SATELITNEWS.ID, JAKARTA—Pemerintah daerah diminta oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian untuk mewaspdai potensi inflasi. Salah satunya dengan memastikan rantai pasok pangan dan kebutuhan lainnya tidak terganggu.
Tito mengingatkan, rantai distribusi pangan menjadi salah satu hal yang harus dijaga pemda. Jangan sampai, ada pihak-pihak yang memanfaatkan situasi untuk kepentingan pribadi. “Mungkin ada yang nimbun, ya itu nggak boleh. Karena akan mengurangi rantai, mengganggu rantai distribusi, akibatnya bahan pokok jadi langka,” ujarnya dalam rapat koordinasi penanganan inflasi di Kantor Kemendagri, Jakarta Selasa (30/08/2022).
Jika itu terjadi, lanjut dia, maka masyarakat yang akan menjadi korban. Terkait potensi tindakan tersebut, Tito memastikan akan bertindak tegas, bahkan pidana. “Jadi ini harus dilakukan tindakan tegas,” imbuhnya. Kemendagri siap berkoordinasi dengan Satgas Pangan Mabes Polri.
Tito menambahkan, kondisi inflasi Indonesia saat ini relatif baik. Di mana data BPS mencatat inflasi ada di angka 4,94 persen. Angka tersebut, jauh lebih baik dibanding situasi negara-negara tetangga. Oleh karenanya, dia meminta daerah ikut menjaganya. Sebab, penanganan tidak cukup hanya dilakukan pemerintah pusat. “Bukan hanya karena kinerja pemerintah pusat, tapi gabungan dengan kinerja provinsi, 548 kabupaten/kota. Kita minta semua kabupaten/kota bergerak,” pungkasnya. (jpc)