SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), M Faridzal Gumay menyebut wilayah kekeringan semakin meluas sejak 5 minggu terakhir. Kekeringan itu melanda di 39 titik di 10 Kelurahan.
Gumay menguraikan, Kelurahan Setu, Kranggan, Muncul, Jurang Mangu Barat, Buaran, Ciater, Babakan, Kademangan, Pakualam, dan Pekulonan yang saat ini mengalami krisis air akibat kemarau panjang. Untuk itu, kata dia, pihaknya terus mendistribusikan air bersih ke wilayah-wilayah. Sampai saat ini, pihaknya sudah memberikan bantuan air sebanyak 152.800 liter.
“14 sampai 20 September pendistribusian sebanyak 230.000 liter. 21 sampai 27 September sebanyak 111.000 liter. Sedangkan 28 September sampai 1 Oktober sebanyak 127.700 liter, lalu 5 sampai 11 Oktober sebanyak 156.600 liter, dan 12 sampai 18 Oktober sebanyak 152.800 liter,” terang Gumay, Kamis (19/10).
Gumay menambahkan, saat ini total ada 2.117 KK yang terdampak kekeringan. “Total kepala keluarga yang terdampak kekeringan sebanyak 2.117 KK,” ucapnya. (eko)

















