Kamis, 10 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Wow! Banten Peringkat 9 Nasional Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

Oleh Mardiana Tirtalaksana
Selasa, 7 Mar 2023 17:01 WIB
Rubrik Banten Region, Headline, Pemprov Banten
Wow! Banten Peringkat 9 Nasional Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

Kepala DP3AKKB Provinsi Banten, Siti Ma’ani Nina. (LUTHFI/SATELITNEWS.COM)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, SERANG–Provinsi Banten masuk peringkat sembilan nasional, sebagai daerah dengan tingkat kekerasan terhadap perempuan dan anak. Ini merupakan prestasi tertinggi dalam sejarah, dimana Provinsi Banten dianggap sebagai daerah darurat kekerasan.

Peringkat kesembilan itu, berdasarkan lansiran dari data Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI PPA). Dimana, posisi Provinsi Banten berada di nomor 9 tingkat nasional dengan jumlah kekerasan perempuan dan anak paling tinggi. Provinsi Banten, hanya lebih baik satu tingkat di bawah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam data SIMFONI PPA, Provinsi Banten melaporkan ada 1.131 kasus kekerasan perempuan dan anak selama tahun 2022, dengan korban laki-laki 168 orang dan korban perempuan 1.005 orang. Sementara, tiga daerah dengan tingkat paling tinggi angka kekerasan perempuan dan anaknya Se-Indonesia yaitu, Jawa Timur dengan 2.367 kasus, Jawa Tengah dengan 2.204 kasus, dan Jawa Barat dengan 2.001 kasus.

Sebanyak 1.131 kasus kekerasan perempuan dan anak selama tahun 2022, yang terjadi di Provinsi Banten itu tersebar di 8 kabupaten/kota yaitu, Kabupaten Pandeglang 47 kasus, Kabupaten Lebak 149 kasus, Kabupaten Tangerang 91 kasus, Kabupaten Serang 143 kasus, Kota Cilegon 156 kasus, Kota Tangerang 234 kasus, Kota Tangsel 230 kasus, dan Kota Serang 81 kasus.

Kasus kekerasan pada perempuan dan anak di Provinsi Banten, memang mengalami kenaikan cukup signifikan dari tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan data yang sama, pada tahun 2018 jumlah kasus 430, tahun 2019 ada 536 kasus, tahun 2020 ada 472 kasus, tahun 2021 ada 829 kasus, dan pada tahun 2022 melonjak menjadi 1.131 kasus.

Masih berdasarkan data data SIMFONI PPA, tempat terjadinya kekerasan pada perempuan dan anak secara umum di Indonesia terjadi di rumah tangga dengan 2.859 kasus. Disusul kemudian tempat lainnya dengan 991 kasus, fasilitas umum dengan 373 kasus, sekolah dengan 264 kasus, dan tempat kerja dengan 59 kasus.

Baca Juga: Latih Fasilitator Pencegahan Kekerasan, DKBPPPA Kabupaten Serang Dibantu PBB

Adapun jumlah korban, berdasarkan lokasi terjadinya tindak kekerasan, juga paling banyak ada di rumah tangga dengan 3.052 kasus. Disusul kemudian tempat lainnya dengan 1.047 kasus, fasilitas umum dengan 409 kasus, sekolah dengan 320 kasus, dan tempat kerja dengan 65 kasus.

Dilihat dari jenis kekerasan yang dialami perempuan dan anak, yang paling banyak merupakan kekerasan seksual dengan 1.980 kasus, kekerasan psikis dengan 1.447 kasus, dan kekerasan fisik dengan 1.446 kasus.

BeritaTerbaru

Jurnalis Asal Tangsel Hilang di Kawasan GAK, Ketua RT Berharap Ditemukan Selamat

Jurnalis Asal Tangsel Hilang di Kawasan GAK, Ketua RT Berharap Ditemukan Selamat

Rabu, 9 Sep 2026 21:13 WIB
Pemkot Tangerang Selatan Putuskan Tak Perpanjang PJJ

Pemkot Tangerang Selatan Putuskan Tak Perpanjang PJJ

Rabu, 9 Sep 2026 20:53 WIB
Di Acara Raker Bapera, Gubernur Andra Ajak Pemuda Bangun Banten

Di Acara Raker Bapera, Gubernur Andra Ajak Pemuda Bangun Banten

Rabu, 9 Sep 2026 19:49 WIB
KLARIFIKASI -- Ketua IKAFA, Eri Sunarya, sampaikan klarifikasi. (ISTIMEWA)

Beredar ‘Iuran Alumni’ di Wisuda Faletehan, IKAFA Klarifikasi

Rabu, 9 Sep 2026 19:45 WIB

Bila melihat kedua data tersebut, rumah tangga yang seharusnya menjadi tempat aman bagi perempuan dan anak malah menjadi lokasi paling banyak terjadinya tindak kekerasan.

Masih berdasarkan data yang sama, bila melihat dari usia, korban paling banyak berusia 13-17 tahun dengan jumlah 1.688 kasus dan yang paling banyak adalah anak usia 1.395.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Kependudukan dan Keluarga Berencana (DP3AKKB) Provinsi Banten, Siti Ma’ani Nina, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa Banten masuk ke dalam 10 besar nasional dengan tingkat kekerasan perempuan dan anak paling tinggi.

Meski demikian, dia mengingatkan, bahwa jumlah itu bisa jadi hanya fenomena gunung es yang tidak mencerminkan realita yang sesungguhnya.

Baca Juga: Per April 2026, Polres Pandeglang Terima 31 Laporan Dugaan Kekerasan Perempuan dan Anak

“Sebab, masih ditemukan ada kasus kekerasan seksual pada anak berakhir dengan damai atau korban tidak mau melaporkan karena pelaku masih sanak famili. Karena itu, dia mengingatkan agar para korban melaporkan setiap tindak kekerasan yang terjadi pada perempuan dan anak,” ujar Nina, Selasa (7/3/2023).

Terkait data yang dirilis SIMFONI PPA, Nina mengatakan, bahwa jumlah itu adalah jumlah kasus yang ditangani oleh DP3AKKB Provinsi Banten. Dengan penanganan itu, dinas memberikan perlindungan kepada korban, baik pendampingan psikologi maupun lainnya.

“Itu yang kita selamatkan, penanganannya,” katanya.

Diakui Nina, sepanjang tahun 2022 sebanyak 646 kasus yang ia selamatkan. Dalam artian, para korban kekerasan melaporkan Tindakan yang dialaminya dan kemudian pihaknya melalukan berbagai Langkah penanganan seperti pendampingan psikologis kepada korban, Kesehatan dan Pendidikan sampai trauma yang mereka alami hilang.

“Adapun untuk para pelaku, kita serahkan sepenuhnya kepada APH yang menangani,” pungkasnya.

Sebelumnya, Komnas Perlindungan Anak (PA) Provinsi Banten, menyoroti terkait dengan maraknya kasus kekerasan yang banyak ditemukan di dunia Pondok Pesantren pada awal tahun 2023 ini. Bahkan mirisnya, pelaku kekerasan seksual itu dilakukan oleh pengasuh dan pimpinan Pondok itu sendiri.

Ketua Komnas PA Provinsi Banten Hendri Gunawan merinci, setidaknya ada lima kasus kekerasan seksual yang menimpa para santri di awal tahun 2023 ini, yang terdiri dari kasus di Ponpes Kecamatan Kasemen, Kota Serang yang menimpa seorang santriwati yang sampai melahirkan di pondok.

Kemudian di Ponpes Kecamatan Tanara, yang juga pelakunya merupakan pimpinan Ponpes. Selain itu, Ustadz di Pesantren Petir juga dilaporkan terlibat dalam kasus kekerasan seksual. Kasus kekerasan seksual juga dilaporkan terjadi salah satu pesantren di Bandung, Kabupaten Serang.

Pelaku kekerasan seksual dalam beberapa kasus terakhir adalah pengasuh dan pimpinan pesantren, bahkan tokoh agama yang seharusnya menjadi teladan bagi para santri.  “Oleh karena itu, diperlukan upaya serius dalam menangani kasus kekerasan seksual di pesantren,” kata Hendri. (mg2)

Tags: DP3AKKB Provinsi Bantenkasus kekerasan perempuan dan anakSiti Ma'ani Nina
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

DIKELUHKAN -- ETLE terpasang di Jalan Soekarno-Hatta atau yang di kenal Jalan Bypass, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak. (MULYANA/SATELITNEWS.COM)
Banten Region

Tak Pernah ada Edukasi, ETLE di Jalan Bypass Lebak Dikeluhkan Masyarakat

Rabu, 9 Sep 2026 19:22 WIB
BELAJAR DARI RUMAH -- Seorang pelajar di Desa Sukamekarsari, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, melakukan belajar dari rumah didampingi orang tuanya, usai Pemkab Lebak memberlakukan PJJ yang kembali di perpanjangan sampai 11 September 2026, Rabu (9/9/2026). (MULYANA/SATELITNEWS.COM)
Banten Region

Dampak Erupsi GAK Masih Terasa, Pemkab Lebak Perpanjang Kebijakan PJJ

Rabu, 9 Sep 2026 19:17 WIB
LOKAKARYA MULTIPIHAK -- Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kabupaten Lebak, Irvan Suyatupika, saat menggelar acara Lokakarya Mutlipihak I "SIMPUL MANTAPS", di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Lebak, Rabu (9/9/2026). (MULYANA/SATELITNEWS.COM)
Banten Region

Cara Baru Menata Sampah Jadi Berkah, DLH Lebak Gagas SIMPUL MANTAPS

Rabu, 9 Sep 2026 19:13 WIB
MENYAMPAIKAN KETERANGAN : Kapolda Banten Irjenpol Hengki menyampaikan keterangan kepada wartawan. (ISTIMEWA)
Banten Region

Belum Ditemukan, 250 Personel Dikerahkan untuk Mencari Wartawan Hilang

Rabu, 9 Sep 2026 15:31 WIB
MENDATANGI POS SAR : Kapolda Banten Irjenpol Hengki, mendatangi pos SAR untuk mengetahui perkembangan pencarian lima wartawan yang dikabarkan hilang. (ISTIMEWA)
Banten Region

Polda Banten Siapkan Pos Antemortem Dalam Pencarian Wartawan Hilang Kontak

Rabu, 9 Sep 2026 15:25 WIB
SPPG KOLELET -- Para pegawai SPPG Kolelet, Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang, sedang menyiapkan menu. (ISTIMEWA)
Banten Region

Sesuaikan Standar Gizi Seimbang, SPPG Kolelet Pandeglang Sajikan Menu Variatif

Rabu, 9 Sep 2026 14:46 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

PATROLI MALAM - Anggota Polsek Rangkasbitung, saat melakukan patroli di Jalan Multatuli Rangkasbitung. (MULYANA/SATELITNEWS.COM)

Patroli Jalanan Kota Rangkasbitung Dimasifkan, Balap Liar dan C3 Diburu

Selasa, 8 Sep 2026 20:02 WIB
MELAKUKAN PENCARIAN : Tim gabungan, melakukan pencarian terhadap delapan orang, yang diduga hilang di perairan Selat Sunda. (ISTIMEWA)

Tim Gabungan Perluas Area Pencarian 5 Jurnalis yang Hilang Kontak

Rabu, 9 Sep 2026 11:14 WIB
Lapangan Basket Ahmad Yani Kota Tangerang Ditutup Sementara

Lapangan Basket Ahmad Yani Kota Tangerang Ditutup Sementara

Selasa, 8 Sep 2026 20:01 WIB
ASN Pemkab Lebak, sedang mengikuti apel pagi. (ISTIMEWA)

Nasib 3.508 PPPK Paruh Waktu Lebak Menggantung

Selasa, 8 Sep 2026 20:08 WIB
Pemkab Lebak Alokasikan Rp75 Miliar untuk Pilkada 2029

Pemkab Lebak Alokasikan Rp75 Miliar untuk Pilkada 2029

Senin, 7 Sep 2026 19:37 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.