SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Juventus vs Inter Milan berakhir imbang 1-1 di laga leg pertama semifinal Coppa Italia. Gol penalti Romelu Lukaku di menit akhir buyarkan kemenangan Si Nyonya Tua.
Juventus vs Inter tersaji di Allianz Stadium untuk melakoni laga semifinal leg pertama pada Rabu (5/4) dinihari WIB. Tuan rumah membuka peluang di menit ke-4. Angel Di Maria beraksi. Ia melepas tembakan mendatar terukur. Namun, usahanya masih bisa dibendung Samir Handanovic.
Pada menit ke-19, Inter berusaha mengancam dari tendangan bebas Federico Dimarco. Upaya Dimarco belum berbuah hasil karena masih bisa diamankan oleh Mattia Perin.
Juventus yang lebih banyak menunggu justru bisa mencetak gol di menit ke-83. Mereka memecah kebuntuan lewat serangan cepat. Manuel Locatelli bisa menyundul bola umpan silang untuk mengarahkannya ke Juan Cuadrado yang muncul dari belakang. Sepakan keras Cuadrado menggetarkan jala Handanovic.
Drama terjadi di menit akhir laga. Bremer melakukan handball saat berusaha menghalau bola di kotak penalti. Wasit langsung menunjuk titik putih. Romelu Lukaku yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan baik. Tembakannya ke arah tengah mengecoh Perin.
Sempat terjadi keributan antar pemain kedua tim. Wasit mencabut kartu merah untuk Handanovic dan Cuadrado. Skor 1-1 menutup 90 menit. Leg kedua bakal berlangsung 27 April mendatang di kandang Inter.
Pelatih Juventus Massimiliano Allegri menerima hasil seri melawan Inter Milan di Coppa Italia. Meski demikian, Allegri menilai gol Romelu Lukaku seharusnya bisa dihindari. “Ini mengecewakan, pertandingan selesai dan kami seharusnya menekan mereka lebih tinggi, Kostic seharusnya lebih pintar dan mendekat ke Dumfries, lalu ada kesalahan naif, tapi secara keseluruhan ini pertandingan yang seimbang dan imbang hasil yang adil,” ujar Allegri kepada Sport Mediaset.
“Kedua tim punya peluang dan menguasai bola, itulah sepakbola. Kami tahu leg kedua akan menentukan, tapi tetap saja kebobolan gol seperti itu di 20 detik terakhir pertandingan seharusnya bisa dihindari.”
“Positifnya adalah para pemain bersemangat dan marah setelah gol itu, tapi mereka harus memanfaatkannya untuk belajar dari pengalaman dan tak mengulangi kesalahan,” katanya.
Juventus akan gantian tandang ke markas Inter Milan di Giuseppe Meazza dalam pertandingan leg kedua semifinal Coppa Italia pada Kamis (27/4/2023) dini hari WIB.
Sementara itu, Romelu Lukaku dikartu merah usai merayakan golnya ke gawang Juventus di Coppa Italia. Pelatih Inter Milan Simone Inzaghi menilai Lukaku tak seharusnya dihukum.
Usai membobol gawang Mattia Perin, Lukaku merayakan golnya di hadapan suporter Juventus dengan menaruh jari telunjuk di mulut. Lukaku kemudian juga terlihat mengucapkan beberapa kata ke arah penonton.
Selebrasi tersebut membuat Lukaku mendapat kartu kuning kedua dari wasit. Alhasil, striker asal Belgia itu dapat kartu merah dan dipastikan absen di leg kedua, Kamis (27/4) dini hari WIB.
“Yang terjadi adalah selebrasi Lukaku disalahartikan. Dia selalu merayakan gol dengan cara seperti itu, sayangnya itu memantik keributan yang tidak enak dilihat dan akan membuat kami kehilangan pemain penting seperti Lukaku dan Handanovic di leg kedua,” ujar Inzaghi kepada Sport Mediaset.
Gol Lukaku itu kemudian menjadi awal dari keributan antara pemain Juventus dan Inter. Wasit kemudian kembali mengeluarkan kartu merah, kali ini untuk Samir Handanovid dan Cuadrado.
Laporan yang beredar menyebut bahwa perayaan gol Lukaku itu sebagai bentuk reaksinya terhadap nyanyian rasis dari suporter Juventus. “Jelas kami merasakan itu, tapi saya melihatnya lebih dari itu dan melihat seorang pemain yang mencetak gol, merayakannya, dan semua berawal dari sana,” ucap Inzaghi.
“Sekarang saya harus berpikir jernih dan berpikir bahwa selebrasi Lukaku, yang selalu seperti itu, merampas pemain penting dari kami. Pertandingan sangat tenang dan adil sampai menit ke-95,” katanya. (dm)