Jumat, 12 Juni 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Ini Kisah Penyekapan di Panti Rehabilitasi Narkotika Ciputat Timur

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Selasa, 5 Sep 2023 19:11 WIB
Rubrik Kota Tangsel, Metro Tangerang
Ini Kisah Penyekapan di Panti Rehabilitasi Narkotika Ciputat Timur

Suasana panti rehabilitasi Sakinah Harakah Bhakti milik Sahabat Foundation di Jalan Ir H Juanda, Rempoa, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan.( EKO SETIAWAN/SATELIT NEWS)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, CIPUTAT TIMUR—Huru-hara sempat terjadi di panti rehabilitasi Sakinah Harakah Bhakti milik Sahabat Foundation di Jalan Ir H Juanda, Rempoa, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), akhir pekan lalu. Sejumlah peserta rehabilitas menyekap petugas yang berjaga. Bagaimana kisahnya?

Koordinator program rehabilitasi Sahabat Foundation Dwi Mecca mengatakan, peristiwa itu pada Sabtu 2 September 2023 pukul 01.00 WIB dini hari. Kejadian itu bermula saat Dian Deriz (39) salah satu staf sedang melakukan patroli rutin di lantai 3.

“Awalnya kejadian itu karena ada penyanderaan sekitar pukul 1 itu karena kita harus istilahnya patroli rutin itu staf naik ke lantai 3. Setelah dia buka pintu masuk ternyata dari belakang ditodong pakai besi,” ujarnya saat ditemui, Senin (4/9).

“Mengapa naik sendiri, karena dia merasa setelah melihat CCTV itu karena terlihat tidur semua. Setelah ditodong dia disandera diikat tangan dan kaki dimasukin ke kamar mandi,” imbuhnya.

Usai kericuhan, kata Dwi, para penghuni yang sudah mendapatkan kunci akses bergerombol turun ke bawah. Menyadari staf yang tengah bertugas dalam keadaan tidak siap, dirinya memerintahkan untuk mengunci pintu dari luar.

“Mereka menguasai kunci akses dari yayasan kami. Mereka buka kunci jadi mereka berbondong-bondong turun ke bawah. Staf yang bertugas itu datang dalam keadaan tidak siap. Saya perintahkan keluar kunci dari luar,” katanya.

Baca Juga: Bongkar Peredaran Cartridge Etomidate Asal Malaysia, Polres Tangsel Amankan WNA China

Kata dia, saat kerusuhan berlangsung, sejumlah barang inventaris pun ikut dirusak. Mulai dari kamera CCTV sampai monitor komputer.

“Iya itu juga yang tindakan anarkis yang kita pertimbangkan, selain CCTV-nya rusak ada komputer, mereka juga menjarah lemari arsip dengan maksud menghilangkan barang bukti yang mereka saat kejadian,” ucapnya.

BeritaTerbaru

IMG_20260611_123453

13 Pemuda Ditangkap Usai Bacok Pelajar di Cibodas Kota Tangerang

Kamis, 11 Jun 2026 12:38 WIB
Demo Tuntut Usut Dugaan Korupsi BGN dan Evaluasi Total MBG di Kota Tangerang

Demo Tuntut Usut Dugaan Korupsi BGN dan Evaluasi Total MBG di Kota Tangerang

Rabu, 10 Jun 2026 20:35 WIB
Ajang “Pesona PGSD” UMT Jadi Ajang Pengembangan Kreativitas Calon Guru SD

Event “Pesona PGSD” UMT Jadi Ajang Pengembangan Kreativitas Calon Guru SD

Rabu, 10 Jun 2026 19:21 WIB
Imbas Anggaran Tersendat, Operasional 62 SPPG di Kabupaten Tangerang Distop Sementara

Imbas Anggaran Tersendat, Operasional 62 SPPG di Kabupaten Tangerang Distop Sementara

Rabu, 10 Jun 2026 17:49 WIB

Dian Deriz, salah satu staf yang disekap mengungkapkan, sebelum kejadian dirinya tengah berada di lantai 2. Kata dia, dirinya bertugas normal seperti biasanya.

“Saat kejadian saya sedang laporan rutin dengan memfoto para penghuni panti rehabilitasi. Kejadian jam 1 malam, di dalam kamar itu ada 4 orang untuk saya foto dan mereka pada tidur. Saat saya foto ke arah kamar, saya langsung diserang menggunakan potongan besi yang diarahkan ke leher saya,” jelasnya.

Kata Dian, penyerangan itu disambut oleh penghuni lainnya. Mata Dian dan mulutnya ditutup menggunakan kain. Sedangkan untuk tangan dan kakinya diikat menggunakan tapi sepatu.

“Yang saya tahu penyerangan itu dilakukan oleh 4 orang yang ada di dalam kamar tersebut. Setelah ditekan dengan besi, mata saya langsung ditutup dengan kain dan mulut saya disumpal dengan kain lalu tangan saya diikat mengunakan tali sepatu,” paparnya.

Baca Juga: Polda Banten Bongkar Peredaran Liquid Narkotika

“Hal tersebut terjadi di kamar penghuni rehabilitasi. Saat itu saya diancam untuk menyerahkan kunci akses panti rehabilitasi. Kunci tersebut bisa untuk masuk ke ruangan dalam saja. Namun para pelaku menganggap kunci akses itu bisa untuk semua ruangan dan mereka ingin kabur dari tempat rehabilitasi,” imbuhnya.

Dian menyebutkan, pikirannya sudah kemana-mana setelah dilakukan penyekapan. “Saat saya disekap, yang saya rasakan mungkin saya akan dijadikan sandera untuk tebusan agar para pelaku bisa keluar dari tempat rehab. Saya juga ada kepikiran akan dihabisi nyawa saya saat saya sandera,” ungkapnya.

Dwi Mecca menambahkan aksi para peserta rehabilitasi narkotika itu didalangi tiga orang. Ketiganya mengajak 20 orang lainnya untuk melakukan penyekapan sehingga mereka bisa kabur.

Dwi memastikan, pemicu kerusuhan bukan karena para penghuni dalam keadaan pengaruh narkotika. Namun, otak kerusuhan merupakan residivis kasus narkotika yang baru masuk satu hari. Sebagai informasi, 80 persen penghuni panti rehabilitasi itu didominasi oleh pengguna narkotika jenis sabu.

“Kalau pengaruh sih engga. Saya yakin yang sudah masuk rehabilitasi sudah melewati tahap tahapan sakaunya. Pada dasarnya mereka hidup diluar bebas, begitu disini dia diarahkan untuk hidup teratur. Mereka mungkin di luar semena-mena, cuma disini kita terukur terarah semua baik program sudah dipersiapkan treatmen-nya,” ungkapnya.

Untuk menghindari hal tidak diinginkan, pihaknya memberikan pilihan kepada penghuni rehab untuk tinggal atau pergi dengan tertib. Akhirnya, 20 pasien memilih pergi. Sedangkan, 10 orang tetap bertahan untuk kembali direhabilitasi.

Baca Juga: 160 Kg Sabu dan 200 Kg Ganja Disita

“Kan ada polisi mereka yang menengahi. Kita mediasi dari pihak Polsek, RT setempat, karang taruna, akhirnya dikasih pilihan pada penghuni yang anarkis itu. Setelah negosiasi akhirnya 20 orang minta pulang. Panti rehabilitasi ini 20 persen merupakan titipan polisi, 80 persen titipan dari rehabilitasi lain,” sebutnya.

Kapolsek Ciputat Timur Kompol Agung Nugroho mengatakan, saat kejadian pihaknya mendapatkan informasi bahwa terjadi kerusuhan. Kata dia, kehadiran pihaknya memastikan jangan sampai yang sedang menjalani rehabilitasi menimbulkan tindakan melanggar hukum.

“Jadi mereka keinginannya itu sebelum selesai waktunya rehabilitasi ingin pulang, sehingga kami menyampaikan kalau memang dari pihak rehabilitasi bisa memberikan saran yang bersangkutan bisa pulang kalau berobat jalan ya mungkin silahkan,” paparnya.

“Mereka pada paham, mereka itu sedang berobat jadi jangan sampai mereka dalam keadaan berobat mereka tidak memahami kemudian melakukan tindakan anarkis atau mungkin merugikan masyarakat sehingga menimbulkan pidana,” tambahnya.

Kata dia, tindakan penyekapan tersebut tidak ada kenangan lantaran tidak adanya laporan tindak pidananya. “Kita kesana itu tidak ada aduan seperti itu. Kalau memang ada itu silahkan saja kalau mau lapor. Tapi kita kesana Alhamdulillah situasi kondusif. Tidak ada laporan. Yang kita datang sudah kondusif,” pungkasnya. (eko)

Tags: narkotikapantirempoa
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag Digugat Kader Muhammadiyah ke MK
Kota Tangerang

Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag Digugat Kader Muhammadiyah ke MK

Rabu, 10 Jun 2026 17:45 WIB
Tangsel Ajukan Hibah 13 Bus Sekolah Gratis ke Kementerian Perhubungan
Kota Tangsel

Tangsel Ajukan Hibah 13 Bus Sekolah Gratis ke Kementerian Perhubungan

Rabu, 10 Jun 2026 17:31 WIB
Pelaku Masih Buron, Keluarga Korban Kekerasan Seksual di Cipondoh Minta Bantuan Masyarakat
Headline

Pelaku Masih Buron, Keluarga Korban Kekerasan Seksual di Cipondoh Minta Bantuan Masyarakat

Rabu, 10 Jun 2026 17:14 WIB
Warga Tangsel Keluhkan Kenaikan Harga Pertamax
Headline

Warga Tangsel Keluhkan Kenaikan Harga Pertamax

Rabu, 10 Jun 2026 16:15 WIB
Pembebasan Lahan PSEL Cipeucang Tunggu Penetapan Lokasi
Kota Tangsel

Pembebasan Lahan PSEL Cipeucang Tunggu Penetapan Lokasi

Rabu, 10 Jun 2026 15:59 WIB
Sebanyak 22.867 Masyarakat Rentan Kota Tangerang Tercover BPJS Ketenagakerjaan
Kota Tangerang

Sebanyak 22.867 Masyarakat Rentan Kota Tangerang Tercover BPJS Ketenagakerjaan

Rabu, 10 Jun 2026 14:08 WIB
PORDA XII PEPARPEDA IX Kota Cilegon
PT LKM WTP KAB TANGERANG
WTP Kab Tangerang
Dinkes Tangsel Selamat Idul Adha
DAMKAR Tangsel Selamat Idul Adha
BKPSDM Tangsel Selamat Idul Adha
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

SANDAR : Ratusan perahu melayan payang milik nelayan Labuan sandar di Teluk Labuan. Saat ini, DPRD Banten tengah mematangkan pembahasan Raperda Kelautan agar pemanfaatan laut dan permodalan nelayan memiliki payung hukum. (ISTIMEWA)

DPRD Provinsi Banten Kebut Pembahasan Raperda Kelautan

Minggu, 7 Jun 2026 16:19 WIB
MELEPAS KONTINGEN – Sekda Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana, melepas Kontingen Atlet POPDA ke-XII dan PEPARPEDA ke-IX Tahun 2026 di Pendopo Bupati Serang, Kamis (11/6/2026). (ISTIMEWA)

Lepas Kontingen Popda, Sekda Serang Zaldi Target Juara dan Disporapar Peringkat 6

Kamis, 11 Jun 2026 16:40 WIB
Tak Butuh Maaf Sarwendah, Ruben Onsu Lewat Kuasa Hukum: Yang Penting Ketemu Anak!

Tak Butuh Maaf Sarwendah, Ruben Onsu Lewat Kuasa Hukum: Yang Penting Ketemu Anak!

Senin, 8 Jun 2026 13:06 WIB
MENINJAU LOKASI SR – Gubernur Banten Andra Soni, meninjau lokasi pembangunan Sekolah Rakyat, di Kampung/Desa Koranji, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, Senin (8/6/2026). (ADIB FAHRI/SATELIT NEWS)

Gubernur Andra Klaim Pembangunan SR Di Pandeglang Tak Ada Kendala

Senin, 8 Jun 2026 18:50 WIB
Akibat Jual Beli 6.877 titik SPPG, MBG Boros Rp1 T/ Bulan

Akibat Jual Beli 6.877 titik SPPG, MBG Boros Rp1 T/ Bulan

Kamis, 11 Jun 2026 17:04 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.