Senin, 28 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Masa Pandemi Corona, 4.320 Orang Pindah dan Datang di Kabupaten Tangerang

Oleh Deddy Maqsudi
Selasa, 5 Mei 2020 10:30 WIB
Rubrik Kabupaten Tangerang, Metro Tangerang
Masa Pandemi Corona, 4.320 Orang Pindah dan Datang di Kabupaten Tangerang

TIDAK ADA PELAYANAN TATAP MUKA: Tampak suasana loket pelayanan kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tangerang di Gedung Usaha Daerah (GUD) Pusat Pemkab Tangerang, Tigaraksa. Semua pelayanan dialihkan ke online, aplikasi WA dan SMS dengan jam pengajuan permohonan dari jam 08.00 - 14.00 WIB. (FAJAR ADITYA KUSUMA/SATELIT NEWS)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.ID, TIGARAKSA—Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tangerang Syafrudin mengaku cemas, dengan tingginya angka warga pindah dan datang ke Kabupaten Tangerang di tengah pandemi Covid-19 saat ini. Mengacu pada data layanan kependudukan, sejak awal Maret hingga April 2020 ada 4.320 orang mengajukan pindah dan datang ke Kabupaten Tangerang.

“Kekhawatiran kami di masa pandemi Covid-19 ini yakni masih tingginya penduduk yang pindah dan datang ke Kabupaten Tangerang. Sejak awal Maret sampai akhir pekan kemarin, yang pindah datang ada 4.320 jiwa, dengan jumlah KK 3.504. Ini kami ketahui saat mereka mengurus dokumen kependudukan dalam rentang waktu sekitar sebulan itu,” ujar Syafrudin kepada Satelit News, kemarin.

Lanjut Syafrudin, pihaknya khawatir warga yang datang ke Kabupaten Tangerang itu berasal dari zona merah Covid-19. “Memang mayoritas orang yang datang ke Kabupaten Tangerang itu dari Pandeglang, Lebak atau wilayah Banten lainnya. Ya harapan secara umum, bagi warga yang datang kami tidak membawa virus (corona, red),” ujarnya.

Namun dalam pemberian pelayanan, kata Syafrudin, pihaknya tetap memberikan pelayanan online atau tidak tatap muka. Menurutnya, jumlah warga pendatang itu termasuk yang teregister. Artinya, mereka sadar melapor ke Dinas Kependudukan dengan meminta datanya dimasukan ke Kabupaten Tangerang dan dibuatkan KTP. Demikian juga yang pindah keluar.

“Di luar itu masih banyak tidak teregister. Terbukti dengan jumlah penduduk Kabupaten Tangerang berdasarkan statistik itu hampir 3 juta lebih. Semengtara yang teregister di Dinas Kependudukan da Pencatatan Sipil Kabupaten Tanerang sekitar 2,7 jutaan. Ini aertinya masih banyan pendatang yang belum membuat atau melaporkan diri bahwa dia ada di Kabupaten Tangerang,” tegasnya.

Selain itu, sejak pandemi Covid-19, Disdukcapil Kabupaten Tangerang sudah memberlakukan pelayanan online dan menutup loket agar tidak ad apelatanan langsung. Upaya ini untuk menghindari kontak fisik dan menerapkan physical dan social distancing.

Baca Juga: Terkait Insiden Pembubaran Peribadatan, Pemkab Tangerang Jamin Keamanan Beribadah

“Pelayanan kami secara online, lewat aplikasi WhatsApp (WA) dan SMS atau pesan singkat. Alhamdulillah masyarakat bisa memahami. Karena kami juga menyampaikan pemberitahuan melalui baliho ataupun media sosial,” jelasnya.

Menurut Syafrudin, beralihnya pelayanan ke online justru jumlah pemohon masih tinggi, seiring tingginya kebutuhan masyarakat. “Selama kami melayani lewat aplikasi, tidak kurang minimal 300 pemohon yang masuk. Maksimalnya bisa 800 atau rata-rata 500-an. Alhasil, kami batasi pengajuan permohonan hanya dari jam 08.00 WIB sampai 14.00 WIB. Di luar jam itu, pemohon harus mengulang lagi input data via online atau WA esok hari, jika ingin diproses,” ungkapnya.

BeritaTerbaru

Fraksi Demokrat Setujui Perubahan APBD Kabupaten Tangerang 2026, Soroti SiLPA hingga Banjir

Fraksi Demokrat Setujui Perubahan APBD Kabupaten Tangerang 2026, Soroti SiLPA hingga Banjir

Senin, 28 Sep 2026 20:40 WIB
Sampah di Kali Sipon Cipondoh Bak Tak Pernah Berkesudahan

Sampah di Kali Sipon Cipondoh Bak Tak Pernah Berkesudahan

Senin, 28 Sep 2026 19:25 WIB
Bunuh Perempuan Muda di Ruko Cipondoh, Seorang Pria Dibekuk Polisi

Bunuh Perempuan Muda di Ruko Cipondoh, Seorang Pria Dibekuk Polisi

Senin, 28 Sep 2026 18:34 WIB
Maulidur Rasul Fest 1448 H di Citra Raya, Perkuat Masjid sebagai Pusat Peradaban

Maulidur Rasul Fest 1448 H di Citra Raya, Perkuat Masjid sebagai Pusat Peradaban

Senin, 28 Sep 2026 17:26 WIB

Syafrudin mengaku, jika jam pelayanan tidak dibatasi maka jumlahnya akan membludak. Bahkan kata dia, masih ada warga yang mengirim data tengah malam. Lanjutnya, selama April kemarin ini jumlah pemohon KTP saja, yang masuk 6.800 dan sudah dicetak 5425-an.

Lanjut Syafrudin, bagi KTP yang sudah dicetak bisa didistribusikan langsung ke masyarakat. Kata dia, ada 2.629 KTP yang sudah didistribusikan melalui petugas Disdukcapil ke kecamatan. “Nanti aparatur kecamatan bisa berkoordinasi dengan pemerintah desa terkait. Distribusinya ini masih berjalan. Jadi warga tidak perlu berkumpul untuk mengambil KTPnya,” jelasnya.

Sejalan dengan Peraturan Bupati Tangerang dan surat dari Dirjen Kependudukan bahwa Dinas Kependudukan harus mendukung pelayanan, meski di masa pandemi Covid-19. “Kami coba jajaki untuk distribusi KTP dengan PT Pos atau jasa pengiriman lainnya. Saya sudah usul ke Pak Bupati, artinya bisa dianggarkan untuk pelayanan di masa Covid-19 ini,” pungkasnya. (aditya)

Tags: disdukcapil kabupaten tangerangpandemi coronapandemi covid-19pemkab tangerangpenduduk pindah dan datang
Share1TweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Antisipasi Banjir, Pemkot Tangerang Terus Normalisasi Sungai
Headline

Antisipasi Banjir, Pemkot Tangerang Terus Normalisasi Sungai

Senin, 28 Sep 2026 17:21 WIB
Hujan Tak Kunjung Turun, 300 KK di Sodong Tigaraksa Krisis Air Bersih
Kabupaten Tangerang

Hujan Tak Kunjung Turun, 300 KK di Sodong Tigaraksa Krisis Air Bersih

Senin, 28 Sep 2026 17:07 WIB
Buka Porsadin VII Kabupaten Tangerang, Bupati Dorong Santri Berprestasi
Kabupaten Tangerang

Buka Porsadin VII Kabupaten Tangerang, Bupati Dorong Santri Berprestasi

Senin, 28 Sep 2026 16:59 WIB
Tahun Depan, Pemkot Tangsel Tetap Anggarkan Gaji 6.000 Lebih PPPK
Kota Tangsel

Minimnya Retribusi Sampah Disorot DPRD Tangsel, Ini Kata Benyamin Davnie

Senin, 28 Sep 2026 16:19 WIB
Tahun Depan, Pemkot Tangsel Tetap Anggarkan Gaji 6.000 Lebih PPPK
Kota Tangsel

Tahun Depan, Pemkot Tangsel Tetap Anggarkan Gaji 6.000 Lebih PPPK

Senin, 28 Sep 2026 16:08 WIB
Bantuan Modal Usaha Rp20 Juta, 102 Calon Penerima Diverifikasi Dinsos Kota Tangerang
Kota Tangerang

Bantuan Modal Usaha Rp20 Juta, 102 Calon Penerima Diverifikasi Dinsos Kota Tangerang

Senin, 28 Sep 2026 15:40 WIB
Selamat dan Sukses Wisudawan wisudawati Universitas Muhammadiyah Tangerang
Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni
Pajak Daerah BAPENDA Tangerang Selatan
Selamat Memperingati HARHUBNAS 2026 DinHub Kab Tangerang

Berita Pilihan

Jelang Porprov, KONI Kabupaten Tangerang Tambah Dua Anggota Baru

Jelang Porprov, KONI Kabupaten Tangerang Tambah Dua Anggota Baru

Minggu, 27 Sep 2026 21:25 WIB
Kepala DPMD Provinsi Banten, Gunawan Rusminto. (ISTIMEWA )

538 Desa di Banten Ajukan Bankeu, Batas Akhir Pengajuan Bulan Oktober

Kamis, 24 Sep 2026 15:18 WIB

DPMPTSP Kabupaten Serang Sosialisasikan Raperbup ke 100 Pengusaha

Sabtu, 26 Sep 2026 11:58 WIB
Belgia vs Prancis, Cari Solusi Lini Depan

Belgia vs Prancis, Cari Solusi Lini Depan

Minggu, 27 Sep 2026 21:37 WIB
BERKUNJUNG : Gubernur Banten Andra Soni, mengunjungi kediaman keluarga Arie Basuki, jurnalis merdeka.com yang hilang kontak di Selat Sunda, di Palem Ganda Asri Limo, Kota Depok, Provinsi Jawa Barat, Jumat (25/9/2026). (ISTIMEWA)

Beri Dukungan Moril, Gubernur Andra Kunjungi Keluarga Dua Jurnalis yang Hilang di GAK

Sabtu, 26 Sep 2026 17:20 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.