SATELITNEWS.COM, TIGARAKSA–Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang menyatakan sebanyak 264 petani di wilayahnya menjadi korban puso atau gagal panen. Kegagalan itu disebabkan oleh kondisi cuaca yang tidak bisa Diprediksi sehingga berdampak terhadap tanaman pertanian,
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang, Asep Jatmika menjelaskan akibat puso terjadi di 7 wilayah kecamatan pada awal tahun ini. Luas lahan pertanian yang tidak bisa dipanen sekitar 113 hektar. Untuk mengurangi penderitaan petani, Pemkab Tangerang memberikan bantuan berupa pupuk bersubsidi kepada para petani yang gagal panen tersebut.
“Oleh karena hal tersebut, Bupati Zaki memberi bantuan pupuk bersubsidi berupa Pupuk Urea 10.208 Kg, Pupuk NPK Phonska 11.755 Kg), Pupuk Organik 640 Kg,” jelas Asep dikutip dari tangerangkab.go.id.
Sebelumnya diberitakan, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menyerahkan bantuan kepada para petani. Serta, melakukan kick off kegiatan vaksinasi LSD di Kantor UPT Pertanian Curug, Jumat (17/2).
Bupati Zaki mengatakan acara tersebut merupakan komitmen nyata pemerintah kepada masyarakat Kabupaten Tangerang, khususnya masyarakat desa yang terkena dampak puso (gagal panen) dan antisipasi penyakit LSD.
“Ini kami lakukan, semata-mata menyadari bahwa sektor pertanian yang berkelanjutan dan peternakan merupakan hal mendasar yang harus dilakukan. Selain untuk memenuhi kebutuhan pangan, memperluas lapangan kerja dan lapangan berusaha, juga untuk mengentaskan masyarakat dari kemiskinan,” jelas Bupati Zaki.
Baca Juga: Ribuan Hektare Sawah di Banten Terdampak Kekeringan, 223 Ha Puso
Bupati menambahkan bantuan benih padi dan bantuan ternak sapi berasal dari Dinas Pertanian Provinsi Banten dan juga UPTD Produksi Benih Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang. Demikian juga dengan vaksinasi LSD. Dia berharap membantu meringankan beban petani dan peternak di Kabupaten Tangerang.
Selain dari Provinsi Dinas Pertanian Banten dan Kabupaten Tangerang, Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang pun memberikan bantuan berupa pupuk organik serta Kementerian Pertanian dan PT. TUM untuk vaksinasi LSD. (alfian)

















