SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Laga big match terlalu dini bakal tersaji di Stadion Ettihad kala Manchester City menjamu Bayern Munchen dalam leg pertama babak perempatfinal Liga Champions 2023, Rabu (12/4/2023) pukul 02.00 Wib. Laga berpotensi sangat menarik, lantaran kedua kubu sama-sama punya karakter menyerang.
Manchester City didukung oleh deretan pemain yang tengah menunjukkan tren performa bagus. Sementara skuad Munchen dinilai tetap punya kapasitas untuk menundukkan sesama tim besar.
City secara tak langsung mengirim sinyal bahaya kepada Bayern, melalui performa apik beberapa penggawa mereka, seperti Erling Haaland dan Kevin De Bruyne. Dua nama ini baru saja mengukir pencapaian penting ketika Man City menang atas Southampton 4-1, pekan lalu. Brace yang dicetak Haaland ke gawang Soton menambah jumlah golnya musim ini menjadi 44. Dari jumlah tersebut, 30 gol di antaranya ia ukir di ajang EPL.
Haaland menyamai rekor Ruud van Nistelrooy (2002/2003) dan Mohamed Salah (2017/2018), jajaran pemain lain yang membukukan 30 gol dalam satu musim EPL. Berbeda dengan Haaland, Kevin De Bruyne menorehkan rekor dalam hal assist. Umpan silang KDB yang berbuah gol pertama Haaland menandai jumlah assist ke-100 KDB di EPL. Rekor itu dibuat KDB hanya melalui total 237 pertandingan Liga Inggris, atau paling cepat di EPL.
“Alasan dia mencapai 100 assist lebih cepat dari siapapun dalam sejarah Premier League, adalah karena dia sangat luar biasa,” puji Pep Guardiola kepada De Bruyne.
Performa Haaland dan KDB yang tengah on fire mendukung kesiapan City untuk menatap pertandingan kontra Bayern. Keberadaan mereka dapat menjadi mesin serangan City, untuk meraih hasil terbaik di leg 1 perempat final UCL.
Bayern Munchen bakal datang ke markas City dengan mental bertanding yang kuat. Hal ini berkat kemenangan The Bavarians atas Freiburg 1-0 di Bundesliga akhir pekan lalu. Hasil tersebut juga menjadi respon Bayern, usai disingkirkan Freiburg di ajang DFB Pokal. Thomas Tuchel selaku pelatih Bayern, mengakui bahwa finishing timnya tidak begitu baik ketika melawan Freiburg. Skor 0-1 untuk kemenangan Bayern dianggap belum cukup. Pasalnya The Bavarians terbilang mendominasi laga, dengan melepaskan total 22 tembakan (8 shots on target).
“Kami memiliki banyak sekali peluang, tetapi tidak memanfaatkannya. Kami kurang presisi dan ketenangan,” kata Tuchel.
Sejauh ini kekuatan skuad Bayern Munchen cukup merata. Tak seperti Manchester City yang punya beberapa nama menonjol. The Bavarians tetap wajib diperhitungkan, lantaran memiliki keunggulan dalam aspek ofensif tim musim ini.
Dikutip dari Whoscored, Bayern Munchen mampu menorehkan rerata 18,3 tembakan per laga di semua kompetisi. Jika mengacu shots on target per laga, Thomas Muller dan kolega mengukir rerata 7,9. Statistik di atas menunjukkan betapa naluri Bayern di depan gawang lawan tetap mengerikan. Dengan arahan pelatih anyar, pasukan Thomas Tuchel diharapkan mampu merepotkan pertahanan City di leg 1 UCL.
“Selasa (jadwal perempat final UCL) adalah pertandingan yang berbeda, tugas yang berbeda – kami akan siap,” ucap Tuchel.
Erling Haaland kemungkinan akan kembali menjadi starter di laga ini. Posisi Haaland jelas berada di ujung tombak, didukung oleh trisula gelandang kreatif, yakni Kevin De Bruyne, Riyad Mahrez, dan Jack Grealish.
Adapun Bayern diperkirakan masih mengandalkan Eric Choupo-Moting di lini depan. Barisan gelandang serang juga menjadi kekuatan The Bavarians untuk menyokong sisi ofensif tim. Tugas itu bakal diberikan pada Muller, Coman, dan eks penggawa City, Leroy Sane. (san)