik, BAB VI lingkaran  dalam dan jaringan kandidat, BAB VII memulai langkah kemenangan, BAB VIII dinamika  meraih kemenangan.

Dalam buku ini disertai kata pengantar dari Peneliti Pusat Riset Politik BRIN,Prof Dr Lili Romli,  serta Founder & CEO PolMark Indonesia Eep Saefulloh Fatah. Keduanya juga hadir sebagai narasumber saat bedah buku pada 25 Agustus 2022  lalu yang dilaksanakan secara daring.

Baca Juga: Anggaran Tersendat, 62 SPPG di Kabupaten Tangerang Setop Operasi

Dalam penjelasannya Prof Lili  Romli mengatakan, political marketing di Indonesia tumbuh subur menjadi praksis ketika pemilu  digelar secara langsung. “Dampaknya adalah kandidat mau tidak mau menjaring massa. Untuk  menjaring massa yang memilihnya itu adalah yang pertama dilakukan melakukan riset-riset  politik termasuk polling serta marketing politik. Ini dua-duanya saling berhubungan satu sama  lainnya,” jelasnya.

Sedangkan Eef Saefulloh Fatah mengatakan, harus diakui demokrasi di Indonesia adalah  demokrasi mahal. Bahkan jika dibandingkan dengan negara lain, sebut saja Malaysua demokrasi di Indonesia  termasuk salah satu yang paling boros. “Political marketing sering dianggap sebagai salah satu  sumbangan dari itu. Sesungguhnya, political marketing bukan penyumbang tetapi harus jadi  jalan keluar,” ujarnya. Mahalnya pemenangan ujarnya, bisa diefisiensi oleh political marketing.  “Political marketing bisa memulai kerjanya dengan riset-riset, termasuk di dalamnya persepsi  opini publik,” jelasnya. “Marketing politik itu sebetulnya lebih konsen kepada apa yang pemilih  inginkan,” jelasnya.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah juga menyampaikan sambutannya. Wali Kota mengungkapkan apresiasi kepada Dr Asep Ferry  Bastian yang berhasil meluncurkan buku pertamanya. Ia mengatakan buku ini menjadi spesial baginya karena mencatat sejarah perjalanan politik sejak awal mencalonkan sebagai Wakil Wali Kota Tangerang hingga terpilih sebagai wali kota  Tangerang dua periode. Bahkan, pada Pilkada  tahun 2018, dirinya yang ketika itu mencalonkan  diri sebagai wali kota dan berpasangan dengan Sachrudin sebagai wakil wali kota, hampir gagal  jelang pengambilan nomor urut.

Namun dengan berbagai upaya melalui gugatan, dirinya kembali masuk dalam daftar peserta dan  memenangi Pilkada 2018. “Buku ini mencatat juga sejarah mengenai perjalanan politik saya dan  kami sampaikan apresiasi kepada Kang Asep yang sudah menuliskannya dan jadi bagian sejarah  penting dalam perjalanan kota ini kedepan,” kata dia.

Dirinya berharap buku ini dapat diterima masyarakat dan memberikan pelajaran politik  kedepannya. Sebab dinamika politik setiap daerah itu berbeda dan memiliki ciri sendiri. “Buku  ini memberikan banyak edukasi politik bagi kita semua,” katanya. (made)

Tags: Buku Pemenangan PilkadaDekan FEB Unis TangerangDr Asep Ferry BastianStrategi Marketing Mix Politik Dalam Pemenangan Pilkada
Share5TweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Ajang “Pesona PGSD” UMT Jadi Ajang Pengembangan Kreativitas Calon Guru SD
Edukasi

Event “Pesona PGSD” UMT Jadi Ajang Pengembangan Kreativitas Calon Guru SD

Rabu, 10 Jun 2026 19:21 WIB
Kenaikan HET Belum Diumumkan, Harga MinyaKita di Lebak Sudah Rp 21 Ribu/Liter
Banten Region

Kenaikan HET Belum Diumumkan, Harga MinyaKita di Lebak Sudah Rp 21 Ribu/Liter

Rabu, 10 Jun 2026 18:51 WIB
Imbas Anggaran Tersendat, Operasional 62 SPPG di Kabupaten Tangerang Distop Sementara
Headline

Imbas Anggaran Tersendat, Operasional 62 SPPG di Kabupaten Tangerang Distop Sementara

Rabu, 10 Jun 2026 17:49 WIB
Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag Digugat Kader Muhammadiyah ke MK
Kota Tangerang

Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag Digugat Kader Muhammadiyah ke MK

Rabu, 10 Jun 2026 17:45 WIB
Tangsel Ajukan Hibah 13 Bus Sekolah Gratis ke Kementerian Perhubungan
Kota Tangsel

Tangsel Ajukan Hibah 13 Bus Sekolah Gratis ke Kementerian Perhubungan

Rabu, 10 Jun 2026 17:31 WIB
Pelaku Masih Buron, Keluarga Korban Kekerasan Seksual di Cipondoh Minta Bantuan Masyarakat
Headline

Pelaku Masih Buron, Keluarga Korban Kekerasan Seksual di Cipondoh Minta Bantuan Masyarakat

Rabu, 10 Jun 2026 17:14 WIB
PORDA XII PEPARPEDA IX Kota Cilegon
PT LKM WTP KAB TANGERANG
WTP Kab Tangerang
Dinkes Tangsel Selamat Idul Adha
DAMKAR Tangsel Selamat Idul Adha
BKPSDM Tangsel Selamat Idul Adha
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

Terancam Ditertibkan, Pedagang di Situ Bulakan Periuk Cuma Bisa Pasrah

Terancam Ditertibkan, Pedagang di Situ Bulakan Periuk Cuma Bisa Pasrah

Minggu, 7 Jun 2026 19:30 WIB
Tiga Proyek Peningkatan Fasilitas TPA Rawa Kucing Mulai Direalisasikan

Tiga Proyek Peningkatan Fasilitas TPA Rawa Kucing Mulai Direalisasikan

Sabtu, 6 Jun 2026 07:26 WIB
Diduga Sindir Ruben Onsu, Pihak Sarwendah Bikin Klarifikasi

Diduga Sindir Ruben Onsu, Pihak Sarwendah Bikin Klarifikasi

Jumat, 5 Jun 2026 16:46 WIB
BERSIHKAN SAMPAH – Sejumlah unsur gabungan, bergotong-royong membersihkan sampah di aliran Sungai Cibanteng, Serang. (ISTIMEWA)

Tumpukan Sampah Sempat Menyumbat Aliran Sungai Cibanten Serang

Minggu, 7 Jun 2026 16:35 WIB
MENDAMPINGI GUBERNUR : Kepala Dindikbud Provinsi Banten Jamaluddin (kiri), mendampingi Gubernur Banten Andra soni, menyampaikan program sekolah gratis kepada wartawan. (ISTIMEWA)

Pemprov Banten Menargetkan Kuota Sekolah Swasta Gratis 10 Ribu Siswa

Rabu, 10 Jun 2026 14:39 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.