SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Delapan gol tercipta di laga Chelsea vs Manchester City. Chelsea tiga kali tertinggal sebelum mengimbangi Man City dengan skor akhir 4-4.
Laga Chelsea vs Man City digelar di Stamford Bridge, Minggu (12/11/2023). The Citizens unggul lebih dulu berkat gol penalti Erling Haaland. Dua gol balasan diceploskan Thiago Silva dan Raheem Sterling sehingga tuan rumah berbalik memimpin. Namun, gol Manuel Akanji menyeimbangkan permainan di paruh babak.
Haaland mengejutkan tim tuan rumah usai mencetak gol di menit kedua babak kedua. Nicolas Jackson mencetak gol balasan Chelsea, sebelum Rodri mengembalikan Man City di depan. Cole Palmer menjadi juru selamat si Biru usai mengonversi hadiah penalti di injury time.
Dengan hasil seri ini Man City masih di puncak klasemen Liga Inggris. Si Biru Langit mengoleksi 28 poin dari 12 pertandingan, unggul satu poin dari Liverpool (2) dan Arsenal (3). Sedangkan Chelsea di posisi 10 dengan 16 poin.
Manajer Chelsea Mauricio Pochettino puas dengan penampilan Chelsea, meski ‘cuma’ imbang dengan Manchester City. Cara main dan mentalitas The Blues ada di jalur yang tepat.
“Inilah sebabnya kita selalu bilang Premier League adalah yang terbaik di dunia. Kami ingin melakukan sesuatu yang spesial di sini dan beginilah kami harus bermain,” ungkapnya kepada Sky Sports dikutip BBC.
“Kami mencetak empat gol melawan tim terbaik di dunia. Ini modal bagus untuk memasuki jeda internasional.”
“Pendekatan permainannya bagus, kami bermain dengan berani. Itulah ide sepakbolanya. Saya sangat bangga dan senang. Para pemain tidak pernah menyerah. Reaksi dari para pemain ini menakjubkan,” imbuhnya.
Di sisi lain, manajer Man City, Pep Guardiola, tak menampik pertandingan berjalan sangat seru dan ketat. Menurutnya kedua kesebelasan sama-sama ingin menang sepanjang 2×45 menit.
“Ini bisa saja lebih baik, tapi bisa juga lebih buruk. Sebuah iklan yang bagus untuk Premier League. Itu adalah pertandingan yang ketat. Mereka memulai dengan lebih baik, bermain di kandang sendiri. Mereka membangun sesuatu yang baru dengan banyak pemain anyar,” kata Guardiola usai laga, dilansir dari Manchester Evening News.
“Mungkin hasilnya tidak bagus tapi mereka bermain sangat baik dalam hal kualitas. Kami punya momen, mereka punya momen. Kami punya momen di kedudukan 2-3, kami melakukan transisi untuk tidak menuntaskan permainan karena banyak hal bisa terjadi,” dia menambahkan.
“Namun setelah kedudukan 2-3 defleksi pada kedudukan 4-3 kami beruntung dan setelah itu kami membuat keputusan yang tidak sempurna. Itulah yang terjadi. Mereka mendorong Anda ke level lain untuk mengambil keputusan yang tidak mudah diselesaikan.”
“Sekarang ini adalah hasil yang adil. Kedua tim bermain untuk menang,” Pep Guardiola menuturkan.
Sementara itu, pemain tengah Man City Rodri mengakui, timnya tidak bermain bagus. “Level Chelsea sudah meningkat, dan tadi bukan penampilan terbaik kami. Secara individu, kami perlu melakukan sedikit lebih baik, kebobolan empat gol itu tidak wajar buat kami.”
“Kami terus mendesak dan kadang-kadang memang seperti ini, dan anda harus mencetak gol ke gawang lawan. Namun, kami memang harus memperbaiki beberapa kesalahan.”
“Kurasa kami bermain seperti yang mereka inginkan. Transisi cepat dan mereka lebih baik dalam situasi itu, dan mereka lebih cepat, lebih kuat, dan kami punya tipe pemain yang berbeda. Kami berusaha memainkan permainan kami dan kurasa kami kesulitan,” kata Rodri usai Man City ditahan Chelsea. (dm)