SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Sebanyak 433 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI diberikan pelatihan di Aeon Mall, Kecamatan Pagedangan, melalui rangkaian program Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI), Senin (10/10). Hal itu dilakukan untuk menciptakan 4,4 juta lapangan kerja baru yang berkualitas.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Uno mengatakan, mekanisme program AKI ini mendorong pelaku UMKM untuk berkompetisi menciptakan lapangan kerja baru yang berkualitas. Katanya, dengan melalui ajang audisi ini, diharapkan dapat melahirkan pelaku UMKM champion yang punya daya saing tinggi menghadapi berbagai situasi sulit.
“Hal ini tentu sesuai dengan apa yang pemerintah targetkan, yakni pada 2023 dari 30 juta pelaku UMKM di Indonesia, sebanyak 62% telah terdaftar di e-commerce,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Uno kepada Satelit News, di Aeon Mall, Kecamatan Pagedangan, Senin (10/10).
Menurut pria yang akrab dipanggil mas menteri tersebut, peran UMKM sangatlah penting untuk meningkatkan perekonomian nasional. Maka dari itu, diperlukan peningkatan kapasitas pelaku UMKM. Salah satunya melalui digitalisasi, karena akan meningkatkan pemasaran dan capaian bisnis.
“Untuk mencapai tujuan kolektif ini, saya tekankan pentingnya upaya menyatukan peran pemerintah dan swasta, dalam kesempatan ini Shopee dapat bersinergi dengan baik,” katanya.
Head of Government Affairs Shopee Indonesia, Ade Mulya menegaskan, dukungan Shopee pada rangkaian acara AKI 2022 sebagai wujud komitmen #ShopeeAdaUntukUMKM dalam mendukung digitalisasi UMKM.
Baca Juga: Kekeringan Melanda Pagedangan Tangerang, 200 KK Krisis Air Bersih
“Sebagai perusahaan teknologi, Shopee ingin terus menjadi kawan dalam setiap perjalanan UMKM Indonesia, termasuk dalam proses digitalisasi dan pengembangan bisnis mereka,” ungkapnya.
Ade juga mengatakan, dalam pekan ini, pihaknya telah meresmikan Kampus UMKM Shopee Ekspor Bali. Selain itu, pihaknya juga mendukung penyelenggaraan World Conference on Creative Economy 2022.
“Kerja sama dengan AKI ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi UMKM lokal untuk perkembangan bisnisnya secara optimal,” harapnya.
Ade menjelaskan, suruh peserta AKI di tiap kota dan kabupaten, juga akan mendapat mentoring dari Shopee. Mencakup pelatihan dasar, seperti cara membuka toko online, hingga pelatihan lanjutan yang fokus pada pengembangan bisnis online melalui Bimbel Shopee.
“Nantinya, seluruh peserta AKI 2022 juga menerima pelatihan pembuatan QRIS ShopeePay sebagai salah satu metode pembayaran merchant yang akan digunakan di pameran AKI di berbagai kabupaten dan kota di Indonesia,” jelasnya.
Salah satu pelaku UMKM asal Surabaya, Aditya Tanjung mengatakan, bahwa pelatihan yang diselenggarakan oleh Shopee dan Kemenparekraf dalam rangkaian acara AKI 2022 memberikan banyak manfaat bagi bisnisnya.
Baca Juga: Gubernur Andra Soni Sebut UMKM Jadi Penggerak Perekonomian Masyarakat
Apalagi kata Aditya, mengenai strategi pemasaran secara digital. Hal itu lanjutnya, membuat jangkauan usahanya semakin luas melalui e-commerce. Selain itu, dirinya juga diberikan pelatihan terkait pemanfaatan kanal pembayaran digital, agar transaksi bisa lebih mudah dan aman.
“Tidak bisa dipungkiri, penjualan Eastmovin di Shopee cukup besar, mencapai 30% dari total omzet. Semua itu berkat iklan dan promo diskon yang saya pasang di Shopee, karena berkat iklan tersebut traffic ke toko jadi meningkat pesat, apalagi waktu campaign tanggal kembar,” pungkasnya. (alfian/aditya)
























