Kamis, 23 Juli 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Pengusaha Kuteks Asal Ciledug Ini Tembus Pasar AS, Inggris Hingga Nigeria, Omzet-nya Sangat Menggiurkan

Oleh Made Nusantara
Minggu, 4 Sep 2022 14:17 WIB
Rubrik Bisnis, Headline, Life Style
Pengusaha Kuteks Asal Ciledug Ini Tembus Pasar AS, Inggris Hingga Nigeria, Omzet-nya Sangat Menggiurkan

Dewi Susilawati menunjukkan kuteks produknya. FOTO: ISTIMEWA

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.ID, TANGERANG—Kesulitan melahirkan kreativitas. Itulah yang dirasakan oleh Dewi Susilawati. Kendala ekonomi membuat perempuan asal Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang akhirnya menemukan ide berjualan yang banyak dipergunakan oleh perempuan namun tidak musiman.

Setelah melakukan berbagai riset termasuk berselancar di dunia maya, Dewi menemui jawaban bahwa perempuan Indonesia menyukai memakai kuteks atau cat kuku.   “Kalau pakaian musiman, jual kacang-kacangan, kurma juga musiman ramai hanya di Ramadan saja, setelah dicari-cari ternyata perempuan Indonesia rata-rata suka pakai kutek di berbagai aktivitas, ternyata dalam Islam juga ada anjurannya. Nah dari situ saya terinspirasi untuk membuka usaha cat kuku,” ujar Dewi belum lama ini.

Dewi pun membuat terobosan cat kuku yang diciptakannya menjadi solusi bagi perempuan muslimah agar dapat menggunakan kuteks tetapi juga dapat beribadah salat. “Kalau kuteks itu base- nya cat, enggak nembus ketika kena air wudhu sehingga tidak sah untuk salat, nah saya racik kutek pakai henna yang bahan bakunya terbuat dari daun pacar,” ungkap Dewi.

Produk kuteks henna yang dibuat Dewi ketika dicobakan ke kuku. FOTO: ISTIMEWA

“Sehingga perempuan dapat dua manfaat yaitu kukunya menjadi cantik sekaligus menjalankan sunnah sehingga dapat sehatnya dapat cantiknya dan enggak ribet ketika mau salat,” tambahnya lagi.

Dewi mengatakan, ilmu membuat kuteks henna didapatnya dari ahli henna ternama di Indonesia. Saat itu kebanyakan orang belajar untuk melukis henna. “Tetapi saya beda sendiri, datang untuk belajar membuat kuteks dari henna, dari kursus yang saya ikuti ditambah pengetahuan lainnya lalu saya mulai meracik sendiri kuteks henna,” kata dia.

Saat ini produk buatan Dewi menjadi pelopor kuteks henna di Indonesia yang telah memiliki sertifikasi halal dari MUI. Dengan 16 jenis warna yang diciptakan menjadikan produk Dewi bernama Queen Nail Henna sebagai kuteks Henna pertama dan satu-satunya di Indonesia yang memiliki pilihan warna terbanyak. “Orang taunya kuteks henna warna merah aja lalu berikutnya berbagai produsen mengeluarkan warna hitam, sementara produk kami sudah ada 16 pilihan warna,” katanya.

Baca Juga: Kekeringan Melanda Pagedangan Tangerang, 200 KK Krisis Air Bersih

Dewi memanfaatkan jaringan agen produk herbal yang pernah dijalani sebelumnya untuk memasarkan kuteks henna buatannya. Dari jaringan tersebut produknya disambut antusias dengan terus meningkatnya pesanan. Saat ini Dewi telah memiliki 66 agen di seluruh Indonesia bahkan di berbagai negara di dunia.

“Pemasaran juga dilakukan melalui media sosial dan website yang terhubung ke nomor WA agar penjualan bisa meluas ke mancanegara, tak disangka banyak pesanan dari luar negeri,” kata Dewi. Dewi menceritakan pesanan dari luar negeri bermula menerima Direct Message (DM) Instagram dari konsumen Warga Negara Nigeria. “Awal pesan 100 botol lalu repeat order 100 ditambah minta 1.000 botol untuk dikirim ke Bostwana mulai dari situ muncul pesanan dari berbagai negara seperti Amerika Serikat, Inggris hingga Singapura,” ungkap Dewi.

BeritaTerbaru

Sah! Nathalie Holscher dan Aripat Resmi Menikah

Sah! Nathalie Holscher dan Aripat Resmi Menikah

Rabu, 22 Jul 2026 17:46 WIB
DEKLARASI - Abuya Muhtadi Cidahu, beserta Ketua dan jajaran anggota DPRD Kabupaten Pandeglang, mendeklarasikan penolakan LGBT, di ruang Bamus DPRD Kabupaten Pandeglang, Rabu (22/7/2026). (ISTIMEWA)

Di DPRD Pandeglang, Abuya Muhtadi Cidahu Turun Langsung Deklarasi Menolak LGBT

Rabu, 22 Jul 2026 15:43 WIB
Nelayan yang Hilang di Lebak Ditemukan Tewas Mengapung

Nelayan yang Hilang di Lebak Ditemukan Tewas Mengapung

Rabu, 22 Jul 2026 15:31 WIB
RESES: Wakil Ketua DPRD Banten, Eko Susilo (tengah depan), menghadiri acara reses di Kota Serang. (ISTIMEWA)

Anggaran Tenaga Ahli Pemprov Banten Fantastis, Eko Susilo: Semua OPD Diminta Lakukan Evaluasi

Rabu, 22 Jul 2026 12:21 WIB

Dewi menambahkan, kuteks Henna racikannya terbuat dari bahan baku daun pacar yang berasal dari India. Menurutnya daun pacar belum ada di Indonesia sehingga ia pun harus mengimpornya dari negara tersebut.

Tak hanya daun pacar, untuk memenuhi komponen produknya yaitu botol, Dewi harus mengimpornya dari salah satu negara di Asia. ” Di Indonesia belum ada pembuatnya, ada penjualnya tetapi mereka juga impor sehingga kalau kita beli di mereka harganya lebih mahal maka itu kami beli langsung dari produsennya,” ujar dia.

Sebanyak 16 jenis warna produk Queen Nail Henna diracik sendiri oleh Dewi di rumahnya. Dewi dibantu dua pegawai untuk melakukan pengemasan sementara sang suami membantu dari sektor administrasi dan perizinan produk.

Dewi mengaku ilmunya telah beberapa kali diturunkan kepada pegawai dan kerabatnya namun tetap saja hasilnya tak sama dengam racikannya. ” Padahal takarannya sama tetap aja ada yang beda entah keenceran dan lainnya, seperti membuat kue beda tangan beda rasa,” tuturnya.

Baca Juga: Upaya Penyelundupan 50 Ribu Benih Bening Lobster Senilai Rp7,5 Miliar Digagalkan

Meski menjalani usaha dengan pesanan yang terus meningkat Dewi tetap bisa menjalani aktivitasnya sebagai ibu rumah tangga dengan 7 orang anak. ” Sampai saat ini saya tidak punya ART, semuanya berjalan lancar kuncinya manajemen waktu,” ungkapnya.

Dewi menambahkan, pencapaiannya saat ini bukan proses yang mudah, ia mengaku pernah ditipu saat mengurus berbagai keperluan bisnisnya. Kemudian pencapaiannya diperoleh dari berbagai kegagalan yang dilaluinya dengan kerja keras, ketekunan dan terus berinovasi serta tidak lelah belajar. “Banyak yang menjalani usaha ketika gagal sekali lalu kapok itu sulit meraih hasil jadi memang butuh ketekunan,” katanya.

Dari hasil kerja keras dan ketekunannya, setiap bulan Dewi mampu memproduksi 500-1000 botol kutek henna dengan meraup omset mencapai ratusan juta per bulannya. “Maksimal pernah mencapai omset 150 juta, ini dengan catatan masih diracik sendiri dan hanya dibantu 2 orang pegawai produksi,” kata Dewi.

Dewi terus meningkatkan usahanya salah satunya dengan memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh BPPOM. ” Kutek Henna termasuk kosmetik kelas 1 jadi ada persyaratan yang harus dipenuhi dalam produksinya, sementara untuk halalnya sudah dapat dari MUI,” katanya.

Dewi mengatakan hingga saat ini permintaan dari berbagai negara semakin bertambah. Produknya pun pernah mau diklaim oleh pelaku usaha di luar negeri, untuk mensiasatinya Dewi memesan botol yang telah tercetak merek sehingga tidak bisa dipalsukan ataupun diklaim milik orang lain. “Di botol juga sudah dilengkapi tulisan Made In Indonesia agar konsumen dimanapun memgetahui bahwa Queen Nail Henna adalah produk buatan Indonesia,” tutupnya.(made)

Tags: Kuteks Daun pacarKuteks HennaPengusaha Kuteks Asal Ciledug
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Headline

Dipicu Ekonomi dan Perselingkuhan, Kasus Cerai ASN di Kota Tangerang Capai 11

Rabu, 22 Jul 2026 12:01 WIB
Banten Region

Dua Terduga Begal di Lebak Babak Belur Dihajar Massa

Rabu, 22 Jul 2026 11:31 WIB
DJP Tegaskan Babinsa dan Bhabinkamtibmas Bukan Petugas Pajak
Bisnis

DJP Tegaskan Babinsa dan Bhabinkamtibmas Bukan Petugas Pajak

Rabu, 22 Jul 2026 11:03 WIB
Legislator Soroti Wacana TNI Awasi Pajak, Ingatkan Jangan Pakai Pendekatan Koersif
Bisnis

Legislator Soroti Wacana TNI Awasi Pajak, Ingatkan Jangan Pakai Pendekatan Koersif

Rabu, 22 Jul 2026 11:00 WIB
Buron ke Sumsel, Pelaku Curas di Tigaraksa Tangerang Dibekuk Polisi
Headline

Buron ke Sumsel, Pelaku Curas di Tigaraksa Tangerang Dibekuk Polisi

Selasa, 21 Jul 2026 22:49 WIB
Kemarau Melanda, Debit Air Sungai Cisadane Tangerang Menyusut
Headline

Kemarau Melanda, Debit Air Sungai Cisadane Tangerang Mulai Menyusut

Selasa, 21 Jul 2026 16:54 WIB
Selamat Hari Bhakti Adhyaksa ke 66 Dinkes Tangsel
Rustandi Fraksi Golkar DPRD Kota Tangerang

Berita Pilihan

MENGHADIRI ACARA : Gubernur Banten Andra Soni (kiri) didampingi istrinya Tinawati Andra Soni (kanan) menghadiri raker APPSI. (ISTIMEWA)

Gubernur Andra Soni Sebut UMKM Jadi Penggerak Perekonomian Masyarakat

Kamis, 16 Jul 2026 17:10 WIB
Musim Kemarau, Masyarakat Kota Tangerang Diminta Tak Bakar Sampah

Musim Kemarau, Masyarakat Kota Tangerang Diminta Tak Bakar Sampah

Senin, 20 Jul 2026 16:05 WIB
Krisis Air Masih Berlanjut, Warga Kranggan Minta Bantuan

Kekeringan di Banten Semakin Meluas, Ribuan Kepala Keluarga Terdampak

Selasa, 21 Jul 2026 16:37 WIB
2.600 Mahasiswa UMT Jalani KKN, Rektor Pesan Peserta Bisa Beradaptasi

2.600 Mahasiswa UMT Jalani KKN, Rektor Pesan Peserta Bisa Beradaptasi

Senin, 20 Jul 2026 14:38 WIB

Ribuan Pegawai Pemkot Tangerang Doakan Rusdi Alam dan Mustaya Hasyim

Senin, 20 Jul 2026 08:57 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.