Rabu, 9 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Pengusaha Penggilingan Padi Unjuk Rasa, Al Pantau Batas Serapan Gabah PT Wilmar

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Jumat, 1 Sep 2023 17:00 WIB
Rubrik Banten Region, Headline, Pemprov Banten
Pengusaha Penggilingan Padi Unjuk Rasa, Al Pantau Batas Serapan Gabah PT Wilmar
FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, SERANG—Pj Gubernur Banten Al Muktabar menanggapi serius aksi sejumlah pengusaha penggilingan padi ke perusahaan PT Wilmar Padi Indonesia (WPI) Rabu, (30/8/2023) kemarin. Al mengaku akan memantau langsung batas serapan gabah yang dilakukan WPI.

Hal itu menurut Al Muktabar penting dilakukan untuk memastikan semuanya berjalan berdasarkan aturan serta perjanjian yang sudah disepakati sebelumnya. Terlebih, ini persoalan bisnis, dimana mekanismenya mengikuti kebutuhan pasar.

“Maka dari itu, penting kita melakukan pemantauan,” katanya, Kamis (31/8).
Dikatakan Al Muktabar, dalam posisi ini memang seharusnya ada kesinambungan yang baik antara korporasi, pengusaha lokal serta para petani. Jika itu tidak terwujud, maka otomatis akan menimbulkan persoalan, karena salah satunya merasa dirugikan.

“Misalnya, karena kebutuhan pasar tinggi, korporasi menyerap gabah dari petani cukup banyak dengan harga cukup tinggi. Bagi petani dan korporasi ini memang diuntungkan, tapi bagi penggilingan lokal ini tentu sangat merugikan. Makanya nanti akan kita kordinasikan untuk lebih lanjutnya,” ucapnya.

Para pengusaha penggilingan padi tradisional itu menuding PT Wilmar melakukan praktik monopoli perdagangan yang tidak sehat sehingga mereka tidak kebagian gabah petani.

Unjuk rasa tersebut juga menyedot perhatian Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah. Dia menyatakan siap memfasilitasi pertemuan antara PT Wilmar Padi Indonesia (AWPI) dengan para pengusaha penggilingan padi.

Baca Juga: Percontohan Pertanian Modern, 100 Hektare Sawah di Banten Tanam Padi Lebih Rapat

“Kita harus duduk bareng lagi, karena awalnya sudah kami pertemukan rapat bersama di Pendopo. Awalnya ada kesepakatan, Wilmar sudah iya, dan Forum Penggilingan Padi juga iya. Mungkin ada yang tidak dijalankan. Tentu harus ada solusi terbaik, untuk kedua belah pihak,” kata Tatu, Kamis (31/8).

Tatu mengaku, sudah berkomunikasi dengan para pengusaha penggilingan padi maupun pihak PT Wilmar.

BeritaTerbaru

CEK UDARA -- Petugas Dinas LH Kabupaten Lebak, saat melakukan pengecekan kondisi udara di Kabupaten Lebak, dampak erupsi Gunung Anak Krakatau. (DOKUMEN/SATELITNEWS.COM)

Abu Vulkanik GAK Masih Terdeteksi, Kualitas Udara di Lebak Level Sedang

Selasa, 8 Sep 2026 20:14 WIB
ASN Pemkab Lebak, sedang mengikuti apel pagi. (ISTIMEWA)

Nasib 3.508 PPPK Paruh Waktu Lebak Menggantung

Selasa, 8 Sep 2026 20:08 WIB
PATROLI MALAM - Anggota Polsek Rangkasbitung, saat melakukan patroli di Jalan Multatuli Rangkasbitung. (MULYANA/SATELITNEWS.COM)

Patroli Jalanan Kota Rangkasbitung Dimasifkan, Balap Liar dan C3 Diburu

Selasa, 8 Sep 2026 20:02 WIB
Hingga Hari Keempat, Kebakaran Tumpukan Sampah di Pinang

Hingga Hari Keempat, Kebakaran Tumpukan Sampah di Pinang Belum Padam

Selasa, 8 Sep 2026 19:53 WIB

“Kami di Pemda, tentunya akan melanjutkan memfasilitasi mereka, untuk duduk bersama lagi. Rasanya harusnya ada solusi. Dari awal pertemuan dulu, saya juga menyampaikan. Ini harus win-win solution,” ujar Tatu.

Beberapa bulan lalu, kata Tatu, Pemkab Serang sudah melakukan pertemuan dengan PT Wilmar dan para pengusaha penggilingan padi. Dalam kesempatan itu, Tatu mengaku menyampaikan berbagai pesan.

“Saya sampaikan kepada pihak Wilmar, para pengusaha penggilingan padi ini harus hidup, karena forum ini di Kabupaten Serang dibentuk oleh kami. Ini bagian dari masyarakat, yang diberi tugas membina para petani. Kami sudah berbagi tugas,” ujar Tatu lagi.

Pada pertemuan tersebut, kata Tatu, PT Wilmar Padi Indonesia menyepakati memberikan ruang untuk para pengusaha dalam menjalankan usahanya.

Baca Juga: Produksi Padi Banten 2025 Naik 16,84 %

“Saya menyampaikan juga ke Wilmar, saya tidak membahas kabupaten/kota lain. Saya sudah minta ke Wilmar, dan menyepakati. Jadi saya agak aneh kenapa tidak berjalan,” pungkasnya.

Menurut Tatu, dari Wilmar sudah berkomunikasi menawarkan solusi alternatif.

“Nah ini harus duduk bersama, saya tidak bisa memutuskan, kita harus duduk bersama, kita carikan titik kesepakatannya. Segera kami pertemukan kembali,” tandasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Banten Babar Suharso mengatakan pernah melihat mesin produksi PT WPI di Kabupaten Serang. Secara kasat mata dia memperkirakan mesin produksi perusahaan tersebut akan mampu menyerap 25 persen dari total hasil panen padi di seluruh wilayah Provinsi Banten.

Meski demikian, pihak PT Wilmar mengaku belum 100 persen mengoptimalkan mesin penggilingan mereka. Karena itu, Babar sanksi bila PT Wilmar dituding sebagai satu-satunya penyebab langkanya gabah yang saat ini dikeluhkan oleh para pengusaha penggilingan padi tradisional.

“Belum tentu Wilmar satu-satunya penyebab (kelangkaan padi saat ini-red),” ujar Babar.

Dia mengungkapkan, saat ini kondisi gabah padi memang sedang berkurang. Penyebabnya, karena masa panen raya akan segera berakhir. Sehingga, jumlah padi otomatis akan berkurang. Sehingga, tidak hanya para pengusaha penggilingan padi tradisional yang kekurangan gabah, melainkan juga PT Wilmar sendiri.

Selain itu, PT Wilmar melakukan bisnis beras untuk kalangan atas karena itu mereka hanya memproduksi beras premium. Sementara penggilingan padi tradisional bermain di kalangan menengah dengan menjual beras medium.

“Bahkan ada sebagian pengggilingan yang menjual beras ke Wilmar juga,” katanya.

Karena itu menurut Babar perlu dilakukan penataan pada tata niaga padi dan beras di Provinsi Banten, misalkan dengan menetapkan persentase serapan gabah untuk beras premium. Sementara sisanya untuk medium guna menghidupkan penggilingan padi tradisional.

“Kita perlu menata tata niaga beras di Banten. Harus jelas dan jangan reaktif,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, ribuan massa yang merupakan Pengusaha Penggilingan Padi di Banten, berunjukrasa di depan PT WPI. Pendemo yang merupakan gabungan dari Lebak, Pandeglang, Tangerang, Kota Serang dan Kabupaten Serang itu, meminta PT WPI menghentikan pembelian gabah dan beras dari para petani. (sidik/lutfi)

Tags: al muktabarpadipenggilingan
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Gubernur Banten Andra Soni. (ISTIMEWA)
Banten Region

Pengadaan 500 Ribu Perumahan Di Banten Terkendala Lahan

Selasa, 8 Sep 2026 18:41 WIB
MEMBERIKAN INFORMASI : Pemateri acara workshop anti hoax, menyampaikan materi perbedaan informasi sebenarnya dengan berita hoax. (ISTIMEWA)
Banten Region

Penguatan Literasi, Pemprov bersama ICN Banten Antisipasi Penyebaran Hoax

Selasa, 8 Sep 2026 18:34 WIB
TUNJUKKAN DATA -- Kepala Bidang (Kabid) Pendataan, Pendaftaran dan Penetapan pada Bapenda Kabupaten Serang, Gun Gun Ahmad Wiguna, menunjukkan data. (ISTIMEWA)
Banten Region

Bapenda Kabupaten Serang Tarik Pajak Dari Tiga Pulau

Selasa, 8 Sep 2026 16:57 WIB
RAPAT KERJA -- Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Karang Taruna Kabupaten Serang, Selasa (8/9/2026). (ISTIMEWA)
Banten Region

Terkendala SK, Anggaran Karang Taruna Kabupaten Serang Rp500 Juta Tersendat

Selasa, 8 Sep 2026 16:50 WIB
BAGIKAN MASKER -- Persit Cabang XXXIII Dim 0601 Koorcab Rem 064 PD III/Siliwangi, turun langsung ke tengah masyarakat dengan membagikan masker secara gratis, Selasa (8/9/2026). (ISTIMEWA)
Banten Region

Persit Kodim 0601/Pandeglang Bagikan 1.000 Masker

Selasa, 8 Sep 2026 14:50 WIB
BAGIKAN MASKER -- DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Banten, menyalurkan 10.000 masker kepada masyarakat sebagai respons atas dampak erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK), sejak Minggu (6/9/2026) hingga Selasa (8/9/2026). (ISTIMEWA)
Banten Region

PKS Banten Tebar 10.000 Masker untuk Warga Terdampak GAK

Selasa, 8 Sep 2026 14:24 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Tiba di Tangerang, Bupati Imbau Warga Pakai Masker

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Tiba di Tangerang, Bupati Imbau Warga Pakai Masker

Senin, 7 Sep 2026 20:28 WIB
Fuso Hantam Truk Pengangkut Sapi di Lebak, 2 Ekor Luka Berat, 6 Kabur

Fuso Hantam Truk Pengangkut Sapi di Lebak, 2 Ekor Luka Berat, 6 Kabur

Minggu, 6 Sep 2026 19:20 WIB
Imingi WNI Gaji Tinggi di Luar Negeri, 7.908 Loker Fiktif Ditutup

Imingi WNI Gaji Tinggi di Luar Negeri, 7.908 Loker Fiktif Ditutup

Rabu, 2 Sep 2026 20:59 WIB
SIM Keliling Jakarta Senin 7 September Hadir di 5 Lokasi

SIM Keliling Jakarta Senin 7 September Hadir di 5 Lokasi

Senin, 7 Sep 2026 08:03 WIB
Program Magang ke Jepang Minim Peminat, Di Banten Baru 73 Pendaftar

Program Magang ke Jepang Minim Peminat, Di Banten Baru 73 Pendaftar

Minggu, 6 Sep 2026 20:21 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.