SATELITNEWS.COM, LEBAK—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak bakal memasang stiker bagi masyarakat penerima bantuan sosial (bansos) dengan tujuan agar tepat sasaran. Menyikapi rencana itu, Wakil Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lebak Acep Dimyati menyatakan dukungannya. Dia menilai kebijakan itu sudah tepat.
“Meski kurang elok dari sisi kemanusian, namun penempelan stiker di rumah penerima bansos diyakini dapat mengatasi persoalan tidak tepat sasarannya bantuan,” kata Acep Dimyati belum lama ini.
Rencana pemasang stiker yang bakal dilakukan Dinas Sosial (Dinsos) kepada masyarakat penerima bansos. Hal itu, menandakan bahwa rumah tersebut merupakan warga miskin. Menurut Acep, walapun tidak etis, tapi ada sisi positifnya yakni mencegah masyarakat mampu mendapatkan bantuan.
“Iya Kalau dari sisi kemanusian memang enggak etis, tapi demi bantuan tersebut supaya tepat sasaran memang harus dilakukan (pemasang stiker),” tegas politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.
Berkaca pada daerah lain, kata Acep, penempelan stiker keluarga miskin di rumah warga penerima bansos ternyata dapat mengurangi angka rumah tangga miskin. “Jadi ketika tidak ditempel stiker jumlah kemiskinan bisa mencapai 30 persen tapi setelah ada kebijakan pemasangan stiker angkanya hanya sekitar 10 persen,” ungkap politisi PKB ini.
Acep menegaskan tidak bisa menutup mata bahwa banyak keluarga yang seharusnya tidak masuk dalam kriteria penerima bantuan justru menikmati, dan sebaliknya keluarga yang seharusnya layak malah tidak mendapatkan.
Baca Juga: Minyakita Dikeluarkan dari Bansos, Dialihkan ke Pasar Rakyat
“Karena persoalan di kita adalah persoalan pendataan yang bermasalah. Stiker ini bisa membantu kita semua dalam mengontrol dan benar-benar memastikan apakah warga tersebut layak atau tidak sebagai penerima bansos,” terang Acep.
Lebih lanjut Acep menyebut, sudah banyak laporan mengenai bantuan pemerintah yang tidak tepat sasaran, akan tetapi seolah tidak ada cara yang bisa mengatasi persoalan tersebut. “Walaupun dari sisi kemanusiaan ini kurang etis, tapi semoga ini akan efektif agar bantuan benar-benar tepat sasaran dan tidak diselewengkan,” harapnya.
Sebelumnya, Kepala Dinsos Kabupaten Lebak, Eka Darmana Putra mengatakan, rencana bagi rumah warga di Kabupaten Lebak yang tercatat sebagai penerima bansos akan ditempel stiker bakal segera diusulkan.
“Tahun 2019 pernah, Insya Allah tahun ini kami usulkan lagi untuk dianggarkan penempelan stiker keluarga miskin penerima bansos,” kata Eka saat dihubungi melalui telepon selulernya, belum lama ini.
Eka menjelaskan, rumah warga yang bakal ditempel stiker keluarga miskin adalah warga penerima program keluarga harapan (PKH), bantuan pangan non tunai (BPNT) yang berubah menjadi program sembako, rumah sejahtera terpadu (RST), BPJS PBI, dan bantuan langsung tunai (BLT).
“Di samping daftar penerima bansos juga ditempel di kantor desa. Stiker ini ditempel untuk menjelaskan kepada masyarakat bahwa mereka adalah keluarga miskin/kurang mampu sehingga bansos benar-benar tepat sasaran,” jelasnya.(mulyana)
Baca Juga: 3.021 Penerima Bansos di Kota Tangerang Terindikasi Judi Online, Dinsos Tunggu Verifikasi Data
